MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Kamis, 06 Desember 2018 00:05
Dinkes Adakan Diseminasi SurveiLans Gizi

Intervensi Program Gizi Balita

DIBUKA. Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Rini Retno Sukesih membuka Diseminasi SurveiLans Gizi.

PROKAL.CO, SEBAGAI upaya peningkatan informasi status gizi balita by name by address di seluruh Kaltim untuk monitoring dan evaluasi program gizi serta dasar perumusan kebijakan untuk rencana intervensi gizi. Alasan itulah yang melatari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim adakan Diseminasi SurveiLans Gizi Provinsi Kaltim, 28 November hingga 1 Desember 2018.

Kepala Dinkes Kaltim Rini Retno Sukesih mengatakan, surveiLans gizi sangat berguna mendapatkan informasi keadaan gizi masyarakat secara cepat, akurat, teratur dan berkelanjutan. Dimana dapat digunakan menetapkan kebijakan gizi dan mencanangkan langkah-langkah strategis, baik pencegahan maupun penanggulangan masalah gizi.

"Perlu adanya penguatan surveilans gizi untuk mencegah dan menanggulangi masalah gizi, termasuk stunting melalui lintas program dan sektor terkait," katanya.

Ia menyebutkan, saat ini Kaltim masih menghadapi beban gizi ganda, yakni masalah kekurangan gizi dan kelebihan gizi. Hasil PSG sejak 2015 hingga 2017 menunjukkan trend atau kecenderungan perbaikan status gizi pada balita, khususnya di Kaltim.

"Di kegiatan ini pun kami mengenalkan terkait aplikasi atau tools yang dikembangkan Direktorat Gizi Masyarakat, untuk memudahkan pelaksanaan surveilans gizi di posyandu dan puskesmas yakni Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM)," sebutnya.

Ia menjelaskan, dengan aplikasi tersebut akan diperoleh informasi secara real time tentang gambaran status gizi balita, kinerja pembinaan gizi masyarakat termasuk distribusi maupun konsumsi PMT. "Diharapkan dengan kegiatan ini bisa menjadi dasar membangun dan mengembangkan koordinasi jejaring kerja dan kemitraan antarinstansi pemerintah maupun pemangku kepentingan di pusat, provinsi, kabupaten/kota, posyandu serta puskemas," imbuhnya.

Selain itu, ia berpesan kepada petugas gizi puskesmas dan penanggung jawab pengelola program gizi Dinas Kesehatan kabupaten/kota, untuk dapat segera menindaklanjuti dan memperkuat, serta mendukung intervensi 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

loading...

BACA JUGA

Selasa, 13 Oktober 2015 13:45

Rumah Terbakar, Pemilik Masuk RS

<p>TANJUNG REDEB. Begitu melihat api berkobar di atas rumahnya, Made, warga Jalan AKB Sanipah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .