MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

GAYA

Minggu, 05 Agustus 2018 00:34
Tetap Luar Biasa

Gafuri Ahmad

Gafuri Ahmad

PROKAL.CO, Banyak cara bisa kita lakukan untuk menjaga kelestarian budaya. Bahkan melalui hobi sekalipun, seperti yang dilakoni seorang konsultan bernama Gafuri Ahmad yang juga menggeluti dunia fotografi. Kecintaannya terhadap perkembangan budaya khususnya di wilayah pedalaman, diabadikan melalui gambar visual. Tak seperti orang kebanyakan, dalam momen pemotretan Gafuri mengaku tak mesti menggandeng model yang rupawan.

“Tagline saya selalu mengangkat soal luar biasa yang di luar kebiasaan. Model saya juga tidak mesti cantik, yang penting dia menggambar dari suatu kebudayaan, karena saya sering mengangkat tema etnofotografi. Sekalipun itu wanita tua renta, bisa saya jadikan objek foto karena menggambar ciri khas suatu budaya,” ujar Garufi, saat diwawancara Samarinda Pos, Minggu (4/8).
Bahkan, di sela-sela waktu senggangnya, ia mengaku bisa menghabiskan waktu menyusuri wilayah pedalaman, hingga berminggu-minggu. Gafuri pun sering menghadapi kondisi keterbatasan akses komunikasi saat menjalani hobinya.

“Biasanya kalau sudah masuk ke pedalaman bisa sampai 20 hari, hidup tanpa sinyal jadi tidak bisa komunikasi dengan keluarga. Tapi itu seru, karena saya banyak mengenal bagaimana manusia dan alam itu menyatu dan tidak akan pernah kita temui dalam kehidupan di kota. Kecuali sudah rindu keluarga, saya pasti pulang,” sebut Gafur.

Di balik kegigihannya mendalami kebudayaan suku pedalaman, ia mengaku perlu konsintensi tinggi mempertahankan ciri khasnya dalam mengabadikan setiap gambar. “Karena rintangan utama memang harus konsisten dalam mengangkat bidang ini (kebudayaan, Red). Namun karena dari dulu memang suka kemping bersama teman-teman kampus, masuk hutan menyusuri sungai itu sudah biasa. Makanya sekarang itu saya jadikan hobi jalan-jalan sambil menggeluti dunia fotografi.

Melalui hobinya, Gafur juga mengaku sering menyusuri daerah yang belum terekspos dan tidak berpenghuni. Tak jarang, beberapa gangguan juga sering ia lalui lantaran terbatasnya akses menuju daerah pedalaman.

“Makanya harus safety first (keselamatan yang utama) karena tidak ada manusia yang mau mati konyol kan. Jadi sebelum pergi mau sendiri atau rame-rame sama teman, kita memang harus persiapan dana. Seperti bulan lalu saya ke pedalaman Kutim sampai tembus 20 hari, makanya dana itu yang paling utama disiapkan agar bisa bertahan hidup,” tutup Gafur

loading...

BACA JUGA

Jumat, 16 Oktober 2015 14:35

Residivis Diciduk Polisi Lagi

<p>BONTANG. Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Bontang kembali mengamankan seorang residivis bernama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .