MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Kamis, 09 Agustus 2018 23:55
Hanya Angkut Barang, Dilarang Bawa Penumpang

Sat Lantas Polres Kukar Razia Mobil Bak Terbuka

SOSIALISASI DAN PENINDAKAN. Petugas Sat Lantas Polres Kukar melakukan razia mobil bak terbuka yang kedapatan mengangkut penumpang, guna menghindari jatuh korban kecelakaan di jalan raya.

PROKAL.CO, TENGGARONG. Petugas Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) gencar melakukan penyuluhan serta penindakan mengenai larangan kendaraan bak terbuka, seperti mobil pikap dan truk, mengangkut penumpang. Langkah itu dilakukan guna memastikan keselamatan pemakai jalan. Mengingat belakangan sering terjadi kecelakaan lalu lintas (lakalantas) dialami mobil bak terbuka mengangkut banyak orang.

“Sesuai aturan bahwa mobil bak terbuka hanya untuk mengangkut barang. Sehingga dilarang bawa orang atau penumpang di bak belakang,” tegas Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar didampingi Kepala Satuan (Kasat) Lantas AKP Ramadhanil kepada harian ini, Rabu/8).

Dijelaskannya pula, pelarangan mobil bak terbuka mengangkut orang sesuai Undang-undang RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan yang menyebutkan kendaraan angkutan barang dilarang mengangkut penumpang atau orang. Sehingga mengacu aturan tersebut, maka kendaraan angkutan barang hanya diizinkan mengangkut barang, bukan orang.

“Dengan kondisi mobil bak terbuka itu, sangat jelas jika keselamatan orang sama sekali tidak terjamin. Karena itulah kami terus mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pemilik kendaraan bak terbuka agar tidak dipergunakan mengangkut orang. Jadi polisi tidak melarang penggunaan mobil bak terbuka, sepanjang sesuai peruntukannya,” ucap Dhanil, sapaan akrab Kasat Lantas Polres Kukar.

Pengamatan harian ini di lapangan, biasanya mobil bak terbuka khususnya pikap, sering digunakan mengangkut banyak orang di saat musim liburan seperti Lebaran Idulfitri maupun Iduladha. Tujuannya tak lain sejumlah lokasi wisata, salah satunya Pulau Kumala di Tenggarong.

Tentu saja sebenarnya aktivitas mengangkut penumpang dengan mobil pikap itu merupakan tradisi kurang baik. “Bahkan kebiasaan itu harus dihilangkan oleh masyarakat, karena sangat berbahaya bagi keselamatan di jalan raya. Contoh kejadian terbaru adalah Lakalantas antara mobil pikap dengan Avanza di Loa Janan, beberapa hari lalu. Mengakibatkan pengemudi pikapnya meninggal dunia. Insiden buruk begitulah kita hindari,” kata Dhanil.

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:15

Parit Baru 800 Meter di Bayur

<p>SAMARINDA. Jalan Padat Karya kawasan Bayur kini memiliki parit baru. Saat ini pembuatan parit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .