MANAGED BY:
RABU
20 FEBRUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Sabtu, 18 Agustus 2018 21:00
Sebelum Tidur Push Up dan Angkat Batu Bata

Kisah Shindy Fatma Septyanti, Pembawa Baki Bendera Pusaka

LEPASKAN BEBAN. Shindy meluapkan kegembiraannya usai sukses mengemban tugas sebagai pembawa baki bendera pusaka.

PROKAL.CO, Di balik kesuksesan upacara peringatan proklamasi kemerdekaan Indonesia tak lepas dari peran anak bangsa yang tergabung dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Salah satunya yang mendapat sorotan utama yaitu seorang pembawa bendera pusaka.

Melisa, Samarinda

Tahun ini siswa yang beruntung itu adalah Shindycha Fatma Septyanti. Siswi asal SMA 2 Sangatta, Kutai Timur. Gadis belia 15 tahun ini mengaku tidak menyangka terpilih menjadi pembawa bendera pusaka pada upacara peringatan proklamasi kemerdekaan Indonesia di GOR Madya Sempaja, kemarin (17/8). Langkah awalnya mengikuti seleksi paskibra di sekolahnya dilakukan dengan modal nekat tanpa memberitahu orangtuanya terlebih dahulu. Seleksi ini telah ia ikuti sejak Februari lalu di sekolahnya.

“Saya memang begitu, kalau sudah ada hasil yang membanggakan baru izin dengan orangtua. Alhamdulillah saya sangat bangga bisa menjadi bagian dari tim paskibraka, apalagi ini momen sekali seumur hidup. Makanya orangtua sudah pasti sangat mendukung,” kata Shindy, usai menjalankan tugas dengan anggota paskibraka lainnya.

Shindy mengaku selama masa pelatihan merasa kelelahan akibat latihan fisik untuk melatih ketahanannya menjadi pembawa baki. Tak jarang sebagai remaja juga pernah terlambat latihan lantaran tidak cukup istirahat.

“Memang pasukan yang bawa bendera tiap malam sebelum tidur harus push up dan angkat batu bata. Yang lain sudah tidur tapi saya belum. Pernah telat bangun karena kurang istirahat. Biasanya kalau telat bangunan disuruh push up sama pelatih,” jelasnya.

Buah hati dari pasangan Suharto dan Indrayani ini mengaku lebih dulu kagum dengan para paskibraka terdahulu, yang ia saksikan lewat siaran langsung di televisi. Hasratnya pun ia wujudkan lewat keberhasilannya menjadi pembawa bendera pusaka. Dan kini Shindy ingin mengejar cita-cita terbesar lainnya.

“Kalau cita-cita mau jadi dokter. Ikut paskibraka ini karena memang suka nonton dari kecil, ada Paskibraka itu keren saat tampil di layar kaca. Makanya saya juga ingin menjadi bagian dari Paskibraka,” tuturnya. Shindy tak hanya sendiri. Ia bersama keempat rekannya saat ini sukses menjadi paskibraka mewakili Kabupaten Kutai Timur. “Dari Kutim ada empat dan satu teman saya lolos jadi Paskibraka Nasional,” tutup Shindy. (sapos)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:38

Membernya Ribuan, Gelar Resepsi di The Concept

<p>Dulu, olahraga lintas alam atau sering disebut hash atau on-on tak banyak yang mengetahui apalagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*