MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Minggu, 12 Agustus 2018 21:40
Adu Mulut Berujung Maut
Bosan Diintimidasi, Menikam, Lalu Serahkan Diri
MENYERAHKAN DIRI. Ambo Hamsah (kanan) diinterogasi polisi di Mapolsekta Sungai Kunjang usai membunuh Kiran, kemarin (11/8).

PROKAL.CO, SAMARINDA. Kerap mendapat intimidasi membuat kesabaran Ambo Hamsah (23) mencapai puncak. Terdesak dengan serangan yang dilancarkan Sukiran alias Kiran (19), Ambo pun mencabut sebilah badik yang terselip di pinggang kirinya. Dua tebasan ke arah kepala dan satu tusukan di punggung, membuat Kiran roboh. Meski sempat mendapat perawatan rumah sakit. Nyawa Kiran tak dapat tertolong. Kiran akhirnya tewas.

Usai membunuh Kiran, dengan tanpa penyesalan Ambo kemudian menyerahkan diri ditemani warga menuju Mapolsek Sungai Kunjang. Sebilah badik sepanjang 30 centimeter yang ia gunakan untuk mencabut nyawa Kiran pun turut diserahkan kepada petugas sebagai barang bukti.

Ditemui di Mapolsek Sungai Kunjang, warga Jalan Ulin, Gang Untung, Sungai Kunjang ini menceritakan awal mula kejadian, kemarin (11/8). Saat itu sekitar pukul 08.30 Wita, ia sengaja berdiri di sebuah lahan kosong di sekitar Jalan Slamet Riyadi, Gang Gotong Royong 2, RT 31, Kelurahan Karang Asam, Kecamatan Sungai Kunjang. Dia berdiri dengan maksud menunggu rekan sekerjanya. Hamsah adalah buruh bangunan. Saat ini tengah mengerjakan perbaikan rumah di Gang Al Mujahiddin, Sungai Kunjang.

Sembari menungu, tak disangka Kiran yang sudah ia kenal sebelumnya melintas. Saat melihat Ambo, tanpa sebab yang jelas, Kiran berteriak sembari memaki. Kiran mengumpat dengan kata kotor. Tak sampai di situ, Kiran kemudian menantang Ambo untuk berkelahi. Teriakan Kiran membuat Hamsah yang pria berstatus duda naik pitam. “Saya berusaha sabar. Tapi malah diserang. Dijual, saya beli,” kata Ambo.

Di tengah serangan yang dilancarkan Kiran, sebilah badik yang sejak awal terselip di pinggang kiri Hamsah, dicabut dari sarungnya. Hamsah yang terbawa emosi berusaha menyerang balik dengan badik terhunus di tangan kanannya. Hamsah saat itu berniat untuk menikam Kiran di bagian leher. Namun meleset yang membuat Ambo langsung menyabetkan badik tersebut ke bagian kepala Kiran sebanyak dua kali.

Namun, bukannya tumbang, Kiran rupanya masih berontak. Kiran tetap melakukan perlawanan. Puncaknya, sebuah tusukan dihujamkan dan tepat mengenai punggung Kiran. Tak disangka, hujaman itu bukannya membuat perlawanan Kiran berakhir. Ia justru kembali mengamuk dan memaki Ambo. Geram lawannya tak segera tumbang, Ambo pun menekan lebih dalam badik yang sudah menancap itu.

Dengan luka di kepala akibat sabetan dan sebilah badik yang masih menancap di punggungnya, membuat perlawanan Kiran berakhir. Kiran berusaha kabur dengan berjalan sempoyongan sejauh dua ratus meter. Melihat hal itu warga sekitar sempat dibuat panik. Kiran dibopong ke salah satu rumah warga. Disitulah badik yang semula menancap berhasil di cabut.

Kiran, selanjutnya dibawa menuju Puskesmas terdekat. Selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Dirgahayu untuk mendapat penanganan lebih lanjut. Namun saying. Nyawanya tak dapat diselamatkan. Kiran tewas dengan dua luka robek di kepala dan tikaman di punggung.

Pertikaian antara Hamsah dan Kiran bukan sekali itu terjadi. Menurut pengakuan Hamsah, dua hari sebelumnya, Kamis (9/8), Kiran juga sempat menyerang dirinya di lokasi yang sama. Kala itu, Hamsah yang tengah memperbaiki sepeda motor, tiba-tiba didatangi Kiran bersenjatakan balok.

“Saat itu kami memang sempat bersitegang. Cuma saya berusaha tenang dan menghindar. Saya peringatkan untuk tidak mengganggu saya. Bukan hanya saya, warga sekitar pun kerap dibuat resah dengan ulahnya yang kerap berbuat onar,” ucap Hamsah.

Untuk badik yang saat itu digunakannya, Hamsah menjelaskan, jika tidak setiap hari membawa senjata tajam itu. Namun memang badik itu telah dibawanya malam sebelum kejadian. Kapolsek Sungai Kunjang, Kompol I Ketut Gede Suardana menjelaskan, setelah pelaku melakukan aksi tersebut, yang bersangkutan sempat pulang untuk mengganti baju. Lalu menyerahkan diri ke polisi sekitar pukul 10.00 Wita.

"Ambo menyerahkan diri dan langsung kita amankan. Saat ini masih menjalani pemeriksaan," kata Gede. Sejauh ini kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap tiga saksi, termasuk mengamankan barang bukti badik yang digunakan menusuk korban. "Ada tiga saksi kita mintai keterangan. Hamsah kita jerat dengan pasal 340 KUHP Jo pasal 338 KHUP Sub pasal 351 ayat 3, lantaran perbuatannya melakukan penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya orang," pungkas Gede. (sapos)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 22:31

Lemah Pengawasan di SPBU, Ada Bisnis Curang BBM Bersubsidi

Penggunaan BBM bersubsidi sering kali tidak tepat sasaran. Perbuatan menjurus pelanggaran ini terjadi…

Kamis, 20 September 2018 22:27

Oknum Dewan Disebut Bodoh

SAMARINDA. Ketua Umum Gerindra disebut-sebut terkait gerakan 2019 ganti presiden. Mendengar pernyataan…

Kamis, 20 September 2018 22:24

Kampung Baqa Membara

SAMARINDA. Haji Amiruddin baru saja tiba di rumahnya di Jalan Sutra Kembang 2, RT 10 RW 2, Kelurahan…

Rabu, 19 September 2018 10:40

Pasang Internet, Tewas di Balkon

SAMARINDA. Seorang pekerja jaringan kabel Telkom, Agus Septian (35), tewas tersengat listrik Selasa…

Rabu, 19 September 2018 10:38

Bunuh Majikan saat Dibuatkan Makanan

BALIKPAPAN. Aksi penangkapan otak pelaku pembunuhan terhadap pasangan suami-istri, Wanto (45) dan istrinya…

Selasa, 18 September 2018 21:54

WARGA KESAL..!! Dua Pemuda Curi Beras, Motornya Dibakar

SAMARINDA. Seperti malam biasanya, Suwito (47) bertugas menjaga gedung SMPN 13 di Jalan Sukorejo, RT…

Sabtu, 15 September 2018 22:47

Kompor Meleduk, Warga Berhamburan

SAMARINDA. Suara sirine meraung-raung di seputaran Jalan Perum Idaman, Pelita 7, Kelurahan Sambutan,…

Jumat, 14 September 2018 23:30
La Bario, Lurah Berprestasi Tersangka Penyerobotan Lahan di Mata Atasan

Diduga Miliki KTP Palsu, Bangun Posyandu Tanpa Dana Pemerintah

Nama mantan Lurah Gunung Lingai, Saripudin La Bario mendadak viral. Ia ditangkap dengan status tersangka…

Jumat, 14 September 2018 23:27

Kebakaran Lahan, 2 Hari Api Tak Padam

SAMARINDA. Setidaknya 13 hektare lahan di Kelurahan Pulau Atas, Kecamatan Sambutan habis terbakar. Selain…

Jumat, 14 September 2018 23:26

Sopir Taksi Gelap Tabrak Tentara dan Polisi

SAMARINDA. Kamis kemarin (13/9) menjadi hari yang tak akan dilupa Zakaria (21). Ketika bermaksud pulang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .