MANAGED BY:
RABU
20 FEBRUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Rabu, 15 Agustus 2018 21:25
Pemkot Bikin Surat Edaran ke Pedagang, Ayam Harus Dijual Begini....
ATURAN BARU. Pemkot Samarinda segera mensosialisasikan kepada pedagang mengenai satuan penjualan ayam. Ke depannya bukan lagi per ekor, tetapi dijual per kilogram.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Belum lama ini Pemkot Samarinda mengeluarkan aturan berupa surat edaran agar pedagang ayam di pasar tradisional menjual ayam dengan satuan kilogram, bukan ekor. Aturan tersebut terdapat dalam surat edaran Pemkot Samarinda Nomor 510/1468/ 01201 tertanggal 1 Agustus 2018. Munculnya surat edaran tersebut merupakan hasil rapat yang dipimpin Wali Kota Samarinda menyikapi melonjaknya harga ayam beberapa waktu lalu. 

Hal ini diungkapkan Asisten II Setkot Samarinda Endang Liansyah. “Aturannya sudah ada, nanti Bagian Ekonomi yang akan mensosialisasikan aturan ini kepada pedagang,” ujar Endang. Aturan ini diterapkan untuk mengendalikan harga ayam yang sempat merangkak naik. Meski demikian, mantan kepala BPBD Samarinda ini mengaku belum dapat memberikan sanksi bagi pedagang yang belum menjalankan aturan ini.

"Karena ini kan aturan masih baru, belum jadi perda (peraturan daerah). Sehingga kita perlu menyesuaikan dengan keinginan masyarakat. Tidak bisa serta Merta kita langsung terapkan dan beri sanksi tegas," terangnya. Namun pihaknya akan fokus ke penjualan ayam di Pasar Segiri lantaran pusatnya paling besar di pasar tersebut. "Pasokan ayam 75 persen dari sana (Pasar Segiri, Red).

Makanya pertama-tama kami minta Bagian Ekonomi sosialisasikan ke Pasar Segiri, setelah itu ke pasar tradisional lainnya," sebutnya.
Terpisah, Kabid Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perdagangan Samarinda, Muhammad Fachri Anshari, mengatakan penetapan penjualan dengan satuan ini bertujuan untuk mengurangi margin perbedaan harga antara Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) dengan pedagang.

"Karena selama ini pedagang ayam sangat berperan dalam memainkan harga di pasaran. Sehingga dengan adanya aturan ini, pembeli bisa lebih cermat dengan dalam membeli," terang Fachri. Tak hanya itu Dinas Perdagangan juga akan membuka satu kios percontohan di masing-masing pasar tradisional. Hal ini untuk memberikan pembelajaran bagi para pedagang untuk menjual daging ayam.

"Nanti kita panggil kepala UPTD Pasar Segiri dan Pasar Pagi untuk mensosialisasikan juga aturan ini kepada pedagang. Sehingga aturan ini dapat dipahami dengan mudah oleh pedagang. Dalam waktu dekat kami akan bergerak," tutupnya. (sapos)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:38

Membernya Ribuan, Gelar Resepsi di The Concept

<p>Dulu, olahraga lintas alam atau sering disebut hash atau on-on tak banyak yang mengetahui apalagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*