MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Jumat, 09 November 2018 21:36
Jalur Alternatif ke Bandara, Jalan Batu Besaung Butuh Rp 400 Miliar
HARUS TUNTAS. Longsornya Jalan Batu Besaung jadi pekerjaan berat bagi Dinas PUPR Kaltim untuk membuat jalur alternatif menuju Bandara APT Pranoto tahun depan.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Pemprov Kaltim menyiapkan akses alternatif menuju Bandara APT Pranoto. Jalur tersebut adalah Jalan Batu Besaung di Kelurahan Sempaja Utara. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya kendala di Jalan DI Panjaitan yang notabene saat ini menjadi akses utama ke bandara yang diresmikan Presiden RI Joko Widodo, bulan lalu. 

Berdasarkan perhitungan Dinas PUPR Kaltim, pembangunan jalur tersebut memerlukan anggaran Rp 400 miliar. Sesuai janji Gubernur Kaltim Isran Noor yang tak akan menguras APBD untuk pembangunan, Dinas PUPR pun mengejar APBN 2019.

Dijelaskan Kepala Dinas PUPR Kaltim Taufik Fauzi, sebenarnya rencana pembangunan Jalan Batu Besaung sudah dimulai tiga tahun lalu. Namun karena keterbatasan anggaran, instansi yang berkantor di Jalan Tengkawang, Sungai Kunjang itu baru bisa membuka akses sekitar 5 kilometer dari total panjang 10,4 kilometer. "Sudah mulai kita kerjakan sejak tiga tahun lalu. Tapi baru dibuka sekitar 5 kilometer, itupun baru 500 meter untuk rigitnya saja," jelas Taufik.

Menurut Taufik, anggaran Rp 400 miliar tersebut sudah termasuk pembebasan lahan sepanjang 10,4 kilometer. Jika tak ada kendala, program pembebasan lahanpun akan dimulai tahun depan bersamaan dengan kelanjutan pembangunan rigit yang sudah dilakukan sebelumnya. "Aksesnya masuk Jalan Batu Besaung mengarah ke Sungai Siring, kemudian itu sebelum Sungai Siring keluar dulu," jelasnya.

Hal serupa pun pernah diungkap Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi. Pihaknya memastikan tidak akan menggunakan anggaran daerah untuk membangun jalan alternatif. Hadi bersama Gubernur Kaltim Isran Noor menyatakan akan mengupayakan bantuan dana dari pemerintah pusat, khususnya di Kementerian PUPR. "Kita akan segera ke Kementerian PUPR membawa proposal yang segera disusun tim kita. Kita berharap bisa masuk di APBN 2019 ini," tutur Hadi.

Seperti diketahui, Jalan DI Pandjaitan menjadi satu satunya akses utama keluar masuk Kota Samarinda dari arah Bontang, Kutai Timur dan Berau. Jalan ini juga satu satunya akses ke Bandara APT Pranoto. Sayang, perhatian pemerintah terhadap akses vital ini masih kurang, karena menjadi langganan genangan air setiap hujan melanda.

Meski baru-baru ini ada pembangunan gorong-gorong, tepatnya di depan jalan masuk Mugirejo yang juga jadi titik terparah genangan air, tetap hal itu seakan tak memberikan efek nyata. Buktinya banjir tetap menghantui warga yang melintasi jalan tersebut saat hujan datang. (sapos)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:38

Membernya Ribuan, Gelar Resepsi di The Concept

<p>Dulu, olahraga lintas alam atau sering disebut hash atau on-on tak banyak yang mengetahui apalagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*