MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Sabtu, 29 Desember 2018 13:50
Sehari, Dua Pengedar Diciduk
DIAMANKAN. Diduga mengedarkan narkoba, Doyok dan Aliansyah diciduk anggota Polresta Samarinda. (IST)

PROKAL.CO, SAMARINDA. Meski awalnya tak saling kenal, Hendri Primansyah alias Doyok (30) dan Aliansyah (28), dua pengedar narkoba ini dipertemukan dalam jeruji besi Mapolresta Samarinda. Keduanya bertemu usai dibekuk anggota Satreskoba Polresta Samarinda, Kamis (27/12) lalu.

Dari keterangan  yang diperoleh, penangkapan dua pengedar ini diawali dengan penyergapan petugas terhadap Doyok, sekitar pukul 11.30 Wita. Warga Jalan Otto Iskandardinata, Kelurahan Sungai Dama, Kecamatan Samarinda ilir, ditangkap petugas saat berada di salah satu kamar kos di Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Air putih, Kecamatan Samarinda Ulu.

Di kamar kos nomor 3 itu polisi mendapati sebuah tas selempang hitam yang tergeletak di lantai kamar. Curiga dengan isi tas, terlebih wajah Doyok menunjukkan ekspresi gugup saat petugas menggapainya. Tanpa ragu,  polisi kemudian melakukan penggeledahan. Hasilnya, 30 poket sabu siap edar seberat 9,13 gram brutto rupanya berada dalam tas hitam miliknya itu.

Tak hanya sabu, petugas juga mendapati 3 lembar plastik klip merah, kain wadah parfum, 1 sendok penakar dan menyita 1 unit HP Samsung lipat yang diduga digunakan Doyok untuk berbisnis sabu dengan para pelanggannya.

Usai menggelandang Doyok beserta barang bukti menuju Mapolresta Samarinda, polisi kembali mendapati informasi adanya peradaran narkoba jenis ekstasi yang dilakoni seorang pemuda. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan di lapangan.

Sekitar pukul 14.00 Wita petugas yang sudah mengantongi nama pelaku pengedar pun bergerak menuju salah satu pusat perbelanjaan di Jalan Bhayangkara, Samarinda Kota. Rupanya, yang menjadi target petugas adalah Aliasnyah, warga Jalan Kakap, Kelurahan Sungai Dama, Kecamatan Samarinda Ilir.

Aliansyah yang tak menyangka gerak-geriknya sudah diawasi, kaget bukan kepalang saat petugas berpakaian preman tiba-tiba saja mendekat dan menyergapnya. Tak dapat kabur, Aliasnyah hanya bisa pasrah saat petugas menggeledah tubuhnya.

Saat penggeledahan itulah, petugas menemukan ampolop putih di kantong celana depan sebelah kanan. Rupanya dalam amplop itulah Aliansyah menyembunyikan 10 butir ekstasi bergambar panda seberat 3,42 gram brutto, yang dibagi dalam dua bunkus klip kecil.

Barang bukti itu, membuat Aliasnyah tak dapat lari dari jeratan hukum. Dan untuk kedua kalinya dalam sehari petugas menangkap dua pengedar narkoba dari warga kecamatan yang sama.

Kanit Sidik Satreskoba Polresta Samarinda, Iptu Teguh Wibowo mengatakan, tertangkapnya dua pengedar narkoba ini merupakan informasi dari warga yang ditindak lanjuti oleh pihaknya. Dari informasi itu dua nama yakni Doyok dan Aliansyah kemudian ditangkap petugas di lokasi berbeda.
”Keduanya merupakan target oprasi (TO) kami. Saat dilakukan pengegeledahan ditemukan barang bukti narkoba dari keduanya,” kata Teguh.

Kini pihaknya, masih melakukan pengembangan dan mengejar siapa pemasok barang haram tersebut kepada keduanya.

“Keduanya sudah kita tetapkan sebagai tersangka dengan sangkaan melanggar UU RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika,” tutup Teguh. (kis/rin)



loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:15

Parit Baru 800 Meter di Bayur

<p>SAMARINDA. Jalan Padat Karya kawasan Bayur kini memiliki parit baru. Saat ini pembuatan parit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*