MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Senin, 15 Oktober 2018 23:33
Komisi I Tolak Draft Perda Nomer 9
TOLAK. Anggota Komisi I Setiyono salah satu dewan yang tegas menolak draft Perda nomer 9 dalam rapat DPRD bersama pemerintah

PROKAL.CO, BONTANG. DPRD Bontang dengan tegas menolak draf revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2015 yang diajukan Tim Asistensi Pemkot Bontang. Hal ini disampaikan Anggota Komisi I Setiyoko Waluyo saat ditemui di Gedung DPRD Bontang.

Disampaikan Setiyoko, sikap tegas Komisi I saat rapat kerja  tersebut sengaja dipilih berhubung bila draf revisi Perda itu sampai disetuju akan berdampak pada 500 lebih tenaga pendidik sekolah swasta mulai dari tingkat PAUD hingga SMP terancam tidak mendapat insentif.

"Kami secara tegas menolak draf revisi Perda tersebut, selain Perda itu baru saja diundangkan. Ini juga akan berakibat langsung pada insentif 500 orang lebih tenaga pendidik," kata Setiyoko kepada wartawan.

Kata dia, point yang berkaitan persyaratan penerima insentif dalam draf revisi tersebut sangat memberatkan tenaga pendidik. Sebab bunyi pada draf tersebut penerima insentif wajib memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) dan telah mengabdi selama dua tahun.

"Artinya harus keduanya, padahal sebelumnya telah disepakati bunyinya ialah penerima insentif memiliki NUPTK dan atau telah mengabdi dua tahun,” ungkap Setiyoko.

Padahal, sudah hampir delapan tahun terakhir (sejak 2010) tenaga pendidik swasta di Kota Bontang selalu kesulitan untuk memperoleh nomor induk tenaga pendidik dari kementerian tersebut. Ia pun berharap agar Tim Asistensi Pemkot Bontang benar-benar bijak mempertimbangkan hal ini.

"Revisi ini kami anggap tidak sesuai dengan semangat saat Perda ini dulu dibuat, yakni bertujuan memberi payung hukum bagi tenaga pendidik swasta untuk mendapatkan kesejahteraan, dan dengan mendapatkan insentif dapat mendorong peningkatan kualitas SDM pendidikan. Kalau begini sama dengan mengkebiri," terang Setiyoko.

Lebih lanjut, Setiyoko menjelaskan saat ini kurang lebih total penerima insentif dari tingkat PAUD sampai SMP sekira 1.700 orang dan diantaranya sekira 500 orang lebih belum memiliki NUPTK. Ia pun menyayangkan bila logika yang digunakan dalam hal ini adalah logika menghemat anggaran.

 "Betul ini kalau diperdakan bisa menghemat anggaran sebesar Rp 6 miliar. Dari total anggaran untuk insentif sekira Rp 14 miliar lebih. Tapi untuk apa menghemat anggaran, kan APBD Bontang sudah mulai meningkat. Ini justru sektor pendidikan yang harusnya menjadi prioritas malah dikurangi,” tutur Setiyoko.

Selain itu, poin lain yang menjadi catatan tersendiri dalam draf perda tersebut adanya poin yang menyatakan insentif guru swasta akan diberhentikan ketika diketahui bergabung atau menjadi pengurus partai politik. Menurutnya hal ini sangat berlebihan sebab status mereka bukan ASN/PNS.

"Jangan sampai karena ini kemudian kita dianggap ikut membatasi kebebasan masyarakat dalam beroganisasi. Apa bedanya dengan Ketua RT yang juga dapat insentif,” jelasnya.

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 21:08

Pengetap BBM Semakin Merajalela

TANJUNG REDEB. Dalam sepekan terakhir masyarakat pemilik kendaraan bermotor di…

Jumat, 16 November 2018 12:13

KEJI BANGET..!!! Binatang Ini Dikuliti Hidup-hidup lalu Dilepas

TANJUNG REDEB. Lembaga perlindungan satwa liar dan hutan ProFauna Borneo…

Kamis, 15 November 2018 15:21

Waspada Peredaran Upal di Berau

TANJUNG REDEB. Sempat beberapa kali ditemukan peredaran uang palsu (upal)…

Rabu, 14 November 2018 14:20

Pembangunan Mal Jalan di Tempat

BONTANG. Rencana pembangunan pusat perbelanjaan atau mal di Kota Bontang…

Rabu, 14 November 2018 00:17

BKKBN Kaltim Gelar Pelatihan CTU untuk Dokter

BKKBN terus berupaya meningkatkan kemampuan tenaga medis termasuk dokter. Program…

Senin, 12 November 2018 21:07

Gelar Pemotongan Kerbau

SENDAWAR. Ratusan warga Kutai Barat (Kubar) memadati Taman Budaya Sendawar…

Senin, 12 November 2018 21:06

Pecahkan Rekor Dunia

SENDAWAR. Tepat 5 November 2018, Kabupaten Kutai Barat genap berusia…

Senin, 12 November 2018 20:58

Bersama KSS, Komunitas Pemancing "Obok-obok" SKM

Komunitas Sahabat Samarinda (KSS), Minggu kemarin mendapat amunisi tambahan untuk…

Senin, 12 November 2018 20:56

Ribuan Warga Antusias Ikut Jalan Santai

RIBUAN warga memadati halaman Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada,…

Jumat, 09 November 2018 00:09

Dinkes Kaltim Gelar Beragam Lomba

DINAS Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan lomba dalam rangka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .