MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Sabtu, 24 November 2018 15:10
Ibu-ibu Nekat Edarkan Sabu

Dua Budak Narkoba Terciduk Polsek Muara Jawa

BERAKHIR SENGSARA. Kanit Reskrim Polsek Muara Jawa Ipda Dedi Supriyanto (kiri), memperlihatkan 3 poket sabu seberat 7,63 gram disita dari Paridah alias Ida (tengah) yang dibekuk Kamis (22/11) malam. (idin/sapos)

PROKAL.CO, TENGGARONG. Peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) belakangan ini memang luar biasa. Tidak hanya didominasi kaum Adam, kini sudah banyak pula ibu-ibu nekat berbisnis narkoba. Salah satunya adalah Paridah alias Ida (34), ibu-ibu bermukim di RT 02, Kelurahan Muara Jawa Pesisir, Kecamatan Muara Jawa, Kukar. Aksi Ida dibongkar petugas Unit Reskrim Polsek Muara Jawa pada Kamis (22/11) malam.
“Dari tangan pelaku bernama Ida tersebut disita barang bukti berupa narkoba jenis sabu, sebanyak 3 poket atau seberat 7,63 gram,” ujar Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kapolsek Muara Jawa AKP Agus Arif Wijayanto dan Kanit Reskrim Ipda Dedi Supriyanto, Jumat (23/11).
Terungkapnya bisnis terlarang dilakoni Ida, bermula dari informasi diberikan warga ke petugas Polsek Muara Jawa, belakangan ini sering terjadi transaksi narkoba di bilangan Jalan Ahmad Yani, RT 10, Kelurahan Muara Jawa Ulu. Dari situlah Kapolsek Agus Arif mengerahkan Kanit Reskrim Polsek Muara Jawa, Ipda Dedi bersama jajarannya untuk menyelidiki ke lapangan.
Ternyata informasi diberikan warga memang benar adanya. Sebab, ketika polisi menyelidiki ke lapangan, diperoleh identitas terduga pemain sabu dimaksud. Belakangan diketahui bernama Usrani alias Unyil (22), yang tinggal di RT 10, Muara Jawa Ulu. Karuan saja polisi semakin fokus mengamati gerak-gerik Unyil. Nah, Kamis (22/11) malam, sekira pukul 19.10 Wita, polisi langsung menyerbu masuk rumah Unyil.
“Ketika kami gerebek kediamannya, Unyil kedapatan sedang asyik nyabu dalam sebuah kamar. Di situ juga ditemukan 1 poket sabu milik Unyil,” ucap Dedi.

Begitu tertangkap basah sedang nyabu serta memiliki 1 poket sabu, Unyil tidak berkutik. Pria berperawakan kurus serta berambut agak gondrong itu hanya pasrah saat digelandang petugas ke markas Polsek Muara Jawa. Dalam keterangannya ke polisi, Unyil menyebut narkoba berwujud kristal bening itu dibeli dari seorang kenalannya, tak lain Paridah alias Ida, tinggal di Muara Jawa Pesisir.
“Maka kami langsung bergerak ke tempat tinggal Ida,” kata Dedi, lagi.
Sekitar pukul 20.30 Wita malam itu, polisi sudah mengepung rumah Ida. Begitu pintu rumah dibuka Ida, maka sejumlah petugas Polsek Muara Jawa langsung melakukan penggeledahan. Dalam kamar Ida ditemukan 3 poket sabu seberat 7,63 Gram. Ya, ternyata Ida belum sempat menjual butiran kristal bening menghanyutkan pemakainya, keburu terciduk polisi.
 “Kedua pelaku (Ida dan Unyil, Red) sudah ditahan sebagai tersangka. Ida dijerat Pasal 114 Ayat 2 Junto Pasal 112 Ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika. Sedangkan Unyil dikenakan Pasal 114 Ayat 1 Junto Pasal 112 Ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika. Ancamannya berupa pidana penjara sampai 15 tahun,” tegas Dedi.
Seperti pula pemain narkoba lainnya, begitu terciduk polisi maka Ida maupun Unyil menyatakan penyesalannya. Ida mengaku terpaksa berbisnis sabu, lantaran terdesak kebutuhan ekonomi. Tergiur keuntungan besar dari penjualan sabu, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
“Saya terpaksa main sabu, untuk mencukupi kebutuhan hidup karena selama ini tak punya pekerjaan tetap,” kata Ida lagi. (idn/rin)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:15

Parit Baru 800 Meter di Bayur

<p>SAMARINDA. Jalan Padat Karya kawasan Bayur kini memiliki parit baru. Saat ini pembuatan parit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .