MANAGED BY:
KAMIS
23 MEI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Kamis, 29 November 2018 17:23
Mayat Berdarah Mengapung SKM

Diduga Usai Berkelahi, Kantongi 3 Kartu Pemilih

JADI TONTONAN. Warga mengangkat jasad yang mengapung di SKM, kemarin (28/11). Proses evakuasi jadi tontonan pengendara yang melintas.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Warga dan siswa SMPN 21 di Jalan Tongkol, Samarinda Ilir, digegerkan penemuan sosok mayat mengambang di Sungai Karang Mumus (SKM), kemarin (28/11). Mayat berjenis kelamin pria itu berada tak jauh dari Jembatan I dan Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda.

Kehebohan bermula ketika ratusan siswa SMPN 21 pulang sekolah, pukul 12.15 Wita. Teriakan para siswa saling bersahutan saat mayat yang belakangan diketahui adalah Tamrin alias Tambi (34), terlihat di permukaan sungai. Posisi mayat warga Jalan Gerilya, Sungai Pinang itu dalam keadaan telungkup, mengenakan kaus putih dan bercelana jeans. Tidak hanya siswa dan warga yang heboh, para pengendara yang melintasi turut menjejali lokasi penemuan.

"Saya langsung ikut berteriak saat melihat siswa lain menunjuk ke arah mayat yang mengambang di tengah sungai," ujar Hikmah (15), salah seorang siswa.

Suara teriakan para siswa itu terdengar oleh warga bernama Banjar (30) yang tengah makan siang di bawah Jembatan I terperanjat. Tanpa pikir panjang, Banjar segera menceburkan diri ke sungai. Pemuda itu berenang menuju mayat tersebut, lalu membawanya ke tepi.

“Saya pas lagi makan siang, mendengar orang berteriak ada mayat, langsung saya cebur ke sungai,” kata Banjar.
Kondisi tubuh Tambi, menurut Banjar, diperkirakan belum lama berada di dalam air. Sebab, jasadnya tidak gembung seperti kebanyakan korban yang sudah beberapa hari di dalam air. Ditambah lagi, wajah mayat masih bisa dikenali.

“Di hidungnya masih terdapat darah. Saya menduga ini baru tercebur, entah malam tadi atau pagi hari ini,” bebernya.

Kapolsek KP Samarinda, Kompol Aldi Alfa mengatakan, saat mendengar informasi ada penemuan mayat yang mengambang di SKM, polisi segera menuju lokasi penemuan. Ia menduga mayat tersebut mengapung baru sehari dengan kondisi masih utuh.
“Saat ditemukan, benar mengenakan kaus putih bercelana jeans," kata Aldi.

Polisi selanjutnya mengevakuasi korban ke RSUD AW Sjahranie untuk divisum. Dari hasil pemeriksaan jasad pria tersebut mengantongi dompet berisi uang Rp 210 ribu, ponsel hitam, kunci dan 3 kartu pemilih berbeda nama yang semuanya beralamat di Makasar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Kita belum bisa menyimpulkan penyebab pasti korban tenggelam dan tewas saat ini. Kita tunggu hasil visum nantinya,” pungkas Aldi.

DIDUGA PELAKU PENGANIAYAAN

Polisi bergerak cepat untuk mengungkap penemuan mayat mengapung di SKM. Sekitar pukul 16.30 Wita, Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda mengungkap identitas mayat yang awalnya masih misterius tersebut. Mayat itu ternyata adalah Tamrin alias Tambi (34) warga Jalan Gerilya, Sungai Pinang.

Penyelidikan tak berhenti di situ. Polisi kini menyelidiki dugaan Tamrin adalah salah satu pelaku penganiyaan di Jalan Jelawat, Samarinda Ilir beberapa hari lalu. Informasi yang diterima polisi, Tamrin diduga kabur dari kejaran warga lalu menceburkan diri ke sungai.
Kapolsek KP Samarinda, Kompol Aldi Alfa melalui Kanit Reskrim Iptu Abdillah Dalimunte mengatakan, pihaknya masih akan memastikan lagi dugaan tersebut.

“Dalam kasus ini, kita akan berkoordinasi dengan Polsek Samarinda Kota, sebab kejadian penikaman sendiri terjadi di wilayah hukumnya,” kata Dalimunte.

Jika benar Tamrin adalah pelaku penganiyaan, ujar Dalimunte, maka pihaknya akan melimpahkan kasus tersebut untuk ditangani Polsek Samarinda Kota. “Kemungkinan akan kita geser untuk proses hukum selanjutnya,” imbuh Dalimunte. (kis/beb)





loading...

BACA JUGA

Jumat, 09 Oktober 2015 16:53

PPK Tantang Ketua Panwaslu

<p>SAMARINDA. Status Ketua Rukun Tetangga (RT) menjelang perhelatan politik akhir tahun nanti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*