MANAGED BY:
KAMIS
23 MEI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Selasa, 04 Desember 2018 00:52
Dinkes Konsolidasikan Pengukuran Kebugaran Jasmani
SINKRONISASI. Dinas Kesehatan Kaltim melakukan konsolidasi lintas sektor dengan tujuan sinkronisasikan program agar tepat sasaran.

PROKAL.CO, DINAS Kesehatan (Dinkes) Kaltim melalui program kesehatan kerja dan olahraga menggelar pertemuan konsolidasi pengukuran kebugaran jasmani di Samarinda, Senin (3/12).

Kegiatan yang diikuti pengelola program Kesejahan Kerja dan Olahraga Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se-Kaltim, pengelola UKS kabupaten/kota, lintas sektor, diantaranya Dinas Pendidikan, Dispora, hingga Kemenag.

Kasi Gizi dan Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinkes Kaltim, Nurul Wahdah mengatakan, kesehatan kerja dan olahraga itu bagaimana membina secara berjenjang terkait kebugaran. Karena olahraga harus baik, benar, terukur dan teratur hal itulah yang masih perlu disosialisasikan kembali.

"Saat ini kami perlu mengoptimalkannya kembali. Dari data hasil riset di Kaltim merupakan termasuk penyumbang pada penyakit-penyakit degeneratif, seperti jantung, hipertensi termasuk diabetes terjadi peningkatan untuk penyumbang terbesar," sebutnya.

Ia menuturkan, salah satunya terbukti lantaran lemahnya melakukan aktivitas fisik. Sehingga pihaknya perlu membangun deteksi dini melalui UKS bagi anak usia sekolah. Membangun kerja sama dengan Dispora dalam hal memasarkan olahraga untuk masyarakat yang benar dan baik.

"Artinya kami juga koordinasikan dengan Dispora. Jangan sampai nanti Dispora lakukan pembinaan sendiri sesuai wewenangnya di tempat-tempat fitnes, kelompok olahraga tidak sesuai dengan akidah kesehatan," katanya.
Misalnya, seperti di area Stadion Sempaja setiap Minggunya dilakukan untuk berolahraga masyarakat. Namun digunakan menjadi satu, yang tidak sesuai masing-masing usia dengan satu instruktur.

Menurutnya, dapat dikatakan sehat apabila ia bugar tapi seseorang belum dikatakan sehat kalau dia tidak bugar. "Yang bugar inilah yang kita akan persiapan,| ucapnya.
Di samping mengkonsumsi makanan-makanan yang bergizi dan Gerakan Masyarakat hidup sehat. "Sesuai dengan 3 indikator Utama yakni melakukan cek kesehatan, optimalkan konsumsi sayur dan buah, dan aktivitas fisik," tambahnya.
Sementara pada usia lanjut, anak sekolah dan jamaah haji menjadi sasaran utama pada pengukuran kebugaran tersebut.

loading...

BACA JUGA

Rabu, 22 Mei 2019 00:02

Booth Berau Terbaik di DXI 2019

TANJUNG REDEB.  Berau menjadi salah satu peserta, dari 200-an peserta…

Rabu, 22 Mei 2019 00:02

Berau Target Adipura Lainnya

TANJUNG REDEB. Setelah berhasil meraih Piala Adipura, Berau kembali memasang…

Selasa, 21 Mei 2019 23:59

Berharap Bontang Jadi Kota Gas

BONTANG. Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni punya harapan ke depan…

Selasa, 21 Mei 2019 23:59

Pemkot Berhasil Kurangi Kawasan Kumuh

BONTANG. Pemerintah Kota Bontang di bawah komando Wali kota Neni…

Selasa, 21 Mei 2019 23:57

Wali Kota Optimistis Proyek Kilang Tetap Berjalan

BONTANG. Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni masih optimistis jika rencana…

Selasa, 21 Mei 2019 00:39

Naskah Akademik Empat Raperda Dipresentasikan

TANJUNG REDEB. DPRD Kabupaten Berau tengah menyelesaikan sejumlah produk rancangan…

Selasa, 21 Mei 2019 00:28

Pemkot Gelar Upacara Harkitnas

BONTANG. Guna memperingati hari kebangkitan nasional (Harkitnas) ke-111 yang jatuh…

Selasa, 21 Mei 2019 00:27

Stitek diharapkan Jadi PTN

BONTANG. Wacana kembali digulirkan Pemkot Bontang dalam bidang pendidikan. Sehubungan…

Selasa, 21 Mei 2019 00:27

Neni Ingatkan Penggunaan Gas Elpiji 3 Kilogram

BONTANG. Guna menghindari kelangkaan gas elpiji ukuran 3 Kg, Wali…

Selasa, 21 Mei 2019 00:27

Wali Kota Temui Menpan-RB

BONTANG. Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menghadiri rapat kerja APEKSI…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*