MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Jumat, 09 November 2018 22:01
Ada Apa Ini..?? Komnas HAM Turun ke Samarinda

Selidiki Kematian Korban Lubang Tambang

ADA KESAN DIBIARKAN. Salah satu korban tambang yang terjadi di Samarinda beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia  (Komnas HAM RI) dikabarkan menerjunkan timnya ke Samarinda. Tim tersebut akan menginvestigasi korban kematian ke-31 jiwa akibat lubang tambang batu bara di Kota Tepian. Tim sedang mengumpulkan bukti dan fakta terkait hal itu. Komisioner Komnas HAM RI, Beka Ulung Hapsari saat dikonfirmasi membenarkan hal ini. Ia mengatakan, pihaknya menurunkan tim menindaklanjuti laporan dari masyarakat terkait korban lubang tambang yang terus berjatuhan. Selain itu, pihaknya sedang mengumpulkan bukti intimidasi kepada sejumlah aktivitis dari kelompok tertentu atas kasus ini.

Saat ini kata Beka, tim sedang mengumpulkan bukti dan fakta hingga beberapa hari kedepan. Setelah bukti dan fakta dirasa cukup, baru dibawa ke Jakarta untuk dirumuskan lebih lanjut.

“Tim akan menemui pihak- pihak terkait atas kasus ini. Setelah itu kami analisa temuan dan fakta di lapangan,” ungkapnya kepada Sapos saat dihubungi melalui telepon seluler, kemarin (8/11).  Tim juga akan mengkonfirmasi kepada Pemprov Kaltim dan kabupaten dan kota terkait atas kasus ini. Konfirmasi ini dilakukan guna memastikan sejauh mana langkah atau upaya antisipasi yang dilakukan pemerintah daerah merespon hal ini.

“Kalau bukti dan fakta dianggap cukup, mereka (tim, Red) segera balik Jakarta. Setelah itu baru turun rekomendasinya. Kami akan usahakan secepatnya” ungkapnya. Sebelumnya pada Mei 2015, Komnas HAM pernah turun ke Samarinda dengan hal serupa. Saat itu komisi ini menemui beberapa pihak baik kepolisian, hingga pemerintah daerah. Komnas HAM kala itu menyimpulkan ada pembiaran negara atas meninggalnya korban jiwa akibat lubang tambang batu bara.

Saat itu Komnas HAM juga meminta kepada Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang agar menutup lubang tambang di Samarinda. Demikian juga dengan Polda Kaltim. Karena ada tindak pidana atas kasus ini. Diketahui, terhitung sejak 2011 hingga 2018 terdapat 31 korban meninggal di lubang tambang akibat pemerinath lalai dan membiarkan perusahaan batu bara tak menutup lubang tambang.

Dinamisator Jatam Kaltim, Pradarma Rupang membenarkan hal ini. Ia menyebut, sudah didatangi 3 orang tim Komnas HAM dari Jakarta. Ia diminta keterangan seputar meninggalnya anak di lubang tambang dan intimidasi dari kelompok tertentu karena menyuarakan hal itu.

“Ya benar tadi (kemarin, Red) ada tim dari Komnas HAM meminta keterangan kepada saya mengenai korban lubang tambang,” beber dia. Menurut Rupang, Komnas HAM tidak hanya menyelidiki dua kasus korban terakhir, namun total keseluruhan korban yang meninggal.
Rupang juga membeberkan sejumlah pertanyaan yang digali tim Komnas HAM mengenai rekomendasi yang disampaikan Jatam Kaltim kepada pemerinda daerah. Sejauh ini Rupang menegaskan, tak ada satu pun yang dijalankan atas rekomendasi. Salah satunya menutup lubang tambang. (sapos)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 18 November 2018 15:51

Curi Sparepart untuk Bayar Utang

SAMARINDA. Bisnis jual beli memang tidak dilarang. Namun jika barang…

Sabtu, 17 November 2018 20:25

Kabel Telkom Dijarah Komplotan ABG

SAMARINDA. Proses hukum terhadap remaja 15 tahun berinisial FR terus…

Sabtu, 17 November 2018 20:09

Lengkapi BAP, Siapkan Rekon

SAMARINDA. Penyidik Polsek Samarinda Seberang tengah menggeber proses penanganan perkara…

Jumat, 16 November 2018 11:49

Kesal, Lalu Tonjok Tetangga, Dibui 12 Bulan

SAMARINDA. Tak bisa menahan emosinya, Kus (43) jadi gelap mata.…

Kamis, 15 November 2018 14:38

IRT Dibui 12 Tahun Penjara

SAMARINDA. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Aidah (43) dinyatakan…

Rabu, 14 November 2018 12:52

Tiada Kata Maaf, Masih Ditahan

SAMARINDA. Penyesalan yang dirasakan SW (28) mungkin sudah terlambat. Akibat…

Sabtu, 10 November 2018 22:45

Empat Tahanan Polsek Ulu Kabur

SAMARINDA. Suara berisik atap seng bagian belakang ruang tahanan Polsek…

Jumat, 09 November 2018 22:01

Ada Apa Ini..?? Komnas HAM Turun ke Samarinda

SAMARINDA. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia  (Komnas HAM…

Selasa, 06 November 2018 22:09

Digasak Buronan Licin, Ditinggal 5 Menit, Motor Raib

SAMARINDA. Rahmad bukan orang penting. tapi bagi polisi pria 41…

Selasa, 06 November 2018 00:16

Diperiksa, Berdalih Sabu dari Samarinda

SAMARINDA. Aparat Polsek Muara Badak terus melakukan pemeriksaan terhadap Idris…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .