MANAGED BY:
RABU
24 APRIL
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Jumat, 12 Oktober 2018 23:37
Penculik Anak Berkeliaran, Warga Samarinda Resah

Misteri Pengemudi Pikap dan Iming-iming Cokelat untuk Menarik

WASWAS. menculik seorang anak yang berhasil direkam lewat kamera ponsel sang ibu.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Kabar penculikan anak di luar Samarinda membuat orangtua khususnya ibu rumah tangga (IRT) gelisah. Apalagi kabarnya terduga penculik itu kini tengah berkeliaran di Kota Tepian, sejak Rabu (10/10) lalu.
Dugaan penculikan itu nyaris dialami dua bocah di hari yang berbeda. Kabar dugaan penculikan pertama terjadi di Jalan AW Sjahranie IV, Kelurahan Sempaja Barat, Kecamatan Samarinda Utara, Rabu lalu pukul 17.00 Wita.

Dua pria misterius yang berboncengan mengendarai motor berusaha membawa bocah 5 tahun bernama Framly. Bocah yang masih duduk di bangku taman kanak-kanak (TK) itu merupakan putra Ranti. Perbincangannya di WhatshApp tersebar luas di facebook.
Dikonfirmasi terkait dugaan percobaan penculikan tersebut, Ranti mengatakan bahwa setelah peristiwa itu Framly trauma. Karena ketika itu bocah tersebut sempat dipaksa ikut dengan pria misterius yang dimaksud.

"Anak saya (Framly, Red) awalnya main di depan rumah. Lalu salah satu pria itu turun dari motor menghampiri anak saya. Pria itu awalnya menawarkan cokelat kalau anak saya mau ikut. Tapi anak saya tidak mau kemudian dipaksa dengan ditarik tangannya," tutur Ranti.

Tarikan pria misterius itu berhasil dilepas Framly, yang kemudian berlari masuk ke dalam rumah dan langsung menghampiri Ranti lalu menceritakan apa yang dialaminya.

"Saya buru-buru tutup dan kunci pintu. Orang itu masuk sampai ke halaman rumah sambil menoleh kesana kemari. Saya hanya teriak dari dalam rumah. Cari siapa dan mau apa," ujar Ranti.

 

Tak lama dua pria misterius itupun pergi diduga karena takut. Ranti pun menelepon polisi.
Apa yang dialami Framly itupun turut dirasakan bocah kelas 3 sekolah dasar (SD) bernama Nazril Ilham, kemarin (11/10) pukul 08.30 Wita. Tinggal di Jalan Sultan Alimuddin, RT 25, Kelurahan Selili, Kecamatan Samarinda Ilir.
Sepulang mengaji, Nazril dihampiri seorang pria paruh baya yang tidak dikenal. Pria misterius itu mengajak Nazril ikut dengan iming-iming uang Rp 2.000.

"Orang itu awalnya memanggil anak saya. Dek, dek, dek mau kah ikut om ke rumah Haji Firman ambil uang. Nanti om kasih uang Rp 2.000," tutur Salbiah, ibu Nazril.

Tawaran pria misterius itupun ditolak Nazril. Nazril bergegas pulang. Lantas memberi tahu ibunya. "Kebetulan jalan di tempat kami itu ujungnya buntu pasti orang itu akan memutar kembali. Saya kemudian bawa anak saya keluar rumah untuk menunjukkan, pas mobil pikapnya lewat saya langsung bilang itu kah dek mobilnya warna putih," tutur Salbiah.

Nazril pun membenarkan pikap Daihatsu Grand Max warna putih tanpa nopol di depannya itu adalah mobil pria misterius yang mengajaknya tadi.

"Nah, waktu saya dan anak saya berdiri di depan rumah orang itu sempat berhenti dan mengatakan bu tadi anaknya saya minta tolong antar ke tempat Haji Firman, tapi saya tidak kenal. Saya tanya suami dan mertua saya juga tidak ada yang kenal," ucap Salbiah, yang sempat merekam video pria misterius itu.

Salbiah yang penasaran sempat bertanya pada Nazril untuk memastikan apakah pria yang mengemudikan pikap itu sama dengan pria misterius yang mengajaknya.

"Anak saya kurang yakin, tapi orang itu sendiri yang mengaku karena sempat berhenti waktu liat saya dan anak saya di luar rumah," ujar Salbiah.

Setelah jalan kembali pikap yang dikemudikan pria misterius itupun memutar. Salbiah bergegas membawa putranya masuk dan mengunci pintu.

"Kemudian di dalam rumah saya langsung melihat foto-foto yang kabarnya penculik anak di grup WhatsApp sekolah anak saya. Dan ternyata foto orang yang nomor 9 sama persis," ujar Salbiah.

Menanggapi kegelisahan serta informasi tersebut, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto mengatakan sudah meminta intelejen untuk menelusuri serta mencari kebenaran informasi tersebut. "Sejauh ini belum ada laporan resmi mengenai kasus penculikan seperti yang dimaksud, tapi saya sudah minta intelejen untuk memdalaminya," tandasnya. (sapos)

loading...

BACA JUGA

Senin, 22 April 2019 14:19

Diparang, Kepala Robek-robek

SAMARINDA. Minimnya penerangan di Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) akhirnya memakan…

Sabtu, 20 April 2019 14:05

44 Caleg Dapil Kaltim Gugur Duluan

KPU kabupaten/kota di Kaltim sedang merekapitulasi suara Pilpres dan Pileg…

Sabtu, 20 April 2019 14:01

QC: 01 Unggul di Kaltim

SAMARINDA. Hasil hitung cepat atau Quick Count (QC) dua lembaga…

Sabtu, 20 April 2019 13:58

Duel dengan Teman, Tewas di ICU

SAMARINDA. Suasana di samping Hotel Padaidi, Jalan Cipto Mangunkusumo, RT…

Kamis, 18 April 2019 13:45

OTT Rp 33,4 Juta Dekat TPS

SAMARINDA. Empat petugas Linmas ditambah beberapa warga lain sedang berjaga…

Kamis, 18 April 2019 13:42

Pembawa Duit Rp 33 Juta Itu Sempat Diteriaki Maling

MENJELANG subuh Ketua Bawaslu Kota Samarinda, Abdul Muin baru saja…

Kamis, 18 April 2019 13:37

Nyoblos Serasa Servis Kendaraan

Momen unik selalu muncul setiap perhelatan pemilu. Cara tersebut diyakini…

Selasa, 16 April 2019 15:44

Aset Jalan Besar, Tapi Banyak Rusak

SAMARINDA. Jalan rusak berstatus milik provinsi di daerah akan segera…

Selasa, 16 April 2019 15:35

Pejabat Kementerian Tewas di Aston

SAMARINDA. Salah satu agenda acara Gubernur Kaltim, Isran Noor kabarnya…

Senin, 15 April 2019 11:17

Didemo, tapi Isran Jadi Semangat

SAMARINDA. Gubernur Kaltim Isran Noor mengaku makin semangat meneken kerja…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*