MANAGED BY:
RABU
24 APRIL
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Rabu, 17 Oktober 2018 23:18
Isran Berniat Lakukan Judicial Review Aturan tentang Pengelolaan Energi
SDA Tak Dikelola, Bisa Jadi Bom Waktu
BAKAL HABIS. Batu bara, salah satu energi yang tak terbarukan. Beratus juta ton batu bara dibawa ke luar Kaltim setiap tahunnya.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Meski Sumber Daya Alam (SDA) seperti minyak, gas dan batu bara masih menjadi primadona di Kaltim, namun masyarakat tidak boleh terbuai. Sebab SDA tersebut bisa habis alias tak terbarukan. Jika tak ada pengelolaan yang baik, khususnya pada sektor sumber terbarukan, hal ini bisa jadi bom waktu untuk Kaltim. Bumi Borneo ini bisa kering kerontang pasca migas dan batu bara.

Diungkap Gubernur Kaltim Isran Noor, pemerintah saat ini harus memikirkan sumber daya terbarukan. Salah satunya pertanian dan perkebunan. Kaltim sudah harus memiliki master plan untuk menggarap sumber terbarukan karena lambat laun migas dan batu bara akan habis, 20 atau 50 tahun mendatang.

"Karena itu insya Allah saya akan fokus menggarap agrobisnis dan industri, karena kita tidak ingin ini jadi bom waktu ketika SDA kita habis sementara kita belum siap," jelas Isran saat mengisi seminar ekonomi garapan Universitas Muhammadiyah Kaltim (UMKT), Selasa (16/10).

Hingga saat ini, kata Isran, Kaltim menjadi penyumbang terbesar batu bara se-Indonesia. Produksi batu bara Kaltim mewakili 60 persen se-Indonesia dan juga jadi penyumbang terbesar devisa negara. Karena itu sudah semestinya Kaltim mendapat kesejahteraan lebih dulu di banding daerah lain. Namun faktanya tidak demikian, pembangunan infrastruktur di Kaltim seolah tertinggal dengan Pulau Jawa.

Karena itu pula, Isran ingin kekayaan SDA Kaltim juga bisa dinikmati merata masyarakat Kaltim. Salah satu pola yang akan dilakukan Isran adalah dengan meninjau kembali kewenangan pemerintah pusat dan daerah terkait pengelolaan energi sumber daya mineral. Isran berniat melakukan Judicial Review (JR) tentang pengelolaan energi tersebut.

"Saya akan panggil tim segera untuk mempelajari apakah ada kemungkinan kita bisa ikut mengelola migas kita. Saat ini seperti kita ketahui, migas menjadi otoritas penuh pemerintah pusat, daerah tidak punya. Nah ini yang akan kami pelajari lebih dulu," ungkap Isran.

Selain itu, jika memungkinkan, Isran juga ingin membentuk UPTD untuk yang bisa mengontrol migas dan batu bara yang diangkut keluar Kaltim. Sebab Isran curiga, jumlah migas atau batu bara yang diangkut ke luar Kaltim tidak sesuai fakta di lapangan. Sebab sejauh ini daerah tidak memiliki data pasti berapa kekayaan SDA yang diambil karena tidak dilibatkan.

"Misal untuk batu bara, per bulannya ada 265 juta ton yang diangkut keluar. Padahal bisa jadi 300 juta ton tapi karena kita tidak terlibat, kita hanya menerima laporan saja tanpa tahu fakta di lapangan," pungkasnya. (sapos)

loading...

BACA JUGA

Senin, 22 April 2019 16:56

Jaang: Apapun Hasil Pemilu, Samarinda Harus Kondusif

SAMARINDA. Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang membuka acara Silaturahmi Komponen…

Senin, 22 April 2019 14:48

Hadi Mulyadi Bakal Tinjau Karst

SAMARINDA. Pemprov Kaltim berencana menindaklanjuti terkait penolakan pembangunan pabrik semen…

Senin, 22 April 2019 14:45

Jalan di Kaltim Tidak Berumur Panjang

SAMARINDA. Persoalan jalan rusak di Kaltim mendapat respons dari jajaran…

Rabu, 17 April 2019 07:00

Bekas Bandara Temindung Dibuka? Tanya Gubernur!

SAMARINDA. Bandara Temindung di Jalan Pipit, Sungai Pinang, perlahan mulai…

Selasa, 16 April 2019 15:50

Operasional Ditanggung KPU Kabupaten/Kota

SAMARINDA. H-1 pemilu, KPU Kaltim memastikan sejumlah logistik sudah terdistribusi…

Senin, 15 April 2019 22:02

Polri Turunkan Tim ke MPP Samarinda

TIM dari Polri, Senin (15/4) berkunjung ke Mal Pelayanan Publik…

Senin, 15 April 2019 22:00

Jaang Warning Perusahaan untuk Meliburkan Karyawan

SAMARINDA. Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang mengingatkan kepada seluruh perusahaan…

Senin, 15 April 2019 21:59

FKPD Samarinda All Out Sukseskan Pemilu

SAMARINDA. Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Samarinda menggelar rapat sejumlah…

Senin, 15 April 2019 21:58

“Jangan Golput, Ayo Besok ke TPS!”

SAMARINDA. Dua hari menjelang pelaksanaan pencoblosan Pemilu 2019, giat Wali…

Senin, 15 April 2019 11:32

Penertiban APK, Caleg Lepas Tangan

SAMARINDA. Bawaslu Samarinda mengaku kecewa dengan sikap para peserta pemilu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*