MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Kamis, 04 Oktober 2018 23:44
Diversi “Mental”, Proses Hukum Berlanjut

Perkara Preman Cilik yang Ngamuk dan Hendak Tikam Warga

DIPROSES. Kasus dugaan membawa sajam akhirnya membuat RS diamankan polisi dan prosesnya hukumnya berlanjut.

PROKAL.CO,
SAMARINDA. Meski masih di bawah umur, bukan berarti ulah RS (15) bisa diselesaikan secara diversi. Kasus yang menyebabkan RS diamankan anggota Polsek Samarinda Kota, tak bisa masuk proses diversi dan rupanya masih berlanjut. Alasannya ancaman hukumannya di atas 5 tahun, serta rupanya selain di wilayah hukum Polsek Samarinda Kota, RS juga diduga tersangkut laporan pidana lain di wilayah hukum Polsek Sungai Kunjang.
“Kami akan koordinasi dengan jajaran Polsek Sungai Kunjang. Sebab ada informasi di sana (Polsek Kunjang, Red) juga ada laporan terkait ulah tersangka (RS, Red). Kalau memang ada laporan ulah tersangka di sana, maka nanti tinggal koordinasi bagaimana penanganannya,” tutur Kapolsek Samarinda Kota AKP Nurkholis, didampingi Kanit Reskrim Ipda Purwanto.
Diungkapkan Purwanto, sesuai aturan dalam proses penyidikan perkara anak di bawah umur, maka ada perbedaan penanganan kasus dengan orang dewasa. Yakni waktu penyidikan lebih cepat. Hasil pemeriksaan sementara, memang diduga saat mengancam dan merusak jok motor warga, RS dalam pengaruh minuman keras (miras).
Telah diberitakan, memang dari segi usia masih di bawah umur. Namun nyalinya sekelas preman. Itulah RS. Bocah ingusan warga Kelurahan Karang Paci, Kecamatan Sungai Kunjang. Meski berperawakan kurus ceking, remaja ini doyan mabuk. Juga berbuat onar. Bocah ini juga membawa badik saat pesta miras bersama rekannya.
Alhasil, saat RS mabuk-mabukan di Jalan Otto Iskandardinata, Kelurahan Sidodamai, Kecamatan Samarinda Ilir, RS digelandang petugas kepolisian. Namun, bukan lantaran mabuk yang menyebabkan Rahmat ditangkap. Preman cilik ini mengancam warga yang tengah lewat di kawasan tersebut dengan menggunakan badik yang di genggamnya.
Meski tak melukai korban, tindakan itu membuat warga resah. Bahkan salah satu motor yang kebetulan berada di sekitar lokasi dirusak olehnya, Kamis (27/9).

loading...

BACA JUGA

Selasa, 16 Oktober 2018 23:26

Pasutri “Culik” Beras

SAMARINDA. Pasangan suami istri (Pasutri) yang membawa seorang balita laki-laki menggunakan mobil, berhenti…

Senin, 15 Oktober 2018 00:19

Maling Mendadak Mati Rasa

SAMARINDA. Hanya karena seorang wanita, Irawati selamat dari amukan warga. Ya, Irawati dipergoki warga…

Senin, 15 Oktober 2018 00:17

Dapat Rp 10 Juta, Terancam 12 Tahun

SAMARINDA. Irvan Fahrisal (19) dan Lutfi (36) bakal lama merasakan dinginnya sel tahanan. Kedua warga…

Jumat, 12 Oktober 2018 23:38

Lagi, Mafia Lapas Berulah

SAMARINDA. Mafia di lembaga pemasyarakatan (Lapas) yang berstatus nara pidana (Napi) tak kapok meski…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:40

Penagih Utang Tersangkut Narkoba

SAMARINDA. Pihak kepolisian hingga kini masih menunggu kondisi Iswandi (45) membaik yang bonyok dihajar…

Selasa, 09 Oktober 2018 00:12

Mau Panen, Jatuh dari Kapal

TANJUNG SELOR.  Seorang pembudidaya rumput laut bernama Ahmad (49), dikabarkan hilang saat sedang…

Rabu, 03 Oktober 2018 23:14

Perabotan Rumah Mewah Disita

SAMARINDA. Satu persatu isi perabotan di rumah mewah milik Rizal, warga Perumahan Villa Tamara di Jalan…

Rabu, 03 Oktober 2018 23:04

Preman Cilik Ngamuk

SAMARINDA. Umurnya baru menginjak 15 tahun. Namun nyalinya sekelas preman. Itulah RS. Bocah ingusan…

Selasa, 02 Oktober 2018 23:34

Terkepung Api, Panjat Tembok

SAMARINDA. Matahari belum menampakan sinarnya. Andre Agustinus, karyawan sekaligus penjaga bengkel motor…

Sabtu, 29 September 2018 22:30

Jual Motor, Diciduk Polisi

SAMARINDA. Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, pribahasa ini sangat melukiskan apa yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .