MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Kamis, 06 Desember 2018 00:02
“Tingkatkan Kinerja dengan SPBE, Jadikan Samarinda Kota Smart”

Hadirkan pakar dari UGM Sosialisasikan Penyelenggaraan SPBE dan Master Plan Smart City

BERSAMA PAKAR. Pemkot Samarinda mendatangkan pakar dari UGM dalam sosialisasi SPBEBE dan Smart City di rumah jabatan wali kota, kemarin (5/12).

PROKAL.CO, SAMARINDA. Pemkot Samarinda akhirnya mengeluarkan Peraturan Walikota Samarinda nomor 9 tahun 2018 tentang penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kota Samarinda dan Perwali nomor 8 tahun 2018 tentang masterplan Samarinda Smart City.

"Penyelenggaraan SPBE ini untuk meningkatkan kinerja, baik itu penyelenggaraan administrasi pemerintahan maupun pelayanan publik. Bukan membebani birokrasi," ucap Asisten II Setkot Samarinda Endang Liansyah dalam sambutannya membuka resmi sosialisasi di aula rumah jabatan walikota Samarinda, Rabu (5/12).

Sosialisasi ini langsung disampaikan narasumber dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta Adityo Hidayat dan Dedi Sushandoyo, serta kepala Dinas Kominfo Samarinda Aji Syarif Hidayatullah dengan dipandu moderator Kabid Aplikasi dan Layanan E-Government Diskominfo Samarinda Suparmin.

Menurut Endang, SPBE atau dikenal dengan istilah Elektronik Government (E-Gov) tak bisa dihindari seiring kemajuan jaman dan teknologi. "Tidak bisa ditinggalkan, harus diikuti. Dengan SPBE bisa memotong waktu, birokrasi dan efisiensi,” tegas Endang.

Senada disampaikan Dayat —demikian Aji Syarif disapa- bahwa SPBE sudah dilaksanakan di Pemkot Samarinda. Melalui kegiatan ini supaya benar-benar SPBE atau E-Gov benar benar dilaksanakan berbasis elektronik.

“Seperti aplikasi. OPD banyak yang membuat aplikasi, tapi belum terintegrasi. Kita telah melakukan inventarisir aplikasi, ada sebanyak 158 aplikasi, baik online maupun offline. Kita di Diskominfo sendiri telah membuat 27 aplikasi. Seperti harapan Pak wali, bagaimana aplikasi ini bisa mempermudah layanan warga. Seperti halnya membeli nasi goreng pakai go food,” ucap Dayat.

Di hadapan peserta yang terdiri dari semua OPD termasuk Kecamatan dan Kelurahan, Dayat menyebutkan dalam mendukung SPBE yang telah diperkuat dengan Perwali, mereka akan membuat program magang di Diskominfo Samarinda. “Siapa yang tidak ada tenaga IT, ikuti magang di Diskominfo. Urusan teknologi, tinggal siapa yang mau dan punya kesempatan, Insya Allah pasti bisa,” katanya.

Selain itu, Dayat mengemukakan Pemkot akan membangun infrastruktur jaringan sendiri dengan dana dari Kementerian Keuangan. “Karena kita 3 tahun berturut mendapatkan WTP, kemudian ketepatan pengesahan anggaran dan program smart city Samarinda yang dipresentasikan di Kementerian Keuangan, sehingga mendapat dukungan anggaran,” beber Dayat yang waktu presentasi bersama kepala Bappeda Samarinda Asli Nuryadin.
Beralih ke Perwali Master Plan Smart City, Dayat menyampaikan bagaimana Samarinda berbenah menjadikan Samarinda kota Smart. “Salah satunya program Smart City melalui Citra Niaga. Citra Niaga kita ubah dengan mengembalikan marwahnya seperti di masa kejayaanya,” sebutnya.
Intinya, lanjut Dayat melalui Smart City bisa meningkatkan PAD Samarinda mengingat terus menurunnya bagi hasil migas. “Bagaimana mereka yang datang ke Samarinda bisa memberikan kontribusi. Jangan sampai orang datang sia-sia. 10 persennya dari hotel, restoran harus didapat. Jangan sampai kita hanya mencarikan pengunjung, tapi tidak mendapatkan apa apa. Banyak manusia hilir mudik di Samarinda, harus ditangkap PAD-nya,” tegas Dayat.
Terlebih lanjutnya, didukung dengan beroperasi bandara APT Pranoto yang telah membuka rute Samarinda-Jakarta maupun pulau Jawa hingga di Sulawesi.
Sementara Adityo menekankan  bahwa penerapan SPBE difokuskan  untuk memaksimalkan sumber daya yang ada pada instansi pemerintah, sehingga pelayanan kepada masyarakat lebih efektif dan efisien.
Disampaikan juga bahwa SPBE merupakan peran multi elemen, bukan hanya Kominfo. Bahkan apa yang dimandatkan Perpres no 95 tentang SPBE merupakan Perpres kolaboratif, sehingga Kominfo tidak bisa jalan sendiri.

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:38

Membernya Ribuan, Gelar Resepsi di The Concept

<p>Dulu, olahraga lintas alam atau sering disebut hash atau on-on tak banyak yang mengetahui apalagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .