MANAGED BY:
SENIN
17 JUNI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Rabu, 26 Desember 2018 13:11
Dua Sahabat Dijebloskan ke Bui

Meresahkan, Diduga Mengedarkan Sabu

DIAMANKAN. Polisi menyita sejumlah barang bukti sabu dan beberapa benda lain, untuk menjerat YD dan AK atas dugaan peredaran narkoba. (IST)

PROKAL.CO, SAMARINDA. Dua orang sahabat bernama YD (43) dan AK (20), bareng masuk bui. Keduanya ditangkap anggota Satresnarkoba Polres Samarinda karena diduga menjadi pengguna dan pengedar sabu, Sabtu (22/12) lalu.

Penangkapan keduanya berawal dari hasil penyelidikan yang dilakukan polisi, tentang adanya peredaran narkoba jenis sabu yang kerap terjadi di sekitaran Jalan Rukun, Kelurahan Rapak Dalam, Kecamatan Samarinda Seberang. Setelah dipastikan jika YD dan AK adalah pengedar sabu, selanjutnya polisi melakukan penangkapan.

“Awalnya kami tangkap YD di kediamannya di Jalan Rukun. Saat dilakukan penggeledahan di tubuhnya ditemukan 2 poket sabu dengan berat 2,1 gram brutto, yang disembunyikan di dalam tas miliknya,” kata Kanit Sidik Satreskoba Polresta Samarinda, Iptu Teguh Wibowo, Selasa (25/12).

Saat ditangkap, YD mengaku jika barang haram tersebut bukan miliknya pribadi. YD menyebut jika AK ikut andil dalam membeli sabu tersebut.

Dari keterangan yang disampaikannya, polisi kemudian bergerak menuju kediaman AK di Jalan Jalan Niaga, Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran.

AK yang tak menyangka bakal didatangi polisi tak dapat berbuat banyak. Dia hanya bisa pasrah saat polisi menggeledah kediamannya. Meski tak mendapat barang bukti sabu lainnya, AK dan YD kemudian digiring menuju Mapolresta Samarinda untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.

“Selain dua poket sabu yang ditemukan dari tangan YD, kami juga mengamankan 3 unit ponsel yang digunakan keduanya. Dan ada indikasi kuat, selain sebagai pengguna keduanya juga mengedarkan sabu. Hal ini diperkuat dengan ditemukannya 6 lembar plastik klip dan beberapa pesan singkat mengenai pemesanan sabu dari ponsel yang kami amankan,” terang Teguh.
Akibat perbuatannya, dua sekawan tersebut dijerat pasal 114 ayat 1 jo pasal 132 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika. YD dan AK terancam hukuman minimal 4 tahun penjara. (kis/rin)


loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:15

Parit Baru 800 Meter di Bayur

<p>SAMARINDA. Jalan Padat Karya kawasan Bayur kini memiliki parit baru. Saat ini pembuatan parit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*