MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Sabtu, 15 September 2018 22:47
Kompor Meleduk, Warga Berhamburan

Bangsalan Terbakar, 6 KK Mengungsi

AYO DORONG! Warga beramai-ramai mendorong pikap yang diparkir berdekatan dengan rumah yang terbakar di Jalan Perum Idaman, Sambutan, kemarin (14/9).

PROKAL.CO, SAMARINDA. Suara sirine meraung-raung di seputaran Jalan Perum Idaman, Pelita 7, Kelurahan Sambutan, Kecamatan Sambutan, Jumat (14/9) sekitar pukul 08.30 Wita. Warga yang beberapa hari ini terbiasa dengan suara tanda darurat tersebut mengira petugas menuju salah satu lahan yang terbakar.

Namun perkiraan itu meleset. Selang beberapa waktu warga akhirnya menyadari suara sirine pemadam justru menuju deretan bangunan rumah yang berjajar di pintu masuk perumahan yang terbakar, tepatnya di lingkungan RT 30. “Saya pikir suara sirine menuju lahan yang terbekar, ternyata rumah yang berjajar itu,” kata Firman (34) warga.

Saat petugas datang, api sudah berkobar di bangunan bangsalan 6 pintu tersebut. Kondisi bangunan yang terbuat dari kayu, membuat api dengan cepat membesar. Tak hanya itu, kencangnya tiupan angin membuat api dengan mudah merambat dari satu pintu ke pintu lainnya. Tak banyak harta benda yang bisa diselamatkan saat kejadian. Pasalnya, sebagaian besar penguhuni rumah tidak berada di kediamannya. Kondisi ini menambah kepanikan. Sebuah mobil pikap yang saat kejadian berada tak jauh dari api yang berkobar membuat warga panik. Dan dengan beramai-ramai warga mendorong pikap tersebut agar tidak terbakar.

Ketua Rt 30, Sidik mengatakan, kejadian kebakaran yang melanda wilayahnya sungguh tidak terduga. Ia juga ikut kaget jika yang terbakar adalah rumah warga. "Beberapa hari ini kami selalu mendapat kabar kebakaran lahan, lah ini ternyata kebakaran rumah, warga sempat kaget juga," ucap Sidik. Minimnya titik air, membuat sejumlah peralatan, utamanya mesin portable yang dibawa sejumlah relawan seakan tak berfungsi. Hanya beberapa mesin yang bisa digunakan, sehingga secara keseluruhan penyemprotan dilakukan 5 unit tangki pemadam yang datang.

Usai berjibaku selama 1,5 jam, api akhirnya berhasil dipadamkan. Akibat kebakaran ini, seluruh bangunan rumah bangsal 6 pintu tersebut habis terbakar. Kondisi ini membuat puluhan warga kehilangan tempat tinggal dan mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Tak hanya permukiman yang terbakar. Lahan kosong yang ditumbuhi rumput kering di belakang bangunan pun ikut terbakar. Beruntung petugas mengetahui hal itu sehingga kebakaran lahan tidak terjadi.

“Kendala utama kita dalam penyemprotan adalah titik air. Hampir semua sumber air di sini mongering akibat musim kemarau. Kami pun hampir saja kecolongan dan mengira ini kebakaran lahan. Ternyata permukiman,” ucap Nusa, Relawan Sungai Kapih. Plh Lurah Sambutan, Sutrisno saat dikonfirmasi mengatakan, api pertama kali berkobar di salah satu bangsal yang merupakan warung makan. Saat terjadi kebakaran, warung tengah kosong, dan pemilik warung lupa mematikan kompor. "Dugaan sementara karena kompor yang meleduk, dan dari data sementara akibat musibah ini terdapat 23 jiwa dari 6 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dan mengungsi ke beberapa rumah warga sekitar." kata Sutrisno.

loading...

BACA JUGA

Selasa, 16 Oktober 2018 23:28

DBD Renggut Nyawa Anak di Palaran

SAMARINDA. Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali merenggang nyawa. Hal ini dilaporkan oleh satu…

Senin, 15 Oktober 2018 22:48

Habib Umar Diisukan Diciduk Densus

SAMARINDA. Isu tak sedap menerpa kedatangan Guru Mulia Al'Alimul' Allaamah Al Arif Billah, Al Habib…

Senin, 15 Oktober 2018 22:39

"Gempa" di Loa Janan

SAMARINDA. Gempa 7,4 skala richter di Sulawesi Tengah (Sulteng) beberapa waktu lalu, seolah kembali…

Senin, 15 Oktober 2018 00:16

Isran “Haramkan” Antrean Panjang di SPBU

SAMARINDA. Belum sebulan pasca dilantik sebagai Gubernur Kaltim, Isran Noor mulai mereview kembali janji-janji…

Jumat, 12 Oktober 2018 23:37

Penculik Anak Berkeliaran, Warga Samarinda Resah

SAMARINDA. Kabar penculikan anak di luar Samarinda membuat orangtua khususnya ibu rumah tangga (IRT)…

Jumat, 12 Oktober 2018 23:35

Jaga Salat, Niscaya Musibah Diangkat

Kedatangan ulama besar asal Tarim, Hadramaut, Habib Umar Bin Hafidz di Samarinda menjadi magnet. Bak…

Selasa, 09 Oktober 2018 00:09

Tak Tahan Tanah Terus Tergerak-gerak

Gempa dan tsunami yang terjadi di Kota Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) masih menyimpan…

Kamis, 04 Oktober 2018 23:47

Wanita Hamil Nyaris Dibakar

SAMARINDA. Usman tergolong pria yang sangat sadis. Dihadapan anak-anaknya, pria paruh baya itu nyaris…

Kamis, 04 Oktober 2018 23:46

Berkat Batang Kayu, Berebut Keluar Kota Palu

TAK ada yang menyangka jika Kota Palu akan luluh lantak akibat gempa dan tsunami.  Termasuk belasan…

Rabu, 03 Oktober 2018 23:16

“Banjir” Solar, Tulang Lutut Retak

SAMARINDA. Satu persatu pengendara motor berjatuhan ketika melintas di Jalan Cendana, tak jauh dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .