MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Sabtu, 29 September 2018 22:30
Jual Motor, Diciduk Polisi

Dibeli dari Pencuri, Dijual di Medsos

BERNASIB SIAL. Akibat menjual motor Yamaha Vixion di medsos, Soleh Apandi dibekuk Unit Reskrim Polsek Samarinda Seberang.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, pribahasa ini sangat melukiskan apa yang dialami Soleh Apandi. Niatnya menjual sepeda motor malah membuatnya berususan dengan Unit Reskrim Polsek Samarinda Seberang. Bukan karena narkoba atau hutang piutang, melainkan akibat menjual motor curian Yahama Vixion dengan nopol KT 6519 NO di media sosial (Medsos).

Pria 37 tahun itu tak menyangka motor yang dijualnya dengan harga murah yakni Rp 3,5 juta itu menarik minat polisi untuk menangkapnya. Motor itu merupakan hasil curian yang raib di Jalan Pangeran Bendahara, RT 7, Kelurahan Masjid, Kecamatan Samarinda Seberang, Sabtu (14/9) lalu.

Meski menjual namun warga Rapak Dalam, Kecamatan Loa Janan Ilir itu menolak disebut sebagai pelaku curanmor. Ia berdalih hanya membeli motor itu dari seseorang yang kini masih didalami polisi. Apandi membeli motor itu dengan harga murah. Ia mengaku hanya mencari untung sebesar Rp 500 ribu dari hasil menjualnya.

Polisi yang sudah mencurigai motor itu hasil curian lantas berpura-pura sebagai pembeli. Saat transaksi dilakukan di wilayah Samarinda Seberang, polisi pun langsung menciduknya. "Pemilik motor yakni Agustan. Ketika itu motor diparkir di teras rumah, tapi ketika korban (Agustan, Red) hendak menggunakan motor itu ternyata sudah hilang," beber Kapolsek Samarinda Seberang, Kompol Fatich Nurhadi, melalui Kanit Reskrim, Iptu Dedi Setiawan.

Ketika diparkir motor itu dalam keadaan terkunci setang. Polisi masih memburu pelaku curanmor sesuai yang dikatan Apandi untuk mengetahui bagaimana cara pelaku mencuri motor tersebut. "Kami masih melakukan pendalaman penyidikan untuk memastikan apakah benar tersangka yang sudah kami tangkap itu (Apandi, Red) adalah hanya penadah atau memang pelaku utamanya," pungkasnya.

loading...

BACA JUGA

Selasa, 16 Oktober 2018 23:26

Pasutri “Culik” Beras

SAMARINDA. Pasangan suami istri (Pasutri) yang membawa seorang balita laki-laki menggunakan mobil, berhenti…

Senin, 15 Oktober 2018 00:19

Maling Mendadak Mati Rasa

SAMARINDA. Hanya karena seorang wanita, Irawati selamat dari amukan warga. Ya, Irawati dipergoki warga…

Senin, 15 Oktober 2018 00:17

Dapat Rp 10 Juta, Terancam 12 Tahun

SAMARINDA. Irvan Fahrisal (19) dan Lutfi (36) bakal lama merasakan dinginnya sel tahanan. Kedua warga…

Jumat, 12 Oktober 2018 23:38

Lagi, Mafia Lapas Berulah

SAMARINDA. Mafia di lembaga pemasyarakatan (Lapas) yang berstatus nara pidana (Napi) tak kapok meski…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:40

Penagih Utang Tersangkut Narkoba

SAMARINDA. Pihak kepolisian hingga kini masih menunggu kondisi Iswandi (45) membaik yang bonyok dihajar…

Selasa, 09 Oktober 2018 00:12

Mau Panen, Jatuh dari Kapal

TANJUNG SELOR.  Seorang pembudidaya rumput laut bernama Ahmad (49), dikabarkan hilang saat sedang…

Kamis, 04 Oktober 2018 23:44

Diversi “Mental”, Proses Hukum Berlanjut

SAMARINDA. Meski masih di bawah umur, bukan berarti ulah RS (15) bisa diselesaikan secara diversi. Kasus…

Rabu, 03 Oktober 2018 23:14

Perabotan Rumah Mewah Disita

SAMARINDA. Satu persatu isi perabotan di rumah mewah milik Rizal, warga Perumahan Villa Tamara di Jalan…

Rabu, 03 Oktober 2018 23:04

Preman Cilik Ngamuk

SAMARINDA. Umurnya baru menginjak 15 tahun. Namun nyalinya sekelas preman. Itulah RS. Bocah ingusan…

Selasa, 02 Oktober 2018 23:34

Terkepung Api, Panjat Tembok

SAMARINDA. Matahari belum menampakan sinarnya. Andre Agustinus, karyawan sekaligus penjaga bengkel motor…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .