MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Rabu, 26 September 2018 23:43
Ganja 1 Kg Milik Mahasiswa Dimusnakan
dibakar. Petugas membakar ganja seberat 1 kg yang diamankan beberapa bulan lalu.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Pupus sudah harapan Ahmad Hidayat (23) warga Jalan Gerilya, Gang Sepakat, Kecamatan Sungai Pinang, untuk bisa menyandang gelar sarjana. Mahasiswa jurusan Desain Interior angkatan 2013 di salah satu perguruan tinggi di Surabaya ini harus berurusan dengan aparat penegak hukum, lantaran kedapatan memiliki ganja seberat 1 kg.

Tak hanya Ahmad, salah seorang tersangka lain bernama Pedian Mahmud (30) turut diamankan petugas Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Samarinda pada 26 Juli lalu. Diamankan karena menjadi pemilik sekaligus pengedar ganja.

Ditemui usai pemusnahan barang bukti narkoba di Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Samarinda, kemarin (25/9), Ahmad dan Pedian terlihat santai saat menjalani proses pemusnahan. Kedunya menyaksikan bagaimana ganja hasil kejahatan mereka dimusnahkan dengan cara dibakar oleh petugas.

Ahmad menjelaskan, mimpinya menyandang gelar Sarjana Strata 1, dengan titel sarjana seni pun pupus setelah dirinya dikeluarkan alias drop out (DO) oleh kampusnya, usai kabar tertangkapnya dia sampai hingga ke kampusnya.
"September ini harusnya saya siapkan buat tugas akhir. Tapi sudah di-DO sama kampus karena kasus ini," kata Ahmad

Nantinya, dalam pembuatan tugas akhir itu, setiap mahasiswa harus membuat pameran seni sebagai syarat menyelesaikan tugas akhir.
"Buat pameran individu, nanti pameran itu untuk orang umum. Tapi mau bagaimana lagi, terlanjur tertangkap duluan," ungkapnya.
"Mahasiswa banyak yang makai. Kampus di Samarinda juga ada," tambahnya.

Sementara itu, Kepala BNNK Samarinda, AKBP Siti Zaekhomsyah melalui Kasi Berantas Kompol Risnoto menjelaskan, pemusnahan barang bukti itu berasal dari dua laporan pengungkapan kasus yang dilakukan pihaknya. Ganja seberat 1 kg lebih dimusnahakan dengan dua cara. Yakni diblender dan dibakar.

"Barang bukti yang dimusnahkan kali ini berasal dari dua kasus yang berbeda. Satu mendapat narkoba dari Palembang. Satunya dari Medan," ucapnya, Selasa (25/9).

Diberitakan sebelumnya, BNNK Samarinda berhasil mengungkap peredaran narkoba jenis ganja. Pengungkapan dilakukan pada 26 Juli 2017 di Jalan MT Haryono, di salah satu distro.

Jadi, selain menjual pakaian di distro tersebut juga menjual ganja. Bahkan menyediakan tempat untuk menggunakan ganja. Pelaku diamankan yakni Pedian Mahmud (30), pemilik serta yang menjual ganja tersebut.

Lalu, pengungkapan selanjutnya dilakukan pada 2 Agustus di salah satu perusahaan jasa ekspedisi di jalan AW Sjahranie.
Ahmad Hidayat (23) pun tidak berkutik saat petugas mengamankannya, sesaat setelah paket ganja seberat 1 kg itu diambilnya. Paket ganja yang datang dari Palembang, itu dikemas di dalam kotak sepatu. Seolah olah paket tersebut berisi sepatu. (sapos)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:15

Parit Baru 800 Meter di Bayur

<p>SAMARINDA. Jalan Padat Karya kawasan Bayur kini memiliki parit baru. Saat ini pembuatan parit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*