MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Selasa, 07 Agustus 2018 22:20
Ayah dan Anak Divonis Bersalah

Ayah dan Anak Divonis Bersalah Tiga Komplotan Penjarah Ekspedisi Dipenjara 2 Tahun

SUDAH DIVONIS. Komplotan pembobol kantor ekspedisi di Jalan Lambung Mangkurat dinyatakan bersalah dan sudah dijatuhi hukuman penjara oleh majelis hakim di PN Samarinda.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Masih ingat dengan kasus pembobolan kantor ekspedisi J&T Express di Jalan Lambung Mangkurat, RT 17, Kelurahan Pelita, Kecamatan Samarinda Ilir, yang terjadi, Senin (1/1) lalu Kasusnya berakhir di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda.
Empat orang anggota komplotan pembobol, masing-masing bernama Sugianto (45), Sugito (46), Irvansyah (38),dan Dedy Mugiono Susilo (25) telah divonis majelis hakim, akhir Juli kemarin. Dua diantaranya, Sugito dan Dedy berstatus sebagai ayah dan anak.

Sugianto, Sugito dan Irvansyah dinyatakan bersalah serta terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 363 KUHP kasus pencurian puluhan ponsel di kantor ekspedisi. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Samarinda, Bayu Fermady menuntut Sugianto Cs hukuman penjara 2,5 tahun. Namun majelis hakim akhirnya mengetuk palu dengan mengurangi masa hukuman menjadi 2 tahun penjara.

Sementara Dedy lebih ringan. Dia dituntut penjara 2 tahun dan akhirnya divonis 1,5 tahun karena terbukti melanggar pasal 480 KUHP.  Atas vonis tersebut, JPU pengganti yang mengikuti sidang, Yudhi Satriyo menyatakan terima. “Untuk terdakwa Dedy lebih ringan, karena perannya hanya ikut membantu menjualkan HP hasil curian terdakwa lain (Sugito, Red),” beber Yudhi dikonfirmasi Sapos.

Kasus pencurian tersebut diungkap Tim gabungan Unit Reskrim Polsek Samarinda Ilir dan Jatanras Polda Kaltim. Penjarahan yang dilakukan Sugianto dan teman-temannya berjalan mulus atas petunjuk Irvansyah, yang merupakan karyawan ekspedisi. Hanya dengan modal informasi dan petunjuk Irvansyah itulah, komplotan penjarah itu berhasil menggasak dua kardus berisi 40 unit ponsel.
Ponsel yang berhasil dicuri itupun dijual dengan harga murah dari orang ke orang. dijual dengan harga Rp 500 ribu, Rp 850 ribu, dan Rp 900 ribu. Akibat pencurian itu, pihak ekspedisi menderita kerugian Rp 55.600.000. (sapos)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:15

Parit Baru 800 Meter di Bayur

<p>SAMARINDA. Jalan Padat Karya kawasan Bayur kini memiliki parit baru. Saat ini pembuatan parit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .