MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Sabtu, 27 Oktober 2018 22:27
Malam Berdarah di Kebon Agung
Anak Dikeroyok Sampai Babak Belur, Bapaknya Ngamuk, Tebas Pemuda

PROKAL.CO, SAMARINDA. Ahmad Effendi (42) sudah tidak bisa berpikir jernih lagi. Di depan mata kepalanya sendiri ia menyaksikan putranya, AM (17) dikeroyok. Gelap mata, Ahmad balas membacok AH (17), salah satu pengeroyok anaknya. Pengeroyokan berbalas pembacokan itu terjadi Selasa (23/10) lalu. Akibat ulahnya itu, Ahmad meringkuk di sel tahanan Mapolsek Sungai Pinang.

Kapolsek Sungai Pinang, AKP Nono Rusman Nurdin melalui Kanit Reskrim Iptu Wawan Gunawan menjelaskan peristiwa berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 Wita. Penganiyaan yang dilakukan Ahmad lantaran anaknya dikeroyok oleh sekumpulan pemuda, tak jauh dari kediamannya di Jalan Kebon Agung, Lempake, Samarinda Utara.

Saat itu, Ahmad yang sedang berada di kediamannya mendengar kabar dari tetangga telah terjadi pengeroyokan terhadap AM. Mendengar kabar itu, dengan buru-buru, Ahmad menuju tempat kejadian. Sesampai di lokasi, ia terperanjat melihat AM babak belur dihajar sejumlah pemuda. Tak bisa berbuat banyak lantaran kalah jumlah, Ahmad bergegas balik ke rumah untuk mengambil parang.
“Menurut keterangaan Ahmad, parang sepanjang 50 cm, ia ambil di kebun di belakang rumahnya. Dan langsung ia bawa menuju lokasi perkelahian,” kata Wawan, Jumat (26/10).

Melihat Ahmad datang menenteng parang, para pengeroyok lari tunggang langgang. Nahas, saat itu AH tertinggal di lokasi kejadian.
Tanpa ampun Ahmad mengayunkan parang ke tubuh AH sebanyak dua kali, mengenai punggung serta tangan kirinya. AH yang sudah berlumuran darah kemudian diamankan oleh warga lainnya. Sedangkan Ahmad membawa AM kembali ke rumah.

“Orangtua Andi tidak terima dengan perlakukan Ahmad, sehingga melaporkan kejadian itu. Dan selanjutnya, kami menangkap Ahmad selang tak berapa lama kejadian pembacokan terjadi,” terang Wawan. Meski sudah melukai Andi dan ditahan di sel Mapolsek Sungai Pinang, pihak keluarga Ahmad juga akan menuntut balik tindakan pengeroyokan yang dilakukan AH bersama rekan-rekannya ke Polsek Sungai Pinang.

“Kita masih menunggu laporan balik dari pihak keluarga Ahmad. Untuk Ahmad sendiri akan kita kenakan pasal 341 KUHP tentang perlingungan anak,” ucap Wawan.  Ditambahkannya, saat ini AH belum bisa dimintai keterangan lantaran masih dalam pengobatan akibat luka di bagian punggung dan tangan kiri. “Kita masih lakukan pengembangan, dan menunggu pihak-pihak yang keberatan dalam kasus ini,” tutup Wawan. (sapos)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:15

Parit Baru 800 Meter di Bayur

<p>SAMARINDA. Jalan Padat Karya kawasan Bayur kini memiliki parit baru. Saat ini pembuatan parit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*