MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Selasa, 16 Oktober 2018 23:26
Pasutri “Culik” Beras

Anak Pemilik Toko Sempat Diangkut Lalu Ditinggal

PROKAL.CO, SAMARINDA. Pasangan suami istri (Pasutri) yang membawa seorang balita laki-laki menggunakan mobil, berhenti tepat di depan toko sembako Awal di  Jalan KH Harun Nafsi, RT 20, Kelurahan Rapak Dalam, Kecamatan Loa Janan Ilir, kemarin (15/10) pukul 08.00 Wita.
Meski datang bersama-sama, namun hanya si suami yang turun dari mobil. Pria itu menghampiri tiga orang yang juga pemilik toko itu. Yakni Awal bocah 11 tahun dan ayahya Ambo Tang (37) serta ibunya Anti (31). Ketika itu Ambo Tang masih tertidur. Sedangkan Anti sedang memasak.
Pria yang tak diketahui identitasnya itu hendak membeli beras sebanyak 4 karung. Masing-masing seberat 25 kilogram. Karena beras yang dibeli dalam jumlah banyak, Awal lantas mendatangi ibunya dan memberitahu.
Anti pun keluar menemui pria itu. Tanpa basa basi pria itu menunjuk 4 karung beras dengan merk berbeda. Untuk membantu mengangkat beras dari toko ke mobil Avanza silver itu, Anti meminta tolong merutanya.
Seluruh beras yang dibeli sudah dimasukkan ke mobil. Pria itu lantas meminta nota pembelian. Saat giliran membayar, pria itu mengaku uangnya tertinggal di rumah.
“Orang itu lalu bilang mau ambil uangnya dulu. Tapi berasnya sudah ada di mobilnya semua. Dia lalu tawarkan kalau saya tidak percaya, anak saya (Awal, Red) boleh ikut. Saya pun suruh anak saya ikut untuk ambil uang beras itu,” kata Anti.
Pasutri tak dikenal itu mengaku tinggal tak jauh dari kawasan itu. Yakni di kawasan Jalan APT Pranoto. Hanya sekitar 1 kilometer dari toko Anti.
Namun setelah ditunggu cukup lama, mobil pasutri yang turut membawa Awal tidak kembali. Anti pun gelisah. Sudah satu jam menunggu, Anti pun khawatir terjadi apa-apa dengan anak pertamanya tersebut.
“Saya lalu kasih tahu suami (Ambo Tang, Red). Suami saya lalu ke kantor polisi (Polsek Samarinda Seberang) untuk melapor,” ujar Anti.
Dalam sesaat kabar Awal yang tak kunjung pulang karena dibawa Pasutri tak dikenal itupun beredar. Bahkan di facebook di WhatsApp, Awal telah diculik.
“Sekitar jam 11 (pukul 11.00 Wita), anak saya pun pulang diantar keluarga kami. Katanya anak saya ditemukan jalan kaki di Jalan Apt Pranoto,” ucap Anti.
Rupanya Awal yang dibawa pasutri itu diturunkan di simpang tiga Jalan APT Pranoto-Jalan Cipto Mangunkusumo.
“Anak saya disuruh turun dari mobil dengan alasan orang itu mau ambil uang. Anak saya juga disuruh pulang saja kalau orang itu tidak kembali. Karena nanti orang itu yang mengantarkan uangnya sendiri,” tutur Anti.
Meski Awal pulang dengan selamat tanpa sedikit pun luka, tapi kabar penculikan yang dialami Awal sudah menyebar luas hingga menimbulkan kegelisahan. Polisi yang coba mengantisipasi berupaya mencari mobil yang dikemudikan pasutri itu.
Sekitar pukul 10.00 Wita, kabar Pasutri yang membawa kabur 4 karung beras serta menculik anak pemilik toko itu dikabarkan tertangkap di kawasan Loa Janan. Polisi kabarnya berhasil menghentikan mobil penculik itu.
Namun lagi-lagi kabar yang tersebar di medsos itu ternyata palsu alias hoax. Mobil Toyota Avanza yang dihentikan polisi ternyata bukan mobil pelaku. Karena berbeda warna serta nopol yang disebutkan orang tua korban atau pemilik toko.
“Warna mobil yang disebutkan saksi adalah warna silver. Sementara yang sempat dihentikan dan diperiksa adalah warna putih. Namun dengan jenis yang sama,” beber Kapolsek Samarinda Seberang, Kompol Fatich Nurhadi, melalui Kanit Reskrim, Iptu Dedi Setiawan.
Awal yang berada di Polsek Samarinda Seberang untuk dimintai keterangan juga sempat dibawa polisi menuju lokasi diberhentikannya mobil yang sempat diduga sebagai mobil pelaku penculikan.
“Tapi setelah korban (Awal, Red) melihat penumpang mobil itu, dia memastikan bukan,” tegas Dedi.
Dengan begitu, Dedi menyatakan kabar yang tersebar di medsos itu adalah kabar hoax. Masyarakat diminta tidak terpancing serta buktikan dulu kebenarannya.
“Kami akan melakukan penyelidikan dan mencari pasutri itu,” pungkasnya.

loading...

BACA JUGA

Minggu, 18 November 2018 15:51

Curi Sparepart untuk Bayar Utang

SAMARINDA. Bisnis jual beli memang tidak dilarang. Namun jika barang…

Sabtu, 17 November 2018 20:25

Kabel Telkom Dijarah Komplotan ABG

SAMARINDA. Proses hukum terhadap remaja 15 tahun berinisial FR terus…

Sabtu, 17 November 2018 20:09

Lengkapi BAP, Siapkan Rekon

SAMARINDA. Penyidik Polsek Samarinda Seberang tengah menggeber proses penanganan perkara…

Jumat, 16 November 2018 11:49

Kesal, Lalu Tonjok Tetangga, Dibui 12 Bulan

SAMARINDA. Tak bisa menahan emosinya, Kus (43) jadi gelap mata.…

Kamis, 15 November 2018 14:38

IRT Dibui 12 Tahun Penjara

SAMARINDA. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Aidah (43) dinyatakan…

Rabu, 14 November 2018 12:52

Tiada Kata Maaf, Masih Ditahan

SAMARINDA. Penyesalan yang dirasakan SW (28) mungkin sudah terlambat. Akibat…

Sabtu, 10 November 2018 22:45

Empat Tahanan Polsek Ulu Kabur

SAMARINDA. Suara berisik atap seng bagian belakang ruang tahanan Polsek…

Jumat, 09 November 2018 22:01

Ada Apa Ini..?? Komnas HAM Turun ke Samarinda

SAMARINDA. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia  (Komnas HAM…

Selasa, 06 November 2018 22:09

Digasak Buronan Licin, Ditinggal 5 Menit, Motor Raib

SAMARINDA. Rahmad bukan orang penting. tapi bagi polisi pria 41…

Selasa, 06 November 2018 00:16

Diperiksa, Berdalih Sabu dari Samarinda

SAMARINDA. Aparat Polsek Muara Badak terus melakukan pemeriksaan terhadap Idris…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .