MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Kamis, 02 Agustus 2018 21:30
Tutup Portal, Bangun Posko Perlawanan

Warga RT 24 Sangsanga Tolak Tambang

BLOKADE JALAN. Warga Sangasanga menutup akses jalan bagi karyawan tambang di wilayah tempat tinggal mereka.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Setelah menghentikan paksa ekskavator yang hendak menggaruk wilayah mereka, kini warga RT 24 Kelurahan Sangasanga, Kutai Kertanegara (Kukar) menutup akses lalu lintas kendaraan tambang batu bara. Jalur kendaraan tambang yang melintas di wilayah itu ditutup menggunakan portal dengan menempel imbauan. 

“Seluruh kendaraan CV Sangasanga Perkasa dilarang menggunakan Jalan RT 24. Anda paham kami segan, Anda nekat kami sikat”.  Demikian bunyi larangannya. Selain menutup akses jalan, warga juga membangun posko perlawanan di wilayah sekitar.
Ketua RT 24 Muhammad Zainuri mengatakan tindakan tersebut bagian dari upaya warga memaksa agar perusahaan tak beroperasi lagi. Dampak yang ditimbulkan bagi lingkungan sekitar rusak parah. Lahan pertanian terkubur karena lumpur dan banjir. Atas dasar itu pula warga jadi geram dengan tingkah perusahaan yang tak mengindahkan teguran.

Sebelumnya, kata Muhammad Zainuri warga sekitar membawa istri dan anak memaksa eksavator yang hendak menggaruk dititik tambang. Tidak ada lagi rasa takut di benak puluhan warga RT 24 Kelurahan Sangasanga, Kutai Kertanegara (Kukar). Anak-anak dan perempuan turut serta dalam aksi itu. Zainuri mengatakan sudah membuat laporan tertulis kepada Dinas ESDM Kaltim agar menindak perusahaan tersebut. ia juga meminta agar inspektur tambang dari Dinas ESDM dan kepolisian bisa turun langsung mengamakan lokasi. 

“Kami minta inspektur tambang turun ke lapangan lihat kondisi warga yang terzolimi karena tambang batu bara,” katanya.
Warga di kelurahan ini juga menolak keras perpanjangan Izin Usaha Pertambangan (IUP) CV Sangasanga Perkasa. Mereka menyampaikan keberatan dengan mendatangi Kantor Dinas ESDM di Jalan MT Haryono. Permintaan warga agar IUP perpanjang itu dicabut.  Di hari yang sama, terjadi hearing antara warga dan pihak perusahaan CV Sangasanga Perkara yang difasilitasi oleh Dinas ESDM Kaltim.

Dari hasil tersebut, perusahaan diminta agar mengentikan operasi menambang dan melengkapi semua urusan perizinan. Artinya, pihak perusahaan harus mengurus kelengkapan izin, bukan menambang. Bahkan, dari IUP perpanjangan yang diterbitkan Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) Kaltim masih banyak syarat yang dianggap janggal. Misalnya, tanpa persetujuan warga sekitar namun IUP tetap terbit. “Yang jelas warga setempat tetap berkukuh menolak masuknya tambang ke wilayah mereka,” tutur Zainuri.

Sesuai dokumen perpanjangan IUP operasi produksi CV Sangasanga Perkasa dengan No.503/609/IUP OP/DPMPTSP/IV/2018 dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim. Disebutkan, pemegang perpanjangan kedua IUP operasi produksi mempunyai hak untuk melakukan kegiatan konstruksi, produksi, pengangkutan dan penjualan serta pengolahan pemurnian dalam IUP untuk jangka waktu 5 tahun (sesuai dengan komoditas tambang berdasarkan Undang–Undang Nomor 4 tahun 2009 terhitung mulai ditetapkannya keputusan ini tanggal 9 April 2018 sampai dengan 8 April 2023).

Kepala Dinas ESDM Kaltim, Wahyu Widhi Heranata yang dikonfirmasi terpisah, mengakui ada laporan dari warga RT 24 Sangasanga saat terjadi aksi penutupan tersebut. Namun dirinya meminta agar warga membuat aduan tertulis kepada Dinas ESDM untuk ditindaklanjuti. “Jika sampai perusahaan tak mematuhi aturan yang ada. Maka kami bisa menghentikan pelayanan perizinan kepada perusahaan tersebut,” kata Didit, sapaan akrabnya.

loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 21:09

Usul Pengangkatan Honorer Satu Pintu

BONTANG. Pegawai honorer di lingkungan Pemkot Bontang tak mendapat pengakuan pemerintah pusat. Pasalnya,…

Rabu, 17 Oktober 2018 21:08

DPRD Minta Peran Aktif Orangtua

BONTANG. Kasus kenakalan remaja di Kota Bontang belum juga bisa dihilangkan. Remaja pecandu lem, minuman…

Rabu, 17 Oktober 2018 21:06

DPRD Soroti Keseriusan Pemkot

BONTANG. Angka penggangguran terbuka di Bontang yang mencapai 9 ribu orang mendapat sorotan dari DPRD.…

Selasa, 16 Oktober 2018 23:36

Komisi I Usul Napi Ditanggung BPJS

BONTANG. Komisi I DPRD Bontang prihatin dengan warga Bontang yang menjalani masa hukuman tanpa jaminan…

Selasa, 16 Oktober 2018 23:35

Komisi II Desak RUPS BME

BONTANG. Ketua Komisi II DPRD Bontang, Ubayya Bengawan mendesak pemerintah dan komisaris PT Bontang…

Selasa, 16 Oktober 2018 23:35

DPRD Usul Bangun Sentral Industri

BONTANG. Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang menggelar Rapat Kerja dengan Badan…

Senin, 15 Oktober 2018 23:33

Legislator Kawal Penertiban Pasar Rawa Indah

BONTANG Komisi II DPRD Bontang Ubayya Bengawan menyatakan pihaknya akan mengawal terus progres penertiban…

Senin, 15 Oktober 2018 23:33

Komisi I Tolak Draft Perda Nomer 9

BONTANG. DPRD Bontang dengan tegas menolak draf revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2015 yang…

Senin, 15 Oktober 2018 23:32

DPRD Pertanyakan Rencana Rekrutmen P3K

BONTANG. Komisi I DPRD Bontang menggelar rapat kerja terkait rencana rekrutmen pegawai pemerintah dengan…

Kamis, 11 Oktober 2018 00:15

Disdik Kaltim Kumpulkan Dana Rp 700 Juta

KEPEDULIAN masyarakat Kaltim untuk korban bencana memang patut diacungi jempol. Dari kumpulan dana SMK/SMA…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .