MANAGED BY:
RABU
20 FEBRUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Rabu, 15 Agustus 2018 21:27
Karyawannya Edarkan Sabu, Masterpiece Pastikan Sudah Dipecat

Mantan Chef yang Jual Ineks di Karaoke Diva

KLARIFIKASI. HRD Masterpiece Usep Guntur Rahmad menunjukkan surat pemberhentian Haris Ramadhan yang diduga terlibat peredaran narkoba jenis ineks di Karaoke Diva.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Mendapat kabar Haris Ramadhan, tersangka kasus bisnis barang haram jenis ineks masih mengaku-ngaku sebagai chef di Karaoke Masterpiece, pengelola tempat hiburan di bawah naungan Mamajemen Republik Cinta itu buru-buru mengklarifikasinya.
Klarifikasi melalui bagian HRD Masterpiece, Usep Guntur Rahmad yang diutus untuk ke Samarinda Pos (Sapos). Haris dipastikan sudah tidak lagi tercatat sebagai karyawan di karaoke tersebut alias dipecat.

Kepada Sapos, Guntur yang juga merupakan legal Masterpiece menjelaskan, Haris bergabung pada Masterpice sejak Januari 2018. Awalnya Haris yang menjabat sebagai cook chef bekerja dengan rajin dan baik. Namun setelah beberapa bulan, tepatnya memasuki April 2018, prilaku asli Haris mulai tampak. Haris jarang masuk kerja. Alasannya tidak jelas. Haris malas-malasan. "Hingga tidur di tempat kerja pada jam kerja," tegas Guntur.

Karena prilaku Haris dinilai merugikan perusahaan, PT Cakrawala Indomousike sebagai pemegang penuh atas Masterpiece akhirnya memberhentikan Haris. Terhitung sejak 30 April 2018. "Pada 1 Mei 2018 lalu, seluruh haknya (Haris, Red) sudah kami selesaikan (bayarkan, Red)," tutur Guntur. Terkait pernyataan Haris yang masih mengaku-ngaku sebagai karyawam Masterpiece, Guntur menyatakan akan menuntut yang bersangkutan. "Dia (Haris, Red) kami tegaskan bukan lagi karyawan kami (Masterpiece, Red)," tegasnya.

Sementara itu, manajemen Karaoke Diva yang menjadi tempat dilakukannya transaksi nakroba oleh Haris, belum memberikan pernyataan apapun. Perwakilan penanggung jawab Karaoke Diva, Samsuri yang menemui Sapos, enggang menberikan komentar apapun.

"Masalah itu bukan wewenang saya. Sebentar saya hubungi yang mungkin nanti bisa memberikan keterangan," tutur Samsuri, sembari keluar menuju sebuah tempat di samping Karaoke Diva yang diduga merupakan kantor manajemen karaoke tersebut.
Berselang beberapa menit, Samsuri kembali dan memberikan informasi mengenai kesediaan manajemen Karaoke Diva untuk memberikan keterangan.

"Mohon maaf pimpinan yang berhak memberi keterangan sedang berada di Balikpapan. Nanti kalau beliau sudah kembali akan langsung berhubungan dengan pihak Sapos," terang Samsuri. Seperti diketahui, Haris dibekuk Satuan Narkoba Polresta Samarinda di room 11 lantai dua Karaoke Diva yang berkedudukan di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang, Minggu (12/8) lalu. Haris diciduk polisi karena menjual lima butir ineks berwarna biru    dengan merek Mahkota kepada polisi yang melakukan penyamaran. (sapos)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:15

Parit Baru 800 Meter di Bayur

<p>SAMARINDA. Jalan Padat Karya kawasan Bayur kini memiliki parit baru. Saat ini pembuatan parit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*