MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Jumat, 12 Oktober 2018 23:38
Lagi, Mafia Lapas Berulah

Ambil Paket di Toilet, Kepergok Sipir

TAK KAPOK. Polisi menunjukkan barang bukti narkoba yang dipesan dua warga binaan Lapas Narkotika Bayur.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Mafia di lembaga pemasyarakatan (Lapas) yang berstatus nara pidana (Napi) tak kapok meski sudah banyak diantara mereka kembali berurusan dengan polisi karena berulah.
Kasus besar yang belum lama ini dan turut menjerat napi karena sebagai pengendalinya yakni upaya penyelundupan 1,6 kilogram narkoba jenis sabu-sabu.

Kasus serupa itupun kembali terjadi. Namun kali ini napi Lapas Narkotika Bayur itu bukan sebagai pengendali. Tapi sebagai pemesan sabu yang kemudian dibawa masuk dan diedarkan di dalam Lapas.
Napi yang melakoni bisnis haram di dalam Lapas itu yakni Sofyan alias Embeng (43), dan Ahiem Cobain Sjah (33), yang masing-masing menjalani hukuman penjara diatas 6 tahun.

Agar dapat memperoleh sabu yang dikirim dari luar Lapas itu, Embeng memanfaatkan ponsel android yang dibelinya dari napi lainnya.
Embeng memesan sabu kepada seseorang yang kemudian di kirim ke dalam Lapas. Entah bagaimana sabu itu bisa masuk ke Lapas, hingga ditaruh di dalam toilet Lapas yang kemudian diambil Ahiem, untuk diserahkan kepada Embeng, Selasa (9/10) lalu.
Namun sial belum lagi Ahiem tuntas mengantarkan sabu sebanyak 17 poket seberat 9,37 gram itu kepada Embeng, petugas Lapas keburu mengetahuinya.

"Saya yang diamankan pertama. Kemudiam saya ditanya siapa pemesannya dan saya tunjuk dia (Embeng, Red)," ucap Ahiem.
Rencananya sabu itu akan dipasarkan Embeng di dalam lapas dengan harga cukup mahal yakni Rp 2 juta sampai dengan Rp 3 juta perbungkusnya.
"Cuma mau saya jual ke napi lainnya," ujar Embeng.

Meski sebagai pemesan, Embeng berdalih tidak tahu bagaimana sabu itu bisa masuk ke dalam Lapas.
"Sebenarnya yang ditelepon untuk mengambil sabu itu di toilet Lapas adalah Ahiem. Setelah itu sabu tersebut diantarkan Ahiem kepada saya," ujar Embeng. Kasus masuknya narkoba ke dalam Lalas untuk kesekian kalinya itu masih didalami polisi dengan mencari tahu serta memburu pemasoknya.

"Masih kami lakukan pengembangan penyidika dengan cara menggali informasi dari kedua napi tersebut," jelas Kasat Narkoba Polresta Samarinda, Kompol Markus, melalui Kanit Lidik, Iptu Syahrial Arahap.

Selain itu polisi juga mendalami terkait bagaimana cara sabu tersebut bisa masuk ke dalam Lapas bahkan hingga di toilet.
"Semua masih kami lakukan pendalaman terlebih dahulu karena yang menangkap mereka berdua adalah petugas Lapas," tandasnya. (sapos)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 16 Oktober 2018 23:26

Pasutri “Culik” Beras

SAMARINDA. Pasangan suami istri (Pasutri) yang membawa seorang balita laki-laki menggunakan mobil, berhenti…

Senin, 15 Oktober 2018 00:19

Maling Mendadak Mati Rasa

SAMARINDA. Hanya karena seorang wanita, Irawati selamat dari amukan warga. Ya, Irawati dipergoki warga…

Senin, 15 Oktober 2018 00:17

Dapat Rp 10 Juta, Terancam 12 Tahun

SAMARINDA. Irvan Fahrisal (19) dan Lutfi (36) bakal lama merasakan dinginnya sel tahanan. Kedua warga…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:40

Penagih Utang Tersangkut Narkoba

SAMARINDA. Pihak kepolisian hingga kini masih menunggu kondisi Iswandi (45) membaik yang bonyok dihajar…

Selasa, 09 Oktober 2018 00:12

Mau Panen, Jatuh dari Kapal

TANJUNG SELOR.  Seorang pembudidaya rumput laut bernama Ahmad (49), dikabarkan hilang saat sedang…

Kamis, 04 Oktober 2018 23:44

Diversi “Mental”, Proses Hukum Berlanjut

SAMARINDA. Meski masih di bawah umur, bukan berarti ulah RS (15) bisa diselesaikan secara diversi. Kasus…

Rabu, 03 Oktober 2018 23:14

Perabotan Rumah Mewah Disita

SAMARINDA. Satu persatu isi perabotan di rumah mewah milik Rizal, warga Perumahan Villa Tamara di Jalan…

Rabu, 03 Oktober 2018 23:04

Preman Cilik Ngamuk

SAMARINDA. Umurnya baru menginjak 15 tahun. Namun nyalinya sekelas preman. Itulah RS. Bocah ingusan…

Selasa, 02 Oktober 2018 23:34

Terkepung Api, Panjat Tembok

SAMARINDA. Matahari belum menampakan sinarnya. Andre Agustinus, karyawan sekaligus penjaga bengkel motor…

Sabtu, 29 September 2018 22:30

Jual Motor, Diciduk Polisi

SAMARINDA. Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, pribahasa ini sangat melukiskan apa yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .