MANAGED BY:
SABTU
23 MARET
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

BORNEO FC

Kamis, 09 Agustus 2018 22:07
CARI PENGGANTI SEPADAN

PROKAL.CO, SAMARINDA. Jajaran pelatih Borneo FC harus berpikir keras saat menghadapi Arema FC, Sabtu (11/8) malam nanti. Absennya empat pemain karena akumulasi kartu kuning, ditambah satu pemain cedera membuat Dejan Antonic selaku pelatih kepala harus memutar otak lebih keras. Pasalnya dari empat pemain yang absen, dua pemain adalah jangkar di lini tengah. Wahyudi Hamisi dan Mahadirga Lasut adalah sentral permainan Pesut Etam saat mengalahkan Mitra Kukar awal pekan lalu. Sementara Sultan Samma dan Lerby Eliandri, adalah andalan di barisan depan.

Absennya Wahyudi dan Dirga yang menjadi persoalan bagi Dejan saat ini. Sebab dia hanya punya dua pemain pengganti di posisi tersebut, yakni Ahmad Maulana Putra serta Ahmad Hisyam Tolle. Nama terakhir adalah rekrutan anyar dalam tim di putaran kedua ini untuk pemain lokal. “Masalah kita ada di lini tengah. Hilangnya Wahyudi dan Dirga, jelas satu kerugian besar untuk tim ini saat harus menyambangi markas Arema FC,” ujar Ahmad Amiruddin, asisten pelatih.

Wahyudi seperti diketahui adalah pemain tak tergantikan sebagai gelandang angkut air di putaran pertama. Sementara Dirga Lasut lebih sering bergantian dengan Julien Faubert, sebelum pemain berkepala plontos tersebut tak diperpanjang kontraknya. Saat bertemu Mitra Kukar, Dirga bermain sangat baik sebagai pemutus serangan lawan. Dan di saat perannya sangat dibutuhkan, Dirga justru harus absen.

Sementara untuk lini depan, tak adanya Lerby masih bisa digantikan Matis Conti yang juga pemain anyar. Sementara peran Sultan Samma bisa digantikan Titus Bonai atau Billy Keraf. "Kita harus segera berpikir untuk mencari solusinya. Selain Ahmad Maulana dan Tolle, kita harus memikirkan mencari pemain lain untuk digeser posisinya. Yang pasti kita harus cari pemain dengan kualitas sepadan. Sebenarnya semua pemain punya kualitas sama, tinggal bagaimana pelatih melihat kesiapan pemain pengganti tersebut,” beber Amir.

Namun Amir melihat, absennya pemain pilar, terutama Wahyudi dan Dirga menjadi kesempatan bagus untuk pemain lain. Terutama mereka yang jarang dimainkan. Pun dengan pemain mudah lainnya seperti Habibi dan M Sihran. “Ini peluang pemain muda untuk bisa menunjukkan kemampuannya. Mereka tak boleh puas hanya masuk line up dan duduk di bangku cadangan. Ini kesempatan bersaing dengan memperlihatkan kemampuan di pertandingan resmi," pungkas Amir.

loading...

BACA JUGA

Jumat, 22 Maret 2019 14:01

Tantang Barito Putera Uji Coba

SAMARINDA. Jelang melaksanakan trainning center (TC) atau pemusatan latihan di…

Kamis, 21 Maret 2019 10:54

Ingin Ulang Prestasi

SAMARINDA. Gegap gempita sepak bola di Kutai Kartanegara akan kembali…

Rabu, 20 Maret 2019 10:46

Apparel Samarinda di Liga Singapura

SAMARINDA. Jangan hanya mengatakan Samarinda terkenal dengan kerajinan sarungnya saja…

Selasa, 19 Maret 2019 10:50

Siapkan TC di Bontang

SAMARINDA. Tersingkir di gelaran Piala Presiden 2019 benar-benar jadi pelajaran…

Senin, 18 Maret 2019 10:54

Atlet TC Dipastikan Absen

SAMARINDA. Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kaltim mendapat undangan…

Kamis, 14 Maret 2019 10:51

Akui Tim Belum Siap

SAMARINDA. Borneo FC akan melakonio laga terakhir mereka di penyisihan…

Rabu, 13 Maret 2019 10:28

TETAP BERJUANG SAMPAI AKHIR

SAMARINDA. Peluang Borneo FC untuk melanjutkan kiprah di Piala Presiden…

Selasa, 12 Maret 2019 14:26

Mengembalikan Kondisi Pemain

SAMARINDA. Usai menjalani libur selama dua hari, para pemain Borneo…

Senin, 11 Maret 2019 14:38

Ingin Atmosfer Serupa di Kandang

TAK bisa dimungkiri, suporter adalah bagian penting dalam sepak bola.…

Sabtu, 09 Maret 2019 15:56

Mimpi Harus Berakhir

SAMARINDA. Perjalanan Bornneo FC di Piala Presiden 2019 harus berakhir.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*