MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Rabu, 19 September 2018 10:38
Bunuh Majikan saat Dibuatkan Makanan

Ingin Kuasai Harta Bos, Bapak-Anak Bantai Pasutri

DAPAT “KADO”: Unang dan Indra yang kakinya terdapat luka tembakan, sementara video yang viral beredar belum ada timah panas yang bersarang di betis keduanya.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN. Aksi penangkapan otak pelaku pembunuhan terhadap pasangan suami-istri, Wanto (45) dan istrinya Sunarsih (42), berlangsung seru layaknya film action. Pelaku Unang Sudrajat (49) dan anaknya Indra Putra Pratama (23). Keduanya melawan ketika hendak diamankan petugas gabungan dari Polres Balikpapan dan Polda Kaltim.

Unang mendapat hadiah dua timah panas di betisnya. Sementara sang anak satu tembakan di kaki. Seorang lainnya berinisial AN alias MM (17). Usianya di bawah umur. Bekerja membantu Unang di bengkel.

Timah panas petugas terpaksa dibenamkan di dua betis Unang pada operasi penggerebekan, Senin (17/9) malam. Sebab, saat diamankan di tempat persembunyian di kawasan Desa Karya Jaya, Kecamatan Samboja, Kukar, Unang justru melawan petugas. Tiga tembakan peringatan sudah diletuskan ke udara. Bukannya menyerah, Unang malah melarikan diri. Senjata api jenis genggam Revolver 38 milik seorang petugas langsung membidik betis kanan Unang.

Di lokasi yang sama, petugas yang lain juga tengah berjibaku mengamankan Indra yang tak lain anak kandung Unang. Indra juga melawan. “Kami terpaksa lakukan tindakan tegas, karena dua tersangka melawan saat dilakukan penangkapan,” tegas Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta, kemarin (18/9).

Setelah itu, dilanjutkan memburu seorang tersangka MM. Rupanya dia bersembunyi di kawasan Manggar Sari, Balikpapan Timur. Petugas yang mengendus tempat persembunyian MM langsung menciduknya. Wiwin menjelaskan, motif pembunuhan tersebut lantaran Unang ingin menguasai harta korban. Korban merupakan pemilik bengkel duco. Di bengkel itu, para pelaku sering mendapatkan orderan pekerjaan untuk memperbaiki mobil konsumen korban.

“Pelaku adalah karyawan korban. Tapi ingin menguasai harta milik korban. Rencananya akan dijual untuk menutupi utang-utang judi online,” beber Wiwin. Tindakan pelaku sudah direncanakan matang. Sehari sebelum kejadian sudah berencana menghabisi nyawa korban pada malam hari, sekira pukul 19.00 Wita, Minggu (16/9).

“Namun, tidak jadi. Kemudian dilakukan keesokan harinya pada hari Senin (17/9) sekira pukul 10.00 Wita. Tiga pelaku ini menyewa taksi online menuju ke rumah korban. Sesampainya di rumah korban yang juga dijadikan bengkel, kemudian pelaku mengeksekusi korban. Dengan cara menjerat leher korban di dalam mobil konsumen,” katanya.

Indra dan MM sebagai algojo menghabisi nyawa Wanto. Caranya dengan menjerat menggunakan tali nilon biru saat korban berada di jok kemudi. Wanto sudah tewas. Namun istri tak tahu. Dengan polosnya, Winarsih, istri Wanto memanggil para pelaku untuk makan siang. Saat di dapur itulah Winarsih juga dibunuh dengan cara dijerat Setelah tidak bernyawa, kemudian jasad Winarsih dibawa ke kamar. Lantas diletakkan di atas kasur dan ditutupi bantal. Setelah menghabisi nyawa kedua korban, pelaku menguras harta benda seperti handphone, laptop, uang tunai Rp 1.150.000, dan sebuah mobil Toyota Fortuner warna silver KT 1295 AY.

“Setelah itu mereka ke daerah Pasar Baru, menawarkan mobil Fortuner ini kepada seseorang di sana. Dan sepakat mobil itu dijual Rp 50 juta, yang rencana transaksinya pada sore harinya,” imbuh dia. Setelah para pelaku tertangkap, kemudian dilakukan pencarian barang bukti tali nilon yang digunakan pelaku untuk membunuh. “Ditemukan di selokan kontrakan tersangka,” ujarnya.
Raut wajah tampak tidak ada rasa penyesalan dari sang otak pelaku, Unang yang telah membunuh rekannya sendiri. “Ya, saya yang merencanakan. Rencananya Minggu, tapi enggak jadi. Habis itu Senin pas dia ngomel-ngomel juga. Dia bilang ke kami lambat kerjanya,” cetusnya.

Pada saat dianggap waktu tepat, Unang langsung memerintahkan anaknya Indra bersama MM untuk mengeksekusi korban. “Saya bilang sisit. Pertama Pak Wanto, baru istrinya disisit pakai tali. Saya refleks aja nyisit ibu,” akunya tanpa beban. Dia juga membeberkan secara terang bagaimana ketika Sunarsih yang sedang mempersiapkan makanan dan minuman di dapur, kemudian dijerat lehernya. “Pada saat buat teh disisitnya (dijerat dengan cepat, Red),” cetus dia. Kini, para tersangka diamankan di sel Mapolres Balikpapan dan dijerat pasal 340 KUHP Subsider 338 KUHP, dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup. (sapos)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 16 Oktober 2018 23:28

DBD Renggut Nyawa Anak di Palaran

SAMARINDA. Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali merenggang nyawa. Hal ini dilaporkan oleh satu…

Senin, 15 Oktober 2018 22:48

Habib Umar Diisukan Diciduk Densus

SAMARINDA. Isu tak sedap menerpa kedatangan Guru Mulia Al'Alimul' Allaamah Al Arif Billah, Al Habib…

Senin, 15 Oktober 2018 22:39

"Gempa" di Loa Janan

SAMARINDA. Gempa 7,4 skala richter di Sulawesi Tengah (Sulteng) beberapa waktu lalu, seolah kembali…

Senin, 15 Oktober 2018 00:16

Isran “Haramkan” Antrean Panjang di SPBU

SAMARINDA. Belum sebulan pasca dilantik sebagai Gubernur Kaltim, Isran Noor mulai mereview kembali janji-janji…

Jumat, 12 Oktober 2018 23:37

Penculik Anak Berkeliaran, Warga Samarinda Resah

SAMARINDA. Kabar penculikan anak di luar Samarinda membuat orangtua khususnya ibu rumah tangga (IRT)…

Jumat, 12 Oktober 2018 23:35

Jaga Salat, Niscaya Musibah Diangkat

Kedatangan ulama besar asal Tarim, Hadramaut, Habib Umar Bin Hafidz di Samarinda menjadi magnet. Bak…

Selasa, 09 Oktober 2018 00:09

Tak Tahan Tanah Terus Tergerak-gerak

Gempa dan tsunami yang terjadi di Kota Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) masih menyimpan…

Kamis, 04 Oktober 2018 23:47

Wanita Hamil Nyaris Dibakar

SAMARINDA. Usman tergolong pria yang sangat sadis. Dihadapan anak-anaknya, pria paruh baya itu nyaris…

Kamis, 04 Oktober 2018 23:46

Berkat Batang Kayu, Berebut Keluar Kota Palu

TAK ada yang menyangka jika Kota Palu akan luluh lantak akibat gempa dan tsunami.  Termasuk belasan…

Rabu, 03 Oktober 2018 23:16

“Banjir” Solar, Tulang Lutut Retak

SAMARINDA. Satu persatu pengendara motor berjatuhan ketika melintas di Jalan Cendana, tak jauh dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .