MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Kamis, 25 Oktober 2018 22:06
Sudah “Dihukum” Massa, Dipastikan Bebas

Setelah Rudi Tewas, Bagaiman Nasib Tono?

DIBEBASKAN. Andi Tono kemungkinan akan dibebaskan. Korbannya tidak melapor. Kerugiannya pun tak lebih dari Rp 2,5 juta.

PROKAL.CO, Andi Tono, pencuri yang babak belur dimassa di Pasar Segiri, Selasa (23/10) lalu. Rudi, rekannya saat mencuri tewas usai dikejar massa. Bagaimana nasib Tono setelah kematian rekannya itu?

Kasus ini sebelumnya ditangani Polsek Samarinda Ulu. Namun akhirnya akan dilimpahkan. Lantaran lokasi awal pencurian berada di wilayah hukum Polsek Sungai Pinang. Karena Rudi dan Tono beraksi di Jalan Gerilya, Sungai Pinang.
Kapolsek Samarinda Ulu, Kompol Arifin Renel melalui Kanit Reskrim Iptu Yunus Kelo mengatakan, Tono memang sempat diamankan pihaknya lantaran saat tertangkap berada di wilayah hukum Polsek Samarinda Ulu. Usai dilakukan penyelidikan lebih lanjut, ternyata lokasi pencurian terjadi wilayah hukum Polsek Sungai Pinang.
”Kita akan segera limpahkan kasus ini. Tono kondisinya sudah stabil. Meski beberapa luka yang diderita akibat dimassa masih membekas,” kata Yunus, kemarin (24/10).
Tak hanya Tono, barang bukti motor Honda Beat hitam bernomor polisi KT 4436 ID  yang digunakan Tono dan Rudi saat beraksi turut diserahkan sebagai barang bukti.
“Jenazah Rudi sudah diambil pihak keluarga usai dilakukan visum. Dipastikan jika kematiannya akibat serangan jantung,” terang Yunus.
Sementara itu, Kapolsek Sungai Pinang AKP Nono Rusman Nurdin melalui Kanit Reskrim Iptu Wawan Gunawan membenarkan, jika kasus ini nantinya dilimpahkan. Namun demikian pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, apakah ada unsur lain yang bisa memberatkan Tono.
“Pencurian yang dilakukan Tono dan Rudi ini tidak ada laporan resmi dari korban. Di samping itu nilai kerugian yang diderita korban tidak sampai Rp 2,5 juta. Tono bisa bebas dari jeratan hukum,” kata Wawan.
Saat keduanya tertangkap, Rudi berhasil lolos dari amukan massa. Karena dia melakukan pengancaman dengan badik terhadap warga yang ingin melakukan aksi main hakim sendiri.
Aksi ini pun tidak bisa dilanjutkan ke ranah hukum. Karena Rudi sendiri tewas beberapa saat setelah aksi itu.
“Hukuman masyarakat sudah dirasakan Tono. Kita harap ini menjadi pelajaran baginya. Agar tidak mengulangi lagi perbuatannya di kemudian hari,” terang Wawan.
Seperti diberitakan, Aksi pencurian yang dilakukan Rudi (35) dan Andi Tono (38) harus dibayar malah. Usai terkepung warga di kawasan Pasar Segiri, Jalan Perniagaan, Samarinda Ulu, Rudi ditemukan meregang nyawa di sebuah rumah warga yang ada di dalam pasar. Sementara Tono babak belur dihajar warga.
Selasa (23/10) sekira pukul 10.45 Wita itu Rudi dan Tono berhasil ditangkap warga yang mengejarnya. Beberapa saat sebelumnya, Rudi yang membonceng Tono berjalan mengendarai motor dari arah Jalan Gerilya Dalam menuju Jalan Pelita, Sungai Pinang Dalam.
Di Jalan Gerilya, Rudi turun di warung bakso. Di warung itu, keduanya mengambil dompet seorang pembeli wanita. Sukses mengambil dompet, namun wanita itu berteriak. Warga pun mengejar keduanya hingga ke Jalan Perniagaan.

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:15

Parit Baru 800 Meter di Bayur

<p>SAMARINDA. Jalan Padat Karya kawasan Bayur kini memiliki parit baru. Saat ini pembuatan parit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*