MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Jumat, 30 November 2018 00:51
Genjot Industri Pariwisata dengan City Branding
SUSUN RENCANA. Sekkot Samarinda Sugeng Chairuddin memimpin rapat pembahasan mengenai city branding, didampingi Kepala Diskominfo Aji Syarif Hidayatullah (tengah).

PROKAL.CO, SAMARINDA. Mendorong industri pariwisata di Kota Samarinda, Diskominfo tengah membuat sebuah gagasan city branding terbaru dan berbeda dari daerah lain. Inovasi anyar yang diusung ini memiliki pembeda dengan daerah lainnya. Hal ini dikemukakan Kepala Diskominfo Samarinda Aji Syarif Hidayatullah dalam pertemuan yang dipimpin Sekkot Samarinda Sugeng Chairuddin di ruang rapat wakil wali kota.

Menurut Dayat--demikian Aji disapa--Samarinda membutuhkan branding yang unik disesuaikan dengan demografi dan kebutuhan masyarakat, wisata belanja dikombinasikan dengan budaya, menjadi poros pariwisata andalan yang harus dimiliki Samarinda.
Kendati tempat wisata di Samarinda belum sepopuler tempat wisata lain, namun Dayat meyakini kota ini memiliki “magnet” kuat untuk menarik wisatawan.

Sementara Sugeng mengatakan, Samarinda terkenal sebagai Kota tepian dengan nilai historis tinggi. Di Kota Tepian banyak terdapat situs- situs sejarah seperti monumen patung pesut mahakam, kampung tenun, kemudian wisata religi seperti Masjid Shiratal Mustaqiem, Masjid Islamic Center, Buddhist Centre, Kelenteng Thien Ie Kong dan lainnya.

Untuk bisa menggenjot industri pariwisata di Samarinda, ujarnya, merasa perlu menjalin sinergi dengan pelaku bisnis, komunitas, akademisi, dan media demi memperkuat citra dan meningkatkan daya jual pariwisata yang berdampak bagi perekonomian daerah.
"Untuk menambah daya tarik wisata diperlukan peran pengusaha dalam mengembangkan inovasi serta menambah fasilitas yang menunjang kegiatan para wisatawan. Karena, mereka datang tidak hanya sekadar menikmati keindahan alam atau belajar budaya. Tapi juga ingin mencicipi kuliner, belanja, dan lain sebagainya," tandasnya.

City branding ini berkaitan erat dengan tata rencana kota yang dijadikan sebuah strategi untuk membuat positioning yang kuat dalam target pemasaran. Untuk mendapatkan pengakuan sebagai kota terbaik dalam aspek tertentu, dirinya mengatakan bergantung pada bagaimana pemerintah membuat city branding sebagai kekuatan kompetisi.

"Sesuai misi Kota Samarinda yaitu menuju smart city maka konsep city branding ini perlu dipikirkan dengan matang dan dikelola optimal, sehingga ke depannya Samarinda dikenal secara luas baik nasional maupun global," pungkas Sugeng.

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:38

Membernya Ribuan, Gelar Resepsi di The Concept

<p>Dulu, olahraga lintas alam atau sering disebut hash atau on-on tak banyak yang mengetahui apalagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .