MANAGED BY:
SABTU
25 MEI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Sabtu, 17 November 2018 21:08
Pengetap BBM Semakin Merajalela

Mendadak Sepi saat Ada Petugas

ANTREAN PANJANG. Antrean kendaraan yang ingin mendapatkan BBM di SPBU didominasi pengetap. Sebagian di antaranya bahkan sudah memodifikasi kendaraannya dengan membesarkan bentuk tangki.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Dalam sepekan terakhir masyarakat pemilik kendaraan bermotor di Berau kesulitan mendapatkan BBM di SPBU. Pasalnya hampir di semua SPBU yang buka dipenuhi antrean mobil dan motor pengetap. Tidak hanya itu, beberapa SPBU bahkan kehabisan pasokan beberapa hari lalu. Beruntung, sejak Jumat (16/11) kemarin pasokan untuk SPBU sudah kembali normal. Akan tetapi SPBU masih “dikuasai” pengetap.

Sebelumnya, antrean kendaraan memenuhi setiap SPBU yang buka. Jika sebelumnya hanya antrean kendaraan berbahan bakar Premium dan sejenisnya, belakangan kendaraan berbahan bakar solar juga ramai menghiasi jalan menuju SPBU.

Keluhan masyarakat terkait kondisi tersebut karena lebih banyak didominasi pengetap. Mulai jenis sepeda motor hingga mobil. “Kalau cuma kendaraan umum, ya mungkin tidak ada masalah. Aman saja stok yang ada. Masalahnya pengetap yang lebih banyak dan ada yang tangkinya dimodifikasi,” ujar Amran, salah seorang warga.

Demikian pula setelah pasokan aman di semua SPBU, pemandangan serupa tetap tidak berubah. Warga meminta agar ada perhatian pemerintah atau aparat untuk menertibkan.

Pasalnya, saat ditertibkan pengetap dengan tangki modifikasi banyak yang kabur. Akan tetapi setelah tidak ada penertiban kembali menjejali SPBU. “Makanya kami berharap ada petugas yang selalu siaga mengawasi. Sebab mereka ini seperti ada mata-matanya. Kalau ada penertiban mereka hilang. Tetapi jika tidak ada petugas, penuh lagi,” ujarnya.

Informasi sebelumnya, dikatakan jika kapal pemasok BBM tidak bisa merapat ke pelabuhan dikarenakan air surut. Sehingga tidak mendukung kapal untuk merapat. Hal ini terjadi untuk beberapa hari sebelumnya.

"Kalau informasi yang saya terima seperti itu. Karena air surut kapal pemasok BBM tidak dapat bersandar. Sehingga menunggu kondisi air pasang baru kapal dapat merapat," ujar MANAJER OPERASIONAL SPBU BUJANGGA.

Lebih lanjut ia menerangkan, kondisi ini berlangsung selama beberapa hari. Meski demikian, dipastikan kemarin (16/11) pasokan dan stok sudah aman. (as/nha)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 25 Mei 2019 06:51

Bontang Sabet WTP Beruntun Lima Kali

SAMARINDA. Kota Bontang kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)…

Jumat, 24 Mei 2019 00:17

Wagub Terima Ambulans dari Taspen

SAMARINDA. Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menerima ambulans dari…

Jumat, 24 Mei 2019 00:16

Pasien RSJD Diyakinkan Cepat Sembuh

SAMARINDA.  Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menghadiri buka puasa…

Jumat, 24 Mei 2019 00:13

Meiliana Bukber Bareng Wartawan

SAMARINDA.  Komunikasi terus dilakukan Plt Sekprov Kaltim Dr Hj Meiliana…

Jumat, 24 Mei 2019 00:11

Pemprov Turut Berduka atas Wafatnya Ustaz Arifin Ilham

SAMARINDA.  Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim H Hadi Mulyadi menyampaikan ucapan…

Jumat, 24 Mei 2019 00:09

Angkutan Lebaran Harus Dipersiapkan dengan Baik

SAMARINDA.  Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi memimpin Rapat Koordinasi…

Jumat, 24 Mei 2019 00:08

Stok Sembako Aman Sampai Hari Raya Iduladha

SAMARINDA.  Stok (persediaan)  kebutuhan barang pokok dan barang penting  pada…

Kamis, 23 Mei 2019 23:46

Dinkes Sosialisasikan Prioritas Pemanfaatan Dana Desa

DINAS Kesehatan (Dinkes) Kaltim menggelar Sosialisasi Prioritas Pemanfaatan Dana Desa…

Kamis, 23 Mei 2019 01:18

PT MSJ-PT Tambang Damai Cemari Lingkungan?

TENGGARONG. Rabu (22/5) kemarin, DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar hearing…

Kamis, 23 Mei 2019 00:43

Buka Akses Wisata di Maratua

TANJUNG REDEB. Membuka akses transportasi berupa infrastruktur jalan yang memadai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*