MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Sabtu, 15 September 2018 22:50
Mahasiswa Kuasai Gedung Dewan

Gelar Sidang Rakyat Minta Jokowi-JK Turun

AMBIL ALIH GEDUNG. Mahasiswa berorasi di dalam Gedung E DPRD Kaltim, kemarin (14/9). Mahasiswa menuntut presiden dan wakilnya mundur karena rupiah melemah.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Rupiah yang kian melemah direspons mahasiswa Samarinda dari lintas perguruan tinggi dengan aksi unjuk rasa. Kali ini dilakukan dengan cukup ekstrem. Seperti terinspirasi dengan aksi reformasi 1998, mahasiswa mengepung gedung DPRD Kaltim dan menggelar sidang rakyat di dalamnya. Mahasiswa pun berhasil menduduki gedung utama yang biasanya dipakai untuk sidang Paripurna DPRD Kaltim, Jumat (14/9). Tuntutan mereka meminta Jokowi-JK mundur.

Ratusan mahasiswa yang menamakan diri mereka Aliansi Garda Kaltim merupakan gabungan beberapa organisasi di kampus masing-masing. Awalnya mereka dihadang di gerbang utama DPRD Kaltim. Namun lobi-lobi yang dilakukan mahasiswa berhasil membawa mereka masuk hingga gedung E atau gedung paling belakang kantor dewan. Mereka meminta bertemu dengan wakil rakyat Kaltim.

Sialnya, tak seorang pun anggota dewan berkantor kemarin padahal masih hari aktif dan jam kerja. Hal itu membuat kesal mahasiswa karena aspirasi yang ingin mereka sampaikan tak ada yang menerima. Akhirnya demonstran ini memilih menduduki gedung utama DPRD Kaltim.

Para mahasiswa ini memenuhi seluruh kursi yang biasa diduduki anggota DPRD Kaltim ketika bersidang. Layaknya anggota dewan, mahasiswa lalu menggelar "sidang rakyat" dengan agenda mencabut mandat presiden dan wakil presiden. Mahasiswa menilai Jokowi-JK gagal dalam mengelola negara sehingga mahasiswa ini pun meminta kedua pemimpin negara ini menanggalkan kekuasannya.

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Mulawarman (Unmul) Rizaldo menjelaskan, mereka harusnya bertemu dengan anggota dewan agar aspirasi mereka tersalurkan. Namun para mahasiswa ini kecewa karena wakil yang mereka cari tak di tempat. Rizaldo mengaku ingin menyampaikan tuntutan mereka.

"Ada tiga tuntutan yang ingin kawan-kawan sampaikan. Pertama, kami menuntut pemerintah harus mendorong lebih banyak sumber pembiayaan investor lokal demi menekan pembiaayaan dari eksternal. Kedua pemerintah harus berupaya mempermudah akses peminjaman usaha dengan menjaga suku bunga kredit yang rendah. Ketiga kami mengajak masyarakat tidak menukarkan rupiah ke dolar dan memperbanyak transaksi dengan rupiah hingga ekonomi membaik," tegas Rizaldo.

Menanggapi aksi mahasiswa yang menduduki kantor dewan, Anggota DPRD Kaltim Baharuddin Demmu tak menyoal itu. Dia bahkan mendukung mahasiswa yang masih memiliki sikap kritis dengan setiap kebijakan pemerintah. Sebagai mahasiswa kata Baharuddin Demmu, sikap kritis itu baik untuk perbaikan bangsa.  "Semua pemimpin juga harus diingatkan, termasuk teman-teman di dewan, pemerintah provinsi maupun pusat. Apa yang disuarakan mahasiswa memang apa yang dirasakan rakyat saat ini, mereka menjerit. Kalau kita tanya rakyat, memang rata-rata harga pada naik. Jadi secara pribadi saya jujur mendukung gerakan kritis dalam rangka mengingatkan para pelayan rakyat itu," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dewan (Sekwan) Muhammad Ramadhan mengatakan saat aksi mahasiswa berlangsung di DPRD Kaltim memang tidak ada anggota dewan. Para wakil rakyat itu disebutnya sedang menggelar kunjungan kerja ke luar daerah, yakni ke Jogja dan DKI Jakarta. "Kalau ada pemberitahuan mau ada demo pasti saya akan koordinasi dengan pimpinan dewan agar ada yang menemui mereka. Tapi ini sampai kemarin (Kamis), tidak ada informasi sama sekali. Apalagi ini anggota dewan sedang dinas luar semua," jelas Ramadhan.

loading...

BACA JUGA

Kamis, 29 November 2018 17:24

Uang Miliaran Dihabiskan buat Foya-foya

SAMARINDA. Dapatnya mudah, habisnya pun cepat. Seakan tanpa beban, seorang…

Rabu, 28 November 2018 14:14

Pakai Sabu Sebelum “Layani” Tamu

TENGGARONG. Polres Kutai Kartanegara (Kukar) beserta jajarannya tak pernah lelah…

Selasa, 27 November 2018 16:08

Kakek Gantung Diri di Sarang Walet Menantu

TENGGARONG. Minggu (25/11) pagi, warga RT 05, Desa Mekar Jaya,…

Sabtu, 24 November 2018 15:10

Ibu-ibu Nekat Edarkan Sabu

TENGGARONG. Peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) belakangan…

Jumat, 23 November 2018 16:05

Teman Lolos, Maling Diringkus

SAMARINDA. Rahmat Rifai (29) tak menyangka jika pencurian kabel milik…

Kamis, 22 November 2018 14:13

Pacaran, Kepergok Berduaan di Kamar Kos

SAMARINDA. Penyalahgunaan rumah kos diantisipasi oleh anggota Forum Kemitraan Polisi…

Rabu, 21 November 2018 15:01

Bukan Rudal, Ternyata Mortir

SANGATTA. Sempat disangka rudal yang ditemukan warga di Kanal 3,…

Selasa, 20 November 2018 14:10

Dijadikan Penghuni Jeruji Besi

SAMARINDA. Meski Juanda (39) membantah tudingan terlibat dalam dugaan kasus…

Senin, 19 November 2018 15:39

Belum Ada Korban Lain

SAMARINDA. Penyidik Polsek Sungai Pinang masih melakukan pemeriksaan terhadap TE…

Minggu, 18 November 2018 15:51

Curi Sparepart untuk Bayar Utang

SAMARINDA. Bisnis jual beli memang tidak dilarang. Namun jika barang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .