MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Selasa, 11 September 2018 21:08
Oknum Satpol PP Selundupkan Narkoba

Sering Pamer Uang Banyak di Media Sosial

TANGKAPAN BESAR. Polisi menunjukkan barang bukti narkoba setengah kilo yang dibawa Dirman (kiri belakang).

PROKAL.CO, SAMARINDA. Sepertinya Sudirman alias Dirman, oknum honorer Satpol PP Kota Bontang, sudah kehabisan akal. Pria 34 tahun itu "hanyut" hingga ke Samarinda, Sabtu (8/9) lalu. Namun kedatangan warga Jalan Ir H Juanda Rawa Indah, Bontang Selatan itu ke Kota Tepian bukan untuk merazia PKL atau menangkap gepeng, melainkan hendak mengambil barang kiriman dari seseorang.

Berdalih tak hafal jalan di Samarinda, Dirman naik ojek untuk mengambil barang yang dikirim di Jalan SMPN 8 Gang Moris, RT 05, Kelurahan Rapak Dalam, Kecamatan Loa Janan Ilir. Barang pesanan yang dibungkus plastik hitam itu berhasil didapat Dirman yang kemudian bermaksud hendak kembali ke Bontang. Namun ketika tiba di Terminal Lempake, polisi Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polresta Samarinda membekuknya.

Dirman kebingungan. Terlebih lagi pengemudi ojeknya ketika dikepung serta ditahan polisi. Jantungnya berdegub kencang apalagi ketika polisi menyuruh Dirman mengambil kantong plastik hitam yang digantung di dashboard motor. Plastik hitam itu rupanya berisi 5 bungkus besar kristal putih (sabu, Red) dengan berat 490,3 gram. Ojek itupun merasa lemas karena penumpangnya (Dirman, Red) rupanya adalah penyelundup narkoba.

Gara-gara Dirman. Ojek yang mengantarkannya itupun turut dikeler ke Mapolresta Samarinda untuk dimintai keterangan. "Tapi setelah kami mintai keterangan ojek itu terbukti tidak ada kaitan dengan kepemilikan narkoba ini," beber Kasat Narkoba Polres Samarinda, Kompol Markus, melalui Kanit Sidik, Iptu Teguh Wibowo.

Dirman berdalih hanya disuruh oleh seseorang yang tak dikenalnya namun dapat menghubunginya melalui sambungan telepon untuk mengambil barang dari Banjarmasin di TKP ia ditangkap. "Saya tidak diupah. Hanya diminta mengambilkan saja. Saya juga tidak kenal siapa yang menyuruh," ucap Dirman yang mengaku sudah 12 tahun menjadi Satpol PP Kota Bontang.

Pengakuan bapak satu anak itu tentu tidak masuk akal karena tidak mungkin ia mau jauh-jauh datang dari Bontang jika tidak dibayar. "Silahkan pelaku (Dirman, Red) beralibi namun hasil penyelidikan membuktikan ia terlibat dalam jaringan narkoba," pungkasnya. Setelah mendapatkan informasi penangkapan Dirman, Kasatpol PP Bontang Ibnu Gunawan langsung membuat surat pemecatan. “Kami tindak lanjuti dengan membuat surat pemecatan walaupun belum ada putusan hukum tetap atau inkrah. Langsung kami pecat,” jelas Ibnu saat diwawancara di sela-sela eksekusi pedagang di Jalan KS Tubun, Senin (10/9) kemarin.

Dijelaskan Ibnu, bahwa tindakan salah satu anggotanya itu dinilai salah. Apalagi, dengan jumlah barang bukti yang cukup besar hampir mencapai setengah kilogram. Sehingga, Senin kemarin pihaknya langsung membuat surat pemecatan karena Dirman merupakan honorer di OPD yang dia pimpin. “Kalau honorer cukup di Satpol PP saja, tidak perlu ditembuskan ke Badan Kepegawaian, Pelatihan, dan Pendidikan (BKPP) Bontang,” ujarnya.

Ibnu mengaku, Dirman sendiri memiliki kekurangan kedisiplinan saat bekerja. Padahal, Dirman sudah cukup lama bekerja sebagai tenaga Non PNS Satpol PP Bontang, yakni terhitung sejak tahun 2007. Kalau soal kecurigaan sebagai pemakai tidak terlihat, hanya saja yang bersangkutan sering memamerkan uang yang banyak di media sosial dengan alasan hasil jual sarang burung walet. “SD (Dirman, Red) juga jarang masuk, sehingga kerja sama dengan anggota lainnya juga kurang,” terang Ibnu.

loading...

BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 22:21

15 Hari, 45 Pemain Narkoba Diciduk

TENGGARONG. Berbagai jenis narkoba memang terus mengalir deras masuk ke wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara…

Rabu, 19 September 2018 10:37

Bikin Resah, Enam Pemabuk Diciduk

TENGGARONG. Belakangan ini warga bilangan Jalan Gunung Belah, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai…

Rabu, 19 September 2018 10:36

Kampanye Presiden Ricuh

SAMARINDA. Semprotan water canon dan tembakan gas air mata berusaha membubarkan ratusan masa yang tengah…

Selasa, 18 September 2018 21:48

Berangkat Kerja, Harta Dikuras Tetangga

SAMARINDA. Kehidupan bertetangga Yudi (33) penuh masalah. Dengan tega ia menguras harta benda di rumah…

Senin, 17 September 2018 22:05

PARAH..!! Maling Ini Gasak 14 Motor Sendirian

SAMARINDA. Untuk ukuran pelaku kriminal, sepak terjang Jumadi (53) bisa dikatakan luar biasa. Meski…

Senin, 17 September 2018 21:35

Pengedar Bongkar Rahasia “Perusahaan”

SAMARINDA. Ibarat sakit satu maka semua harus ikut merasakan. Mungkin itu yang diiginkan Agustani alias…

Senin, 17 September 2018 21:33

Cari Anak dan Istri, Dibui 14 Bulan

SAMARINDA. Gara-gara pusing mencari keberadaan istri yang meninggalkannya pulang kampung ke Jawa, Susanto…

Sabtu, 15 September 2018 22:52

Sopir Taksi Gelap Itu Diduga Lakukan Percobaan Pembunuhan

SAMARINDA. Tindakan Harisman, sopir taksi gelap yang sengaja menabrak pejalan kaki, tentara dan polisi…

Sabtu, 15 September 2018 22:50

Mahasiswa Kuasai Gedung Dewan

SAMARINDA. Rupiah yang kian melemah direspons mahasiswa Samarinda dari lintas perguruan tinggi dengan…

Sabtu, 15 September 2018 22:48

Salahkan Teman-teman yang Kabur

SAMARINDA. Tak ingin mendekam dalam penjara sendirian, Fahrizal (28) semakin “merdu bernyanyi”.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .