MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Selasa, 11 September 2018 21:08
Oknum Satpol PP Selundupkan Narkoba

Sering Pamer Uang Banyak di Media Sosial

TANGKAPAN BESAR. Polisi menunjukkan barang bukti narkoba setengah kilo yang dibawa Dirman (kiri belakang).

PROKAL.CO, SAMARINDA. Sepertinya Sudirman alias Dirman, oknum honorer Satpol PP Kota Bontang, sudah kehabisan akal. Pria 34 tahun itu "hanyut" hingga ke Samarinda, Sabtu (8/9) lalu. Namun kedatangan warga Jalan Ir H Juanda Rawa Indah, Bontang Selatan itu ke Kota Tepian bukan untuk merazia PKL atau menangkap gepeng, melainkan hendak mengambil barang kiriman dari seseorang.

Berdalih tak hafal jalan di Samarinda, Dirman naik ojek untuk mengambil barang yang dikirim di Jalan SMPN 8 Gang Moris, RT 05, Kelurahan Rapak Dalam, Kecamatan Loa Janan Ilir. Barang pesanan yang dibungkus plastik hitam itu berhasil didapat Dirman yang kemudian bermaksud hendak kembali ke Bontang. Namun ketika tiba di Terminal Lempake, polisi Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polresta Samarinda membekuknya.

Dirman kebingungan. Terlebih lagi pengemudi ojeknya ketika dikepung serta ditahan polisi. Jantungnya berdegub kencang apalagi ketika polisi menyuruh Dirman mengambil kantong plastik hitam yang digantung di dashboard motor. Plastik hitam itu rupanya berisi 5 bungkus besar kristal putih (sabu, Red) dengan berat 490,3 gram. Ojek itupun merasa lemas karena penumpangnya (Dirman, Red) rupanya adalah penyelundup narkoba.

Gara-gara Dirman. Ojek yang mengantarkannya itupun turut dikeler ke Mapolresta Samarinda untuk dimintai keterangan. "Tapi setelah kami mintai keterangan ojek itu terbukti tidak ada kaitan dengan kepemilikan narkoba ini," beber Kasat Narkoba Polres Samarinda, Kompol Markus, melalui Kanit Sidik, Iptu Teguh Wibowo.

Dirman berdalih hanya disuruh oleh seseorang yang tak dikenalnya namun dapat menghubunginya melalui sambungan telepon untuk mengambil barang dari Banjarmasin di TKP ia ditangkap. "Saya tidak diupah. Hanya diminta mengambilkan saja. Saya juga tidak kenal siapa yang menyuruh," ucap Dirman yang mengaku sudah 12 tahun menjadi Satpol PP Kota Bontang.

Pengakuan bapak satu anak itu tentu tidak masuk akal karena tidak mungkin ia mau jauh-jauh datang dari Bontang jika tidak dibayar. "Silahkan pelaku (Dirman, Red) beralibi namun hasil penyelidikan membuktikan ia terlibat dalam jaringan narkoba," pungkasnya. Setelah mendapatkan informasi penangkapan Dirman, Kasatpol PP Bontang Ibnu Gunawan langsung membuat surat pemecatan. “Kami tindak lanjuti dengan membuat surat pemecatan walaupun belum ada putusan hukum tetap atau inkrah. Langsung kami pecat,” jelas Ibnu saat diwawancara di sela-sela eksekusi pedagang di Jalan KS Tubun, Senin (10/9) kemarin.

Dijelaskan Ibnu, bahwa tindakan salah satu anggotanya itu dinilai salah. Apalagi, dengan jumlah barang bukti yang cukup besar hampir mencapai setengah kilogram. Sehingga, Senin kemarin pihaknya langsung membuat surat pemecatan karena Dirman merupakan honorer di OPD yang dia pimpin. “Kalau honorer cukup di Satpol PP saja, tidak perlu ditembuskan ke Badan Kepegawaian, Pelatihan, dan Pendidikan (BKPP) Bontang,” ujarnya.

Ibnu mengaku, Dirman sendiri memiliki kekurangan kedisiplinan saat bekerja. Padahal, Dirman sudah cukup lama bekerja sebagai tenaga Non PNS Satpol PP Bontang, yakni terhitung sejak tahun 2007. Kalau soal kecurigaan sebagai pemakai tidak terlihat, hanya saja yang bersangkutan sering memamerkan uang yang banyak di media sosial dengan alasan hasil jual sarang burung walet. “SD (Dirman, Red) juga jarang masuk, sehingga kerja sama dengan anggota lainnya juga kurang,” terang Ibnu.

loading...

BACA JUGA

Senin, 19 November 2018 15:39

Belum Ada Korban Lain

SAMARINDA. Penyidik Polsek Sungai Pinang masih melakukan pemeriksaan terhadap TE…

Minggu, 18 November 2018 15:51

Curi Sparepart untuk Bayar Utang

SAMARINDA. Bisnis jual beli memang tidak dilarang. Namun jika barang…

Sabtu, 17 November 2018 20:25

Kabel Telkom Dijarah Komplotan ABG

SAMARINDA. Proses hukum terhadap remaja 15 tahun berinisial FR terus…

Sabtu, 17 November 2018 20:09

Lengkapi BAP, Siapkan Rekon

SAMARINDA. Penyidik Polsek Samarinda Seberang tengah menggeber proses penanganan perkara…

Jumat, 16 November 2018 11:49

Kesal, Lalu Tonjok Tetangga, Dibui 12 Bulan

SAMARINDA. Tak bisa menahan emosinya, Kus (43) jadi gelap mata.…

Kamis, 15 November 2018 14:38

IRT Dibui 12 Tahun Penjara

SAMARINDA. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Aidah (43) dinyatakan…

Rabu, 14 November 2018 12:52

Tiada Kata Maaf, Masih Ditahan

SAMARINDA. Penyesalan yang dirasakan SW (28) mungkin sudah terlambat. Akibat…

Sabtu, 10 November 2018 22:45

Empat Tahanan Polsek Ulu Kabur

SAMARINDA. Suara berisik atap seng bagian belakang ruang tahanan Polsek…

Jumat, 09 November 2018 22:01

Ada Apa Ini..?? Komnas HAM Turun ke Samarinda

SAMARINDA. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia  (Komnas HAM…

Selasa, 06 November 2018 22:09

Digasak Buronan Licin, Ditinggal 5 Menit, Motor Raib

SAMARINDA. Rahmad bukan orang penting. tapi bagi polisi pria 41…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .