MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Selasa, 27 November 2018 16:08
Kakek Gantung Diri di Sarang Walet Menantu
SAKSI BISU. Dalam rumah burung walet terletak di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sebulu, Espe ditemukan tak bernyawa, Minggu (25/11) lalu. (foto: ist)

PROKAL.CO, TENGGARONG. Minggu (25/11) pagi, warga RT 05, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara (Kukar), mendadak geger. Ketika itu seorang kakek berusia 62 tahun, berinisial Espe, ditemukan tak bernyawa. Jasad pria gaek itu diduga gantung diri dalam bangunan rumah burung walet milik menantunya.

“Setelah divisum, tak ditemukan bekas-bekas kekerasan di tubuh korban (Espe, Red). Sementara diduga korban tewas akibat gantung diri. Namun sebab-musabab aksi korban mengakhiri hidupnya itu, masih dalam penyelidikan petugas kami,” kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kapolsek Sebulu AKP Zainal.

Jasad Espe pertama kali ditemukan Sa (55) yang selama ini mengerjakan pembangunan rumah walet berukuran 4x8 meter setinggi 3 lantai, milik menantu Espe. Ya, seperti biasanya Sa pukul 07.30 Wita, datang ke lokasi pembangunan rumah walet tersebut. Nah, pagi Minggu itu Sa kaget saat melihat Espe seperti berbaring di lantai tingkat atas.

“Semula saksi (Sa, Red) menyangka korban sedang tiduran di lantai atas bangunan rumah walet. Tapi dia bingung juga, sebab sehari sebelumnya atau Sabtu (24/11), korban sudah diantarkan menantunya ke terminal Sebulu. Karena korban akan kembali ke kampungnya di Rantau Pulung, Kutim (Kutai Timur),” jelas Zainal, lagi.

Maka bergegas Sa naik ke lantai 2 bangunan rumah walet yang belum tuntas dikerjakannya, untuk melihat Espe. Ketika itulah Sa dibuat kaget. Karena Espe saat itu sudah tak bernyawa, dengan kondisi leher terjerat tali nilon yang biasa digunakan Sa untuk menarik bahan bangunan ke lantai atas. Tanpa buang waktu lagi Sa langsung memberitahukan hal itu ke keluarga Espe.

“Setelah menerima laporan mengenai kejadian itu, anggota kami langsung ke TKP. Jasad korban lalu dievakuasi ke puskesmas Sebulu untuk divisum. Sejauh ini belum ditemukan indisikasi adanya tindakan kriminal di balik kematian korban. Hanya menurut keterangan keluarganya, korban baru 3 minggu berada di Sebulu. Tapi setelah diantarkan ke terminal untuk kembali ke Kutim, tanpa sepengetahuan anak maupun menantunya, korban bertindak lain,” ucap Zainal. (idn/rin)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:15

Parit Baru 800 Meter di Bayur

<p>SAMARINDA. Jalan Padat Karya kawasan Bayur kini memiliki parit baru. Saat ini pembuatan parit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .