MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Jumat, 14 September 2018 23:27
Kebakaran Lahan, 2 Hari Api Tak Padam

Hanguskan Lahan, Mendekati Pemukiman Warga

BIKIN PANIK. Kebakaran lahan di Pulau Atas, Sambutan, membuat warga sekitar panik.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Setidaknya 13 hektare lahan di Kelurahan Pulau Atas, Kecamatan Sambutan habis terbakar. Selain lokasinya yang sulit dijangkau karena berada di tanah lapang dan di lereng bukit, tiupan angin kencang memicu api dengan cepat menjalar.

Dari informasi yang dihimpun, belasan hektare lahan itu mulai terbakar sejak Rabu pagi (11/9). Semula warga mengira api yang berkobar hanya pembakaran biasa. Namun lama-kelamaan api justru membesar dan meluas. Bahkan kemarin (13/9) sejak pukul 10.00 Wita warga sudah melihat api berkobar kembali di lingkungan RT 06, tepatnya di Jalan Telkom, Kelurahan Pulau Atas.
“Pagi tadi saya melihat api tak jauh dari rumah, lama-kelamaan kok membesar, saya padamkan dengan alat seadanya,” kata warga Jalan Telkom, Malik (62).

Bersama keluarga, Malik berusaha memadamkan api yang mulai mendekati rumahnya. Namun selang 3 jam berjibaku dengan api, ia pun kewalahan, dan terpaksa meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran dan relawan sekitar. "Mau menyiram pakai air, di sini sumber air sudah kering terpaksa dengan cara seadanya. Tapi api justru membesar dan meluas, kami kewalahan," ucap Malik.
Cepatnya rambatan api, membuat Malik dan keluarganya panik. Ia pun memilih berlari pulang dan mengemasi barangnya. Malik berniat mengungsi ketempat yang lebih aman jika sewaktu-waktu api bakal mengenai rumahnya.

Tak hanya keluarga Malik yang dibuat kalang kabut. Seorang ibu paruh baya bernama Kastin (56) pun mengalami hal yang sama. Bersama keluarganya pun awalnya Kastin ikut berjibaku memadamkan api dengan cara manual. Namun tetap saja usaha itu sia-sia. Ia pun memilih mundur dan meminta bantuan.“Baru kali ini api bisa sebesar ini, dan malahan dekat dengan permukiman. Jarak dengan rumah saya saja hanya 30 meter,” ujar Kastin.

Pemadaman cukup merepotkan petugas. Lokasinya mesti ditempuh dengan berjalan kaki cukup jauh dari poros jalan utama. Angin juga berhembus kencang dan cuaca panas cukup terik di lokasi. "Pemadaman awalnya dilakukan dengan cara manual, sebab tidak ada titik air di lokasi ini," ucap Rendi Syaputra, Relawan Raja Parfum.

Kedatangan 2 unit tangki pemadam dan ratusan relawan di lokasi kebakaran akhirnya bisa membantu proses pemadaman lebih cepat. Hingga pukul 15.45 Wita, kemarin (13/9) api sudah bisa dikuasai. Ketua RT 06, Samuji mengungkapkan, kebakaran lahan di wilayahnya secara keseluruhan meluas hingga 10 hektare. Hal ini disebabkan kondisi lahan yang kering ditambah kuatnya tiupan angin di sekitar lahan yang terbakar. “Dari laporan warga, sejak pukul 10 pagi tadi api sudah terlihat, dan terus meluas hingga sekarang ini, dan tidak pernah sebesar ini,” ungkap Samuji.

Di lain pihak, Lurah Pulau Atas, Akhmad Yani mengatakan, warga sudah maksimal memadamkan dengan cara manual, tapi api memang terlanjur membesar dan meluas. “Upaya manual sudah maskimal, makanya tadi saya minta bantuan posko Damkar Pemkot (Samarinda) untuk memadamkan," kata Akhmad. (sapos)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 16 Oktober 2018 23:28

DBD Renggut Nyawa Anak di Palaran

SAMARINDA. Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali merenggang nyawa. Hal ini dilaporkan oleh satu…

Senin, 15 Oktober 2018 22:48

Habib Umar Diisukan Diciduk Densus

SAMARINDA. Isu tak sedap menerpa kedatangan Guru Mulia Al'Alimul' Allaamah Al Arif Billah, Al Habib…

Senin, 15 Oktober 2018 22:39

"Gempa" di Loa Janan

SAMARINDA. Gempa 7,4 skala richter di Sulawesi Tengah (Sulteng) beberapa waktu lalu, seolah kembali…

Senin, 15 Oktober 2018 00:16

Isran “Haramkan” Antrean Panjang di SPBU

SAMARINDA. Belum sebulan pasca dilantik sebagai Gubernur Kaltim, Isran Noor mulai mereview kembali janji-janji…

Jumat, 12 Oktober 2018 23:37

Penculik Anak Berkeliaran, Warga Samarinda Resah

SAMARINDA. Kabar penculikan anak di luar Samarinda membuat orangtua khususnya ibu rumah tangga (IRT)…

Jumat, 12 Oktober 2018 23:35

Jaga Salat, Niscaya Musibah Diangkat

Kedatangan ulama besar asal Tarim, Hadramaut, Habib Umar Bin Hafidz di Samarinda menjadi magnet. Bak…

Selasa, 09 Oktober 2018 00:09

Tak Tahan Tanah Terus Tergerak-gerak

Gempa dan tsunami yang terjadi di Kota Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) masih menyimpan…

Kamis, 04 Oktober 2018 23:47

Wanita Hamil Nyaris Dibakar

SAMARINDA. Usman tergolong pria yang sangat sadis. Dihadapan anak-anaknya, pria paruh baya itu nyaris…

Kamis, 04 Oktober 2018 23:46

Berkat Batang Kayu, Berebut Keluar Kota Palu

TAK ada yang menyangka jika Kota Palu akan luluh lantak akibat gempa dan tsunami.  Termasuk belasan…

Rabu, 03 Oktober 2018 23:16

“Banjir” Solar, Tulang Lutut Retak

SAMARINDA. Satu persatu pengendara motor berjatuhan ketika melintas di Jalan Cendana, tak jauh dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .