MANAGED BY:
RABU
20 FEBRUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

GAYA

Minggu, 23 September 2018 01:07
Berani Beda

Yopie Yulianmara

PROKAL.CO, "Menjadi yang terbaik untuk sesuatu yang baik, walaupun harus terjebak dalam kegelapan."
Instagram @yopiephoto

Pasang surut dunia fotografi silih berganti seiring berjalannya waktu. Yopie Yulianmara memilih untuk bertahan. Apapun situasinya. Pria kelahiran Kota Tepian tersebut menekuni bidang seni menghasilkan gambar ini sejak 2012. Yopie terus mengembangkan hobinya hingga menjadi penghasilan yang menjanjikan dengan jasa foto.

Awalnya Yopie tertarik saat melihat hasil foto yang dijepret oleh keluarga maupun teman-temannya. Tahap demi tahap, Yopie mempelajari fotografi dari peralatan yang paling sederhana. “Mulai dari kamera handphone, poket, pro summer sampai sekarang gunakan DSLR. Semua sudah pernah saya coba,” ujar Opie, sapaan akrabnya.

Semangat untuk terus berkembang yang membuatnya bertahan. Rasa keingintahuan tinggi untuk menghasilkan gambar berkualitas. Tidak hanya dilihat secara kasat mata. Hal ini sering ia terapkan setelah melihat hasil foto dari keluarga dan kerabatnya.
“Saya memang suka kepo (ingin tahu), apalagi melihat spot gambar yang bagus namun saat diambil dari orang lain ternyata biasa saja. Setelah itu saya datangi langsung, ternyata banyak spot yang menarik meskipun kasat mata terlihat biasa aja,” terang Opie.
Opie membeberkan bahwa kemampuannya dalam fotografi selama ini ia dapat secara otodidak. Menurutnya saat ini untuk belajar bisa diperoleh dari banyaknya referensi yang bisa diambil dari media apapun.

“Biasanya saya baca majalah, media massa atau media sosial. Sekarang sudah banyak sekali referensi. Jadi bisa belajar sendiri asal konsisten,” terangnya. Fotografer satu ini tergolong berbeda dengan kebanyakan pecinta foto lainnya. Ya, Opie mengaku tidak ingin menggunakan filter atau editan apapun dari hasil tangkapan gambarnya. Sebab menurutnya, kepiawaian fotografer terletak pada hasil foto yang tertangkap murni dari kamera.

“Yang terpenting dari pengambilan foto itu kan ada segitiga emas, pertama shutter speed, diafragma dan ISO. Selain itu pengaturan kamera biasanya saya lebih sering manual daripada pengaturan auto, karena lebih mudah memainkan kamera dengan pengaturan yang kita kehendaki,” urainya.

Sedangkan untuk hasil yang maksimal lanjutnya, perlu kelihaian untuk mengatur bayangan dan cahaya. “Seperti mengambil gambar siluet. Contohnya foto seorang wanita menggenggam matahari, jadi bagaimana gambar itu menceritakan cahaya matahari masuk dari sela pohon lalu pecah dan ditangkap dengan tangan manusia, tanpa flash. Itu sudah menarik, kalau diedit berlebihan justru merusak hasil foto aslinya yang sudah bagus,” demikian tutur Opie.

loading...

BACA JUGA

Jumat, 16 Oktober 2015 14:35

Residivis Diciduk Polisi Lagi

<p>BONTANG. Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Bontang kembali mengamankan seorang residivis bernama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*