MANAGED BY:
RABU
20 FEBRUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Rabu, 03 Oktober 2018 22:56
Petugas dan PKL Adu Mulut

Satpol PP Tertibkan Lapak di Trotoar

PROKAL.CO, SAMARINDA. Satpol PP Kota Samarinda menertibkan PKL yang berjualan di sepanjang Jalan Cipto Mangunkusumo, Kecamatan Loa Janan Ilir, kemarin (2/10). Penertiban dilakukan karena hampir semua pedagang membuka lapaknya menggunakan bahu jalan dan trotoar.
Para pedagang yang tidak menyangka bakal didatangi petugas, sempat melayangkan protes dan tidak terima lapaknya dibongkar. Sempat terjadi adu mulut antara petugas dan pedagang. Namun petugas tetap bertindak tegas, karena sebelumnya sosialisasi kepada pedagang sudah dilakukan, agar tidak berjualan di sepanjang jalan tersebut.
Kasi Operasional dan Pengendalian Satpol PP Samarinda Boy Leonardus menuturkan, penertiban PKL ini dilakukan karena dianggap selalu menimbulkan kemacetan pada waktu-waktu tertentu. Apalagi saat ada pembeli, mereka terpaksa menggunakan pinggir jalan saat memarkirkan kendaraannya.
"Kami tertibkan karena mereka membangun kios dan lapaknya menggunakan bahu jalan dan trotoar. Padahal itu sama sekali tidak bisa digunakan untuk menjual. Karena diperuntukkan bagi pejalan kaki. Kondisi itu juga membuat kemacetan, karena pembeli terpaksa memarkir kendaraannya di pinggir jalan,” ujar Boy.
Boy menambahkan, penggunaan bahu jalan dan trotoar untuk berjualan dianggap melanggar PKL adalah Perda No. 19 tahun 2001, tentang Pengaturan dan Pembinaan Pedagang Kaki Lima. Dimana PKL tidak diizinkan berjualan di badan jalan, di atas parit ataupun fasilitas umum lainnya.
Dalam perda disebutkan, bagi pemilik kios dan lapak yang melanggar aturan dan mendirikan bangunan di atas trotoar dan bahu jalan, akan dituntut 3 bulan kurungan penjara dan denda hingga Rp 50 juta.
“Penertiban dilakukan dengan melibatkan aparat gabungan baik dari Satpol PP, TNI dan Polri. Yang kami lakukan adalah wujud daripada tugas dan tanggung jawab kami terhadap penegakan perda, serta tindak lanjut dari laporan masyarakat atas kondisi macet dan kumuh yang terjadi dikawasan tersebut,” jelasnya.  
Kasi PunyiLk dan Penyelidikan Zulfikar meahkan, terdapat 18 pedagang yang membuka lapak. Pembongkaran dilakukan para pedagang dan dibantu Satpol PP. “Setelah ditertibkan kami akan lakukan pemantauan. Jika kembali ditemukan ada aktivitas di tempat tersebut, kami akan kembali tertibkan,” tegas Zulfikar.
Diakuinya, penertiban yang kali ini bukanlah yang pertama kali dilakukan, sebelumnya pihak Satpol PP pernah melakukan pembongkaran di lokasi yang sama.
“Kami akan berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), hal ini kami lakukan untuk mengetahui sejauh mana PKL yang ada saat ini dan bagaimana aktivitas keberadaan para PKL di sepanjang jalan yang sudah kita tertibkan berulang kali tersebut bisa kembali beroprasi,” pungkasnya.

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:38

Membernya Ribuan, Gelar Resepsi di The Concept

<p>Dulu, olahraga lintas alam atau sering disebut hash atau on-on tak banyak yang mengetahui apalagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*