MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Selasa, 04 Desember 2018 00:52
Dinkes Konsolidasikan Pengukuran Kebugaran Jasmani
SINKRONISASI. Dinas Kesehatan Kaltim melakukan konsolidasi lintas sektor dengan tujuan sinkronisasikan program agar tepat sasaran.

PROKAL.CO, DINAS Kesehatan (Dinkes) Kaltim melalui program kesehatan kerja dan olahraga menggelar pertemuan konsolidasi pengukuran kebugaran jasmani di Samarinda, Senin (3/12).

Kegiatan yang diikuti pengelola program Kesejahan Kerja dan Olahraga Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se-Kaltim, pengelola UKS kabupaten/kota, lintas sektor, diantaranya Dinas Pendidikan, Dispora, hingga Kemenag.

Kasi Gizi dan Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinkes Kaltim, Nurul Wahdah mengatakan, kesehatan kerja dan olahraga itu bagaimana membina secara berjenjang terkait kebugaran. Karena olahraga harus baik, benar, terukur dan teratur hal itulah yang masih perlu disosialisasikan kembali.

"Saat ini kami perlu mengoptimalkannya kembali. Dari data hasil riset di Kaltim merupakan termasuk penyumbang pada penyakit-penyakit degeneratif, seperti jantung, hipertensi termasuk diabetes terjadi peningkatan untuk penyumbang terbesar," sebutnya.

Ia menuturkan, salah satunya terbukti lantaran lemahnya melakukan aktivitas fisik. Sehingga pihaknya perlu membangun deteksi dini melalui UKS bagi anak usia sekolah. Membangun kerja sama dengan Dispora dalam hal memasarkan olahraga untuk masyarakat yang benar dan baik.

"Artinya kami juga koordinasikan dengan Dispora. Jangan sampai nanti Dispora lakukan pembinaan sendiri sesuai wewenangnya di tempat-tempat fitnes, kelompok olahraga tidak sesuai dengan akidah kesehatan," katanya.
Misalnya, seperti di area Stadion Sempaja setiap Minggunya dilakukan untuk berolahraga masyarakat. Namun digunakan menjadi satu, yang tidak sesuai masing-masing usia dengan satu instruktur.

Menurutnya, dapat dikatakan sehat apabila ia bugar tapi seseorang belum dikatakan sehat kalau dia tidak bugar. "Yang bugar inilah yang kita akan persiapan,| ucapnya.
Di samping mengkonsumsi makanan-makanan yang bergizi dan Gerakan Masyarakat hidup sehat. "Sesuai dengan 3 indikator Utama yakni melakukan cek kesehatan, optimalkan konsumsi sayur dan buah, dan aktivitas fisik," tambahnya.
Sementara pada usia lanjut, anak sekolah dan jamaah haji menjadi sasaran utama pada pengukuran kebugaran tersebut.

loading...

BACA JUGA

Selasa, 13 Oktober 2015 13:45

Rumah Terbakar, Pemilik Masuk RS

<p>TANJUNG REDEB. Begitu melihat api berkobar di atas rumahnya, Made, warga Jalan AKB Sanipah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .