MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Rabu, 15 Agustus 2018 21:32
Warga Ngamuk di Proyek Masjid Kinibalu

Kepala Satpol PP: Atasan Saya Bukan DPRD, tapi Gubernur

NGAMUK. Aparat mencoba menenangkan warga yang berusaha menghentikan proyek masjid di lapangan Kinibalu.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Pagi-pagi, warga Kelurahan Jawa mengamuk, Selasa (15/8). Mereka kesal lantaran proyek Masjid Pemprov Kaltim tetap jalan. Padahal sehari sebelumnya, DPRD Kaltim dan warga sekitar proyek sepakat menghentikan pembangunan masjid sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Warga pun melempari pagar penutup proyek yang terbuat dari seng. Warga menunjukkan notulensi hasil rapat bersama DPRD Kaltim. Surat itu diperlihatkan ke Satpol PP Kaltim yang mengamankan lokasi proyek. Satpol PP memang diminta Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak untuk mengawasi proyek itu. Namun di sisi lain, pihak Satpol PP Kaltim justru menganggap surat notulensi itu palsu. Karena tak memiliki kop DPRD Kaltim.

Warga pun mengamuk. Warga mencari Kepala Satpol PP Kaltim I Gede Yusa yang memimpin pengaman proyek. Warga meminta I Gede Yusa untuk mengklarifikasi pernyataannya. Untuk menghindari bentrok antara warga dan Satpol PP, Anggota DPRD Kaltim Rita Barito yang hadir di lokasi mencoba menjelaskan kronologis terbitnya notulensi rapat tersebut.

“Jadi hasil notulensi ini memang benar. Ini bukan palsu meski tak ber-kop DPRD Kaltim. Kemarin kami rapat bersama warga. Hasilnya kami (DPRD Kaltim, Red) minta proyek dihentikan. Karena tak punya IMB (izin mendirikan bangunan, Red),” jelas Rita dihadapan  Gede.
Namun sesuai tugas dan fungsinya,  Gede mengaku tidak bisa mengikuti kehendak warga dan Rita. Alasan tersebut masuk akal.

Karena dia memang mendapat mandat dari gubernur untuk mengamankan proyek tersebut agar tak dihentikan warga. Gede pun mengaku tak berhak menghentikan proyek karena bukan wewenangnya. “Saya hanya mematuhi atasan saya yakni gubernur. Saya dapat perintah mengamankan. Jadi saya amankan. Kalau bapak dan ibu merasa ini ilegal, silakan laporkan ke pihak berwenang,” jawabnya.

Penjelasan Gede pun bisa dimaklumi Rita. Setelah menjelaskan esensi notulensi rapat, Rita mengajak warga meninggalkan lokasi proyek dan berjanji akan memparipurnakan nasib proyek senilai Rp 64 miliar tersebut.  Warga pun bubar. Diungkap Gede, hingga kemarin belum ada perubahan instruksi yang diterimanya dari gubernur. Keamanan lokasi proyek masih menjadi tanggungjawabnya. Gede menyerahkan sepenuhnya pada kontraktor. Jika tetap ingin lanjut bekerja maka dia siap mengamankan. “Saya tak harus patuhi perintah dewan. Karena atasan saya gubernur,” ungkapnya.

Terpisah, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menegaskan tak akan pernah menghentikan proyek pemerintah yang progressnya sudah mencapai 21 persen tersebut. Bahkan sekalipun gelombang protes warga terus berlanjut. Pasalnya Awang masih meyakini dia telah mengantongi IMB, meski telah dibantah Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang. Sebelumnyam, Jaang menyatakan belum menerbitkan surat izin tersebut.

“Silakan warga bicarakan di DPRD. Tapi tak ada satupun proyek yang boleh dibatalkan. Kalau saya batalkan justru melanggar hukum karena telah mendapat persetujuan dewan. IMB ada. Silakan tanya wali kota,” tegas Awang. Proyek Masjid Pemprov Kaltim masih terus berlanjut meski telah berkali-kali didemo warga. Proyek yang digarap PT Bangunan Cipta Kontraktor (CBK) ini pun ditarget selesai awal Desember mendatang. (sapos)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 22:31

Lemah Pengawasan di SPBU, Ada Bisnis Curang BBM Bersubsidi

Penggunaan BBM bersubsidi sering kali tidak tepat sasaran. Perbuatan menjurus pelanggaran ini terjadi…

Kamis, 20 September 2018 22:27

Oknum Dewan Disebut Bodoh

SAMARINDA. Ketua Umum Gerindra disebut-sebut terkait gerakan 2019 ganti presiden. Mendengar pernyataan…

Kamis, 20 September 2018 22:24

Kampung Baqa Membara

SAMARINDA. Haji Amiruddin baru saja tiba di rumahnya di Jalan Sutra Kembang 2, RT 10 RW 2, Kelurahan…

Rabu, 19 September 2018 10:40

Pasang Internet, Tewas di Balkon

SAMARINDA. Seorang pekerja jaringan kabel Telkom, Agus Septian (35), tewas tersengat listrik Selasa…

Rabu, 19 September 2018 10:38

Bunuh Majikan saat Dibuatkan Makanan

BALIKPAPAN. Aksi penangkapan otak pelaku pembunuhan terhadap pasangan suami-istri, Wanto (45) dan istrinya…

Selasa, 18 September 2018 21:54

WARGA KESAL..!! Dua Pemuda Curi Beras, Motornya Dibakar

SAMARINDA. Seperti malam biasanya, Suwito (47) bertugas menjaga gedung SMPN 13 di Jalan Sukorejo, RT…

Sabtu, 15 September 2018 22:47

Kompor Meleduk, Warga Berhamburan

SAMARINDA. Suara sirine meraung-raung di seputaran Jalan Perum Idaman, Pelita 7, Kelurahan Sambutan,…

Jumat, 14 September 2018 23:30
La Bario, Lurah Berprestasi Tersangka Penyerobotan Lahan di Mata Atasan

Diduga Miliki KTP Palsu, Bangun Posyandu Tanpa Dana Pemerintah

Nama mantan Lurah Gunung Lingai, Saripudin La Bario mendadak viral. Ia ditangkap dengan status tersangka…

Jumat, 14 September 2018 23:27

Kebakaran Lahan, 2 Hari Api Tak Padam

SAMARINDA. Setidaknya 13 hektare lahan di Kelurahan Pulau Atas, Kecamatan Sambutan habis terbakar. Selain…

Jumat, 14 September 2018 23:26

Sopir Taksi Gelap Tabrak Tentara dan Polisi

SAMARINDA. Kamis kemarin (13/9) menjadi hari yang tak akan dilupa Zakaria (21). Ketika bermaksud pulang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .