MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Jumat, 12 Oktober 2018 23:37
Penculik Anak Berkeliaran, Warga Samarinda Resah

Misteri Pengemudi Pikap dan Iming-iming Cokelat untuk Menarik

WASWAS. menculik seorang anak yang berhasil direkam lewat kamera ponsel sang ibu.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Kabar penculikan anak di luar Samarinda membuat orangtua khususnya ibu rumah tangga (IRT) gelisah. Apalagi kabarnya terduga penculik itu kini tengah berkeliaran di Kota Tepian, sejak Rabu (10/10) lalu.
Dugaan penculikan itu nyaris dialami dua bocah di hari yang berbeda. Kabar dugaan penculikan pertama terjadi di Jalan AW Sjahranie IV, Kelurahan Sempaja Barat, Kecamatan Samarinda Utara, Rabu lalu pukul 17.00 Wita.

Dua pria misterius yang berboncengan mengendarai motor berusaha membawa bocah 5 tahun bernama Framly. Bocah yang masih duduk di bangku taman kanak-kanak (TK) itu merupakan putra Ranti. Perbincangannya di WhatshApp tersebar luas di facebook.
Dikonfirmasi terkait dugaan percobaan penculikan tersebut, Ranti mengatakan bahwa setelah peristiwa itu Framly trauma. Karena ketika itu bocah tersebut sempat dipaksa ikut dengan pria misterius yang dimaksud.

"Anak saya (Framly, Red) awalnya main di depan rumah. Lalu salah satu pria itu turun dari motor menghampiri anak saya. Pria itu awalnya menawarkan cokelat kalau anak saya mau ikut. Tapi anak saya tidak mau kemudian dipaksa dengan ditarik tangannya," tutur Ranti.

Tarikan pria misterius itu berhasil dilepas Framly, yang kemudian berlari masuk ke dalam rumah dan langsung menghampiri Ranti lalu menceritakan apa yang dialaminya.

"Saya buru-buru tutup dan kunci pintu. Orang itu masuk sampai ke halaman rumah sambil menoleh kesana kemari. Saya hanya teriak dari dalam rumah. Cari siapa dan mau apa," ujar Ranti.

 

Tak lama dua pria misterius itupun pergi diduga karena takut. Ranti pun menelepon polisi.
Apa yang dialami Framly itupun turut dirasakan bocah kelas 3 sekolah dasar (SD) bernama Nazril Ilham, kemarin (11/10) pukul 08.30 Wita. Tinggal di Jalan Sultan Alimuddin, RT 25, Kelurahan Selili, Kecamatan Samarinda Ilir.
Sepulang mengaji, Nazril dihampiri seorang pria paruh baya yang tidak dikenal. Pria misterius itu mengajak Nazril ikut dengan iming-iming uang Rp 2.000.

"Orang itu awalnya memanggil anak saya. Dek, dek, dek mau kah ikut om ke rumah Haji Firman ambil uang. Nanti om kasih uang Rp 2.000," tutur Salbiah, ibu Nazril.

Tawaran pria misterius itupun ditolak Nazril. Nazril bergegas pulang. Lantas memberi tahu ibunya. "Kebetulan jalan di tempat kami itu ujungnya buntu pasti orang itu akan memutar kembali. Saya kemudian bawa anak saya keluar rumah untuk menunjukkan, pas mobil pikapnya lewat saya langsung bilang itu kah dek mobilnya warna putih," tutur Salbiah.

Nazril pun membenarkan pikap Daihatsu Grand Max warna putih tanpa nopol di depannya itu adalah mobil pria misterius yang mengajaknya tadi.

"Nah, waktu saya dan anak saya berdiri di depan rumah orang itu sempat berhenti dan mengatakan bu tadi anaknya saya minta tolong antar ke tempat Haji Firman, tapi saya tidak kenal. Saya tanya suami dan mertua saya juga tidak ada yang kenal," ucap Salbiah, yang sempat merekam video pria misterius itu.

Salbiah yang penasaran sempat bertanya pada Nazril untuk memastikan apakah pria yang mengemudikan pikap itu sama dengan pria misterius yang mengajaknya.

"Anak saya kurang yakin, tapi orang itu sendiri yang mengaku karena sempat berhenti waktu liat saya dan anak saya di luar rumah," ujar Salbiah.

Setelah jalan kembali pikap yang dikemudikan pria misterius itupun memutar. Salbiah bergegas membawa putranya masuk dan mengunci pintu.

"Kemudian di dalam rumah saya langsung melihat foto-foto yang kabarnya penculik anak di grup WhatsApp sekolah anak saya. Dan ternyata foto orang yang nomor 9 sama persis," ujar Salbiah.

Menanggapi kegelisahan serta informasi tersebut, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto mengatakan sudah meminta intelejen untuk menelusuri serta mencari kebenaran informasi tersebut. "Sejauh ini belum ada laporan resmi mengenai kasus penculikan seperti yang dimaksud, tapi saya sudah minta intelejen untuk memdalaminya," tandasnya. (sapos)

loading...

BACA JUGA

Senin, 19 November 2018 15:31

Murka Istri Mandi Bareng Sopir

SAMARINDA. Tuntas sudah jalinan cinta segitiga yang dilakoni Yosef Niron…

Minggu, 18 November 2018 15:47

Tikam Istri Lalu Tersenyum

SAMARINDA. Warga Jalan Jakarta, Gang H Oyon, Loa Bakung, Sungai…

Minggu, 18 November 2018 15:40

Mufakat Jahat Loloskan IUP Bermasalah

SAMARINDA. Selisi data Izin Usaha Pertambangan (IUP) batu bara yang…

Sabtu, 17 November 2018 20:04

Ketua Dewan Dijebloskan ke Rutan

SAMARINDA. Dilaporkan karena diduga melakukan penggelapan, Ketua DPRD Samarinda Alphad…

Sabtu, 17 November 2018 19:59

210 IUP Diduga Tak Terdata di Pusat

SAMARINDA. Carut marut pengelolaan aktivitas pertambangan batu bara di Kaltim…

Jumat, 16 November 2018 11:45

Curiga, KPK Sidak Batu Bara di Mahakam

SAMARINDA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun gunung guna menelusuri dugaan…

Jumat, 16 November 2018 11:41

Rumah Sepasang Lansia Terus Bergerak

SAMARINDA. Sebuah rumah di Jalan KS Tubun terpaksa dikosongkan. Pergerakan…

Kamis, 15 November 2018 14:25

ABG Kabel Telkom Dijarah

SAMARINDA. Apes. Itulah yang dialami MR. ABG ini tertangkap saat…

Rabu, 14 November 2018 12:44

Proses Cerai, Lapak Istri Dihambur

SAMARINDA. Hati-hati berhubungan dengan mantan. Apalagi mantan suami atau mantan…

Rabu, 14 November 2018 12:33

Pembunuhan Berencana untuk si Pecemburu

SAMARINDA. Zainal, pemuda 19 tahun yang menghabisi nyawa Edi Wijayansyah.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .