MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Senin, 13 Agustus 2018 21:20
ODGJ Perlu Diterima Masyarakat
HARUS DITANGANI. Salah satu ODGJ yang diamankan petugas di Jalan Lambung Mangkurat beberapa waktu lalu. ODGJ memerlukan perawatan intensif agar bisa sembuh dan kembali bersosialisasi di masyarakat.

PROKAL.CO, KEBERADAAN Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) sering kali dipandang sebelah mata masyarakat. Padahal salah satu penyebab adanya ODGJ yang bertebaran di jalanan, karena kurangnya perhatian dari keluarga mereka.

Hal ini diungkapkan Kasi Mutu Asuhan Keperawatan dan Litbang Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada, Nurlinda Novi. Ia mengatakan penyebab gangguan jiwa diantaranya tidak seimbang antara pikiran, perasaan dan perilaku. “Itu gejala awal. Dan mereka yang mengalami gangguan memang sering berhalusinasi sehingga itulah yang membuat tingkah laku mereka tidak sinkron dengan pikiran,” ujar Novi.

Setelah itu, lanjutnya, seseorang bisa didiagnosa gangguan jiwa setelah diobservasi selama 14 hari. Namun, pihak RSJD Atma Husada hanya menangani ODGJ yang bersifat permanen, melalui program one day care. “Kami biasanya juga jemput bola. Contohnya ada pihak puskesmas yang memanggil karena mendapat ODGJ berkeliaran di jalan. Setelah itu kami datangi dan kami berikan pengarahan, kalau mereka masih bisa diarahkan, maka tidak akan dirawat inap," urainya.

Selebihnya jika seseorang dianggap mengalami gangguan jiwa, menurutnya, memang memerlukan asupan obat agar tidak mengganggu orang lain. Dibalik itu, ODGJ yang dirawat di Atma Husada juga diberikan pelatihan agar nantinya siap bersosialisasi di masyarakat. "Poin penting mereka mampu diterima baik oleh masyarakat, sehingga mereka mengembangkan produktivitasnya dan hidup dengan normal," jelasnya.

Novi juga mengakui sering menerima keluhan lantaran banyak masyarakat yang terganggu dengan ulah ODGJ. "Iya, bahkan belum lama ini ada ODGJ yang sampai membunuh. Tapi setelah diperiksa ternyata itu bukan pasien yang pernah kami rawat. Biasanya beberapa ODGJ itu mengamuk dan lepas kendali lantaran lepas pengobatan atau karena tidak mendapat perhatian dari keluarganya. Untuk itu kepedulian dari keluarga sangat diperlukan agar mereka juga bisa diterima masyarakat meskipun tidak akan sama. Minimal kehadirannya tidak dianggap mengganggu oleh masyarakat," tutupnya.

loading...

BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 01:03

Kampung KB Ubah Mindset Warga

PERAN Kampung Keluarga Berencana (KB) tidak bisa dianggap sebelah mata. Ya, lewat Kampung KB, tujuan…

Kamis, 20 September 2018 22:18

Tim Gabungan Tak Bekerja

SAMARINDA. Pemkot dinilai masih lemah menindak papan reklame yang ada di median jalan. Padahal, jauh…

Kamis, 20 September 2018 22:15

PAD Kaltim Berpotensi Bertambah Rp 400 M

SAMARINDA. Perjuangan Kaltim untuk bisa ikut mengelola participating interest (PI) di Blok Mahakam sudah…

Kamis, 20 September 2018 22:13

Terharu, Awang Kembalikan Fasilitas Negara

SAMARINDA. Tak ada jabatan yang abadi. Setelah berkuasa selama 10 tahun, Awang Faroek Ishak akhirnya…

Kamis, 20 September 2018 22:12

“Kami Tak Enak Menghentikan”

SAMARINDA. Penolakan terhadap proyek masjid yang dibangun Pemprov Kaltim di atas lapangan Kinibalu,…

Rabu, 19 September 2018 10:24

Dulu Kantongi Rp 4 Juta Per Bulan, Kini Hanya Rp 500 Ribu

Kasus hukum yang menjerat sang pimpinan Komura, Jafar Abdul Gaffar berdampak luas. Kehidupan ribuan…

Rabu, 19 September 2018 10:22

Siswa SMA 16 Ngungsi ke Perpustakaan Kota

SAMARINDA. Silang sengkarut persoalan pemindahan sekolah di Jalan Piano Kompleks Prevab berdampak ke…

Rabu, 19 September 2018 05:19

Sebelum Lepas Jabatan, Awang Tinjau Proyek

SAMARINDA. Hari ini Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak akan melepas jabatannya. Sebab besok (20/9) merupakan…

Selasa, 18 September 2018 21:35

Samarinda Aman dari Hotspot

SAMARINDA. Kebakaran lahan dalam beberapa hari ini kerap terjadi di Kota Samarinda. Meski demikian,…

Selasa, 18 September 2018 00:19

Samarinda Tertinggi Kota Potensial Pelayanan Publik

JAKARTA. Setelah 2016 lalu meraih penghargaan Indonesia Attractiveness Award (IAA) kategori Platinum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .