MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Jumat, 07 September 2018 22:31
Jasad Korban Sambaran Petir Dipulangkan

Lengkapi Penyelidikan, Polisi Periksa Saksi

DITANGISI. Rekan-rekan Hanim menangisi jasadnya yang sudah terbujur kaku di ruang forensik.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Hanim (48), korban tewas akibat tersambar petir, pulang ke kampung halamannya di Karawang, Jawa Barat (Jabar) hanya dengan tinggal nama. Jasad buruh pabrik mebel di Jalan Pangeran Suryanata, Kelurahan Bukit Pinang, Samarinda Ulu, dipulangkan untuk dimakamkan setelah sempat disemayamkan di kamar jemazah RS Sentra Medika Citra (SMC), kemarin (6/9).

Pemulangan jenazah Hanim dilakukan setelah pemilik pabrik Dedi (40), mengabarkan peristiwa yang dialami Hanim kepada keluarganya. Atas dasar permintaan keluarga itulah jasad Hanim diterbangkan ke kota kelahirannya.

"Informasinya sudah dipulangkan untuk dimakamkan di kampung halamannya," terang Kapolsek Samarinda Ulu, Kompol R Sigit kepada Sapos. Sementara itu meski penyebab tewasnya Hanim, bukan lantaran tindak kekerasan namun Polsek Samarinda Ulu tetap mengambil langkah penyelidikan sebagai dasar penanganan yang dilakukan polisi terhadap setiap kejadian yang terjadi di wilayahnya.

"Langkah penyelidikan yang kami lakukan yakni memanggil saksi untuk dimintai keterangan dan membuatkan visum yang ditujukan pada rumah sakit," jelas Sigit. Diterangkan Sigit, berdasarkan laporan awal yang diterima jajarannya Hanim meninggal dunia ketika sedang berteduh di pondok yang berada di areal pabrik.

"Kuat dugaan ketika berteduh korban (Hanim, Red) sedang memainkan ponselnya dan seketika terambar petir," tutur Sigit. Terkait peristiwa yang dialami Hanim. Sigit memgimbau masyarakat agar tidak berteduh di tempat rawan dan terbuka serta tidak memainkan ponsel.

"Seperti di bawah pohon atau tempat terbuka lainnya," pungkasnya. Sebelumnya, hujan disertai petir yang mengguyur Kota Samarinda, Senin (5/9) lalu. Berakibat fatal bagi Hanim yang sedang berteduh di pondok rekannya Dori (48), serta seorang warga setempat yakni Senen (60). Ketiganya tersambar petir namun hanya Hanim yang tewas setelah sempat dilarikan ke RS SMC. (sapos)

loading...

BACA JUGA

Senin, 19 November 2018 15:39

Belum Ada Korban Lain

SAMARINDA. Penyidik Polsek Sungai Pinang masih melakukan pemeriksaan terhadap TE…

Minggu, 18 November 2018 15:51

Curi Sparepart untuk Bayar Utang

SAMARINDA. Bisnis jual beli memang tidak dilarang. Namun jika barang…

Sabtu, 17 November 2018 20:25

Kabel Telkom Dijarah Komplotan ABG

SAMARINDA. Proses hukum terhadap remaja 15 tahun berinisial FR terus…

Sabtu, 17 November 2018 20:09

Lengkapi BAP, Siapkan Rekon

SAMARINDA. Penyidik Polsek Samarinda Seberang tengah menggeber proses penanganan perkara…

Jumat, 16 November 2018 11:49

Kesal, Lalu Tonjok Tetangga, Dibui 12 Bulan

SAMARINDA. Tak bisa menahan emosinya, Kus (43) jadi gelap mata.…

Kamis, 15 November 2018 14:38

IRT Dibui 12 Tahun Penjara

SAMARINDA. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Aidah (43) dinyatakan…

Rabu, 14 November 2018 12:52

Tiada Kata Maaf, Masih Ditahan

SAMARINDA. Penyesalan yang dirasakan SW (28) mungkin sudah terlambat. Akibat…

Sabtu, 10 November 2018 22:45

Empat Tahanan Polsek Ulu Kabur

SAMARINDA. Suara berisik atap seng bagian belakang ruang tahanan Polsek…

Jumat, 09 November 2018 22:01

Ada Apa Ini..?? Komnas HAM Turun ke Samarinda

SAMARINDA. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia  (Komnas HAM…

Selasa, 06 November 2018 22:09

Digasak Buronan Licin, Ditinggal 5 Menit, Motor Raib

SAMARINDA. Rahmad bukan orang penting. tapi bagi polisi pria 41…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .