MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Sabtu, 29 September 2018 22:28
Gara-Gara Ini, Caleg Terancam Denda dan Penjara

Pohon Dipaku untuk APK, Wali Kota Berang

LANGGAR PERDA. Tidak hanya merusak lingkungan, memasang APK di pohon adalah bentuk pelanggaran Perda.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Memasuki masa kampanye, para peserta pemilu mulai gencar mensosialisasikan diri ke masyarakat. Tak jarang dari mereka menempel atau memaku baliho, stiker atau poster di pohon atau fasilitas umum. Umumnya hal itu dilakukan agar dilihat khalayak ramai.

Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang dibuat berang. Banyak fasilitas umum, pohon-pohon bertebaran iklan kampanye calon legislatif. Tindakan itu selain melanggar PKPU 28/2018 tentang perubahan atas PKPU 23/2017 tentang kampanye pemilu, tindakan tersebut juga melanggar Perda Samarinda nomor 19/2013 tentang Penghijauan.

Dalam perda disebutkan sebagaimana pasal 12, setiap orang dilarang memasang dan menempel, spanduk, poster, baliho dan jenis periklanan lainnya pada tanaman penghijauan atau pohon pelindung lokasi taman dan median jalan dalam wilayah Kota Samarinda. Orang juga dilarang menebang pohon pelindung dan tanaman penghijauan tanpa mendapat izin dari dinas terkait.

Jika ketentuan tersebut dilanggar, maka akan diberi sanksi sebagaimana disebutkan pada pasal 18. Bagi yang melanggar maka akan diselidiki oleh pejabat penyidik umum atau PPNS. Mereka menyidik setiap indikasi tindak pidana kejahatan terhadap tanaman kota. Jika terbukti bersalah, maka ada sanksi hukum yakni denda Rp 50 juta dan penjara selama 6 bulan.

Kepala Bidang Pertamanan dan Pemakaman, Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Samarinda, Erminawaty mengatakan pihaknya akan bertindak tegas bagi calon legislatif yang memanfaatkan taman kota atau pohon untuk media kampanye. “Pemkot akan bertindak lebih tegas kepada mereka yang secara sengaja menempelkan baliho kampanye di pohon. Pelaku akan didenda Rp 50 juta dan penjara enam bulan,” katanya belum lama ini.

Untuk penertiban, kata dia pihkanya akan berkoordinasi dengan Satpol PP, Panwas dan Bawaslu untuk melakukan penindakan jika ada kampanye yang menyalahi aturan main. Dirinya juga mengimbau agar para caleg bisa menahan diri. Karena, selain melanggar aturan, memasang APK di tempat yang tidak semestinya pun akan merusak estetika kota. 

Sebelumnya, Syaharie Jaang mengaku kecewa melihat stiker peserta pemilihan umum 2019 alias alat peraga kampanye (APK) yang menempel di salah satu halte. "Memang sekarang sudah saatnya para caleg baik DPR RI, DPRD provinsi dan DPRD kota termasuk DPD juga capres melakukan kampanye. Sudah resmi, sah, tapi saya mohon supaya pada tempatnya," ungkap Jaang.

Menurutnya, APK supaya tidak mengotori fasilitas umum dan merusak keindahan, apalagi sampai tidak ramah lingkungan. "Jangan menempel di median jalan, halte, sekolah, rumah ibadah dan fasilitas umum lainnya, apalagi sampai memaku di pohon," tegasnya.
Memang menurutnya ada Satpol PP bersama Panwas yang melakukan penertiban terhadap algaka yang tidak sesuai ketentuan.
"Tapi jangan kita habiskan energi mereka (Satpol PP) untuk penertiban itu. Masih banyak yang bisa dilakukan, daripada membersihkan algaka yang si caleg nya tidak cinta kebersihan dan keindahan," tegasnya.

Jaang mengajak kepada semua peserta Pemilu yang akan berjuang di pesta demokrasi 2019 secara serentak itu, agar tertib dalam memasang algaka. Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Tahrir berharap Pemkot Samarinda harus tegas atas tindakan tersebut. Menurut Tahrir, lemahnya pengawasan terhadap pelaksanaan perda berujung padat manajemen kerja yang tidak baik. “Perlu diimbau dan ditindak tegas,” kata Tahrir.

loading...

BACA JUGA

Selasa, 16 Oktober 2018 23:23

Pemkot Cicil Utang ke Rumah Sakit

SAMARINDA. Utang Pemkot Samarinda terhadap sejumlah rumah sakit ternyata cukup besar. Totalnya mencapai…

Senin, 15 Oktober 2018 22:37

Dilema Tata Ruang dan Izin Tambang

SAMARINDA. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda sering jadi sasaran evaluasi Kementerian…

Senin, 15 Oktober 2018 00:34

Konser Amal dan Jalan Sehat Galang Dana Rp 117 Juta

SAMARINDA. Konser Amal dan Jalan Sehat “Bantu Palu dan Donggala” kerja sama Tim Samarinda…

Senin, 15 Oktober 2018 00:20

Lokasi Tes CPNS Belum Terverifikasi

SAMARINDA. Jelang penutupan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hingga kini Badan Kepegawaian Pendidikan…

Jumat, 12 Oktober 2018 23:39

Klaim Dinas PU, Jembatan Mahakam IV Sudah 80 Persen

SAMARINDA. Di tengah cibiran dari Karang Paci –sebutan DPRD Kaltim-, Pemprov Kaltim tetap optimistis…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:59

Samarinda Komitmen, Dijawab dengan MPP

PALANGKA RAYA. Sebanyak 9 wali kota di regional Kalimantan berkumpul di Palangka Raya dalam Rapat Kerja…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:58

Sumbang Rp 25 Juta untuk Korban Palu

SAMARINDA. Sekretaris Kota (Sekkot) Samarida, Sugeng Chairuddin memberikan apresiasi khusus kepada seluruh…

Kamis, 11 Oktober 2018 00:21

Tauladan si Penggagas Inovasi

SOSOKNYA sudah sangat familiar di jajaran Pemerintah Kota Samarinda. Dikenal luwes. Mudah bergaul. Gemar…

Selasa, 09 Oktober 2018 00:13

Perbaikan Runway Capai 98 Persen

SAMARINDA. Persiapan demi persiapan terus dilakukan Pemprov Kaltim untuk menyambut kedatangan Presiden…

Jumat, 05 Oktober 2018 00:43
Hari Pertama Hadi Mulyadi Ngantor di Gubernuran

Ingatkan ASN untuk Melayani, Bukan Dilayani

KAMIS  (4/10) kemarin adalah hari pertama Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim terpilih, Isran Noor…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .