MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Jumat, 10 Agustus 2018 23:52
51 Persen Kendaraan Solar Tak Lulus

Hasil Uji Emisi Gas Buang

LAWAN POLUSI. Uji emisi yang dilaksanakan DLH, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda telah melakukan uji emisi gas buang bagi kendaraan roda empat pada 23 Juli lalu. Menurut Kepala DLH Samarinda Nurrahmani, sebanyak 51 persen kendaraan berbahan bakar solar tidak lulus uji emisi. Meski demikian, wanita yang akrab disapa Yama ini menepis bahwa gas buang dari kendaraan solar sebagai menyumbang emisi gas terbanyak.

“Mereka tidak lulus karena kurang perawatan. Sebab ternyata kendaraan roda empat yang rata-rata menggunakan solar ini bukan kepemilikan pribadi. Biasanya mobil yang digunakan para pelaku usaha. Sehingga, kurangnya kesadaran pemilik untuk melakukan perawatan terhadap kendaraan juga berpengaruh,” kata Yama.

Untuk diketahui, DLH Samarinda berhasil menjaring sebanyak 1.913 kendaraan roda empat untuk melakukan uji emisi. Dari sekian ribu pengguna roda empat itu, sebanyak 1.586 kendaraan R4 merupakan pengguna bahan bakar bensin dan sebanyak 327 kendaraan merupakan pengguna solar. Dari data tersebut, sebanyak 1.805 uji emisi kendaraan dinyatakan valid, dan sisanya sebanyak 108 kendaraan R4 tidak valid.

Bagi kendaraan pengguna bensin, sekira 94 persen dinyatakan lulus, dan sisanya sekira 5 persen tidak lulus uji emisi. Sedangkan bagi kendaraan R4 pengguna bahan bakar solar, sekira 48 persen dinyatakan lulus dan sekira 51 persen dinyatakan tidak lulus.
“Dalam artian, orang yang menggunakan kendaraan berbahan bakar bensin, rajin diservis. Sedangkan, yang berbahan bakar solar jarang diservis,” ujarnya.

Ia berharap, akan lebih banyak formulasi yang dilakukan pihaknya untuk mengatur uji emisi sebagai upaya menjaga kualitas udara di Kota Tepian. Rencananya paling lambat Desember, pihaknya akan merapatkan hal tersebut. Dan semoga seluruh masyarakat bisa mentaati terobosan tersebut.

“Harapannya ada terobosan baru, misalnya work shop tambang dan bengkel besar wajib punya alat uji emisi sendiri dan sebagainya. Karena tujuan dari uji emisi ini bukan hanya mengukur kualitas bahan bakar dari kendaraan, namun lebih kepada menjaga kualitas udara agar orang yang datang ke Samarinda merasa kota ini semakin bersih dan tidak kumuh serta layak huni,” tutup Yama.

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:38

Membernya Ribuan, Gelar Resepsi di The Concept

<p>Dulu, olahraga lintas alam atau sering disebut hash atau on-on tak banyak yang mengetahui apalagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .