MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Jumat, 26 Oktober 2018 23:45
Jokowi Disambut Demo Mahasiswa

Minta Tindak Perusak Lingkungan di Kaltim

TURUN KE JALAN. Sejumlah anggota TNI mengawal aksi unjuk rasa yang digelar mahasiswa di Jalan DI Pandjaitan, Lempake.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pertama kalinya ke Samarinda menarik perhatian warga. Mulai dari anak sekolah hingga dewasa, rela berpanas-panasan menunggu di pinggir jalan. Tujuannya ingin melihat rombongan RI-1 dari dekat. Namun lain lagi dengan mahasiswa Universitas Mulawarman. Mereka justru menggelar demo. Mengingatkan Jokowi akan lubang tambang dan banjir di ibu kota provinsi ini.

Aksi mahasiswa tersebut dimotori Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (KM) Unmul. Mereka membentangkan spanduk bertulis "Selamat Datang Bapak Presiden Jokowi di Kota Banjir, Provinsi Penuh Lubang Tambang," di Jalan DI Pandjaitan, sekitar 100 meter setelah Terminal Lempake menuju Bandara APT Pranoto. Aksi itu pun mendapat pengawalan ketat dari TNI dan Polisi.
Dalam orasinya, Presiden BEM KM Unmul Rizaldo mengatakan, tepat di bulan ini adalah masa 4 tahun kepemimpinan Presiden Jokowi. Banyak persoalan yang belum terselesaikan dan jauh dari nawacita yang dijanjikan Jokowi ketika menggelar kampanye di Samarinda, empat tahun lalu.

"Mulai dari masalah ekonomi yang terus merosot, penambahan utang negara, jaminan kesehatan yang belum merata dan masih ada utang negara terhadap BPJS, jaminan terhadap pendidikan secara nasional yang masih membuat rakyat miskin termarginalkan, serta persoalan lingkungan yang tidak pernah mendapati kepastian hukum atas sanksi yang harusnya di berikan kepada pelaku perusak lingkungan," ungkap Rizaldo. Setelah rombongan presiden melintasi para mahasiswa ini, mereka pun membubarkan diri.

Setelah meresmikan Bandara APT Pranoto, Jokowi lebih dulu menuju salah satu rumah makan di kawasan Samarinda Ulu. Namun perjalanan sempat terhambat karena Jokowi mampir di empat titik. Salah satunya di Jalan Ahmad Yani untuk melayani swafoto warga dan bagi-bagi buku. Hal itupun menyebabkan agenda pembukaan Muktamar IDI ke-30 di Convention Hall Samarinda pukul 13.00 wita menjadi 15.00 wita. 

Setelah membuka Muktamar IDI, Jokowi lantas menemui 5.000 warga yang telah menunggunya kurang lebih 10 jam di halaman parkir Aula Serba Guna, Kompleks Stadion Madya Sempaja. Kepada masyarakat, Jokowi berpesan supaya sertifikat tanah yang telah diterima tidak digunakan untuk gaya-gayaan, tetap benar-benar dipakai untuk usaha.

"Kalau mau dijadikan agunan bank untuk meminjam uang Rp 300 juta, nanti setelah uangnya dapat jangan dibelikan mobil. Pakai semua untuk modal usaha, kalau ada untungnya baru disisihkan untuk beli ini dan itu. Sebab kalau dibelikan mobil, nanti tidak sanggup bayar cicilan ahirnya ditarik, mobilnya enggak dapat, sertifikat tanahnya juga melayang," pesan Jokowi. 

Dipaparkan Jokowi, dia memasang target penerbitan sertifikat 7 juta lembar untuk tahun ini. Jumlah itu lebih besar dari tahun lalu yang hanya mampu mengeluarkan 5 juta sertifikat. Namun Jokowi tetap optimis bisa mengeluarkan 9 juta sertifikat tahun depan. Karena itu dia meminta agar BPN mengeluarkan semua sertifikat, agar target presiden terpenuhi.

"Sering terjadi sengketa tanah karena belum bersertifikat. Tapi kalau sudah punya sertifikat, siapa yang mau klaim. Saya minta percepat penerbitan sertifikat tanah. Sebab sejak merdeka, kita baru mampu mengeluarkan 40 juta sertifikat. Masih ada 80 juta bidang tanah yang harus disertifikati," pungkasnya.

Sebelumnya Jokowi meresmikan dua bandara, yakni Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto di Kota Samarinda dan Bandara Maratua, Kabupaten Berau.

Untuk diketahui, pembangunan Bandara APT Pranoto yang menghabiskan Rp. 1,8 triliun menggunakan pembiayaan bersama. Di mana Rp. 1,5 di antaranya menggunakan APBD.

Dua bandara yang diresmikan Presiden Joko Widodo kemarin memiliki spesifikasi yang berbeda. Untuk Bandara APT Pranoto, memiliki ukuran runway 2.250 m x 45m, taxiway berukuran 173 x 23 m, apron 300m x 123 m. Sehingga mampu melayani pesawat Boeing 737-900 ER.

Adapun di sisi darat telah dibangun gedung terminal seluas 12.700 m2. Dengan daya tampung penumpang berkapasitas 1.500.000 pax/tahun serta gedung hanggar seluas 36.342 m2.

Sementara Bandara Maratua memiliki landas pacu berukuran 1.600m x 30 m, taxiway dengan ukuran 75m x 15 m dan apron 70m x 100 m. Sehingga bisa didarati pesawat jenis ATR 72.

loading...

BACA JUGA

Minggu, 18 November 2018 15:51

Curi Sparepart untuk Bayar Utang

SAMARINDA. Bisnis jual beli memang tidak dilarang. Namun jika barang…

Sabtu, 17 November 2018 20:25

Kabel Telkom Dijarah Komplotan ABG

SAMARINDA. Proses hukum terhadap remaja 15 tahun berinisial FR terus…

Sabtu, 17 November 2018 20:09

Lengkapi BAP, Siapkan Rekon

SAMARINDA. Penyidik Polsek Samarinda Seberang tengah menggeber proses penanganan perkara…

Jumat, 16 November 2018 11:49

Kesal, Lalu Tonjok Tetangga, Dibui 12 Bulan

SAMARINDA. Tak bisa menahan emosinya, Kus (43) jadi gelap mata.…

Kamis, 15 November 2018 14:38

IRT Dibui 12 Tahun Penjara

SAMARINDA. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Aidah (43) dinyatakan…

Rabu, 14 November 2018 12:52

Tiada Kata Maaf, Masih Ditahan

SAMARINDA. Penyesalan yang dirasakan SW (28) mungkin sudah terlambat. Akibat…

Sabtu, 10 November 2018 22:45

Empat Tahanan Polsek Ulu Kabur

SAMARINDA. Suara berisik atap seng bagian belakang ruang tahanan Polsek…

Jumat, 09 November 2018 22:01

Ada Apa Ini..?? Komnas HAM Turun ke Samarinda

SAMARINDA. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia  (Komnas HAM…

Selasa, 06 November 2018 22:09

Digasak Buronan Licin, Ditinggal 5 Menit, Motor Raib

SAMARINDA. Rahmad bukan orang penting. tapi bagi polisi pria 41…

Selasa, 06 November 2018 00:16

Diperiksa, Berdalih Sabu dari Samarinda

SAMARINDA. Aparat Polsek Muara Badak terus melakukan pemeriksaan terhadap Idris…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .