MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Rabu, 05 Desember 2018 01:09
Pernikahan Dini di Kaltim Mengkhawatirkan

Sambut Hari Ibu, BP3A Kaltim Gelar Seminar

JELANG HARI IBU. Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi berfoto bersama usai seminar yang digelar BP3A Kaltim, Selasa (4/12) kemarin .

PROKAL.CO, SAMARINDA. Memperingati hari ibu yang ke-90, Badan Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (BP3A) Kaltim menyelenggarakan seminar dengan tema: Bersama Meningkatkan Peran Perempuan dan Laki-Laki dalam Membangun Ketahanan Keluarga Untuk Kesejahteraan Bangsa. Kegiatan ini dilaksanakan Selasa (4/12) pagi kemarin di kantor Gubernur, Ruang Ruhui Rahayu. Kegiatan ini dibuka wakil Gubernur Kaltim, Hadi mulyadi.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan hari ibu yang puncaknya pada 22 Desember. Hari ibu ini secara nasional dipusatkan di Bukit Tinggi, Sumatera Barat (Sumbar). Pembangunan keluarga menjadi isu pembangunan nasional dalam pentingnya penggiatan penekanan keluarga.

Kepala BP3A Kaltim, Hj Alda Arsyad mengatakan, secara teknis UU No 10 Tahun 1992 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Sejahtera, disebutkan bahwa, ketahanan keluarga berfungsi sebagai alat untuk mengukur seberapa jauh keluarga telah melaksanakan peran dan fungsinya. Karena keluarga juga memiliki tugas dan tanggung jawabnya dalam mewujudkan kesejahteraan anggotanya.

"Salah satu cara untuk meningkatkan ketahanan keluarga dengan selalu membimbing dan mengarahkan anak. Keluarga merupakan awal generasi terbentuk karakter seseorang. Sebab itu, bangunan  sebuah keluarga harus mampu menghasilkan generasi yang tangguh," kata Alda.

Hal lain yang juga diabahas adalah masalah pernikahan dini di Kaltim yang cukup tinggi. Berdasarkan data BKKBN, pada 2014 terjadi 119 kasus pernikahan dini. Di tahun 2015 meningkat menjadi 385 kasus. Lalu di 2016 menjadi 650-700 kasus.

Beberapa faktor penyebab terjadinya pernikahan dini antara lain rendahnya tingkat pendidikan dan pergaulan bebas atau hamil di luar nikah. Faktor orangtua juga termasuk yang palilng dominan.

Namun, kasus pernikahan dini yang paling banyak di Kaltim akibat hamil di luar nikah. Akibatnya, orangtua memutuskan menikahkan anaknya karena menjadi aib dari keluarga mereka. Di samping itu, dampak pernikahan dini juga sangat kompleks. Karena dari sisi reproduksi dan mental yang belum siap, sehingga risiko tingginya kematian ibu melahirkan.

loading...

BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 00:07

Berlibur di Pantai Panrita Lopi

Muara Badak merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Kukar yang…

Minggu, 16 Desember 2018 00:01

Renang Sehat di Rumah Ulin Arya

Berenang di kolam renang merupakan suatu kegiatan yang mengasyikan apalagi…

Sabtu, 15 Desember 2018 00:05

Sanwell Gelar Beragam Lomba

SANWELL Houseware, one stop solution untuk kebutuhan anda kembali menggelar…

Sabtu, 15 Desember 2018 00:02

SMAN 2 Rayakan Milad

TAHUN ini Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 merayakan hari…

Jumat, 14 Desember 2018 00:07

Marnabas : Harus Pandai Berinovasi untuk Pasarkan Produk

ASOSIASI Kelompok UPPKS (AKU) Kamis (13/12) kemarin berulang tahun ke-4.…

Jumat, 14 Desember 2018 00:06

Posko Relawan Free Pas Diresmikan

SAMARINDA. Posko Relawan Front Pemenangan P?rabowo-Sandi (Free Pas) Kaltim diresmikan.…

Jumat, 14 Desember 2018 00:05

Bapenda Samarinda Peringati Maulid Nabi

BADAN Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Samarinda menggelar Maulid Nabi Muhammad…

Kamis, 13 Desember 2018 22:53

Alfamidi Peringati Hari Disabilitas

SEBAGAI salah satu perusahaan retail terbesar di Indonesia, Alfamidi memiliki…

Kamis, 13 Desember 2018 00:15

Amaris Hotel Siapkan Paket Tahun Baru

MENYAMBUT Tahun Baru 2019 hotel-hotel di Samarinda menggelar banyak acara…

Kamis, 13 Desember 2018 00:12

Berpengalaman dan Terlengkap

SAMARINDA. Bingung mencari toko safety terlengkap di Kota Tepian? Sumber…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .