MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Selasa, 10 Juli 2018 21:19
Badik di Pinang, Tak Melawan

Penjual Motor Curian Diringkus

MENYERAH. Sahruddin diringkus bersama senjata tajam di pinggangnya.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor membuat aparat kepolisian terus bergerak untuk dapat menangkap pelaku. Salah satu yang yang menjadi target operasi (TO) Polsek Samarinda Kota adalah Sahruddin (44). Ia diduga menjadi otak penjualan motor hasil curian.

Usai melakukan penyelidikan, petugas mendapat informasi jika Sahruddin berada di sekitar Jalan dr Soetomo, tepat di depan sebuah toko elektronik. Mendengar informasi tersebut, tanpa berlama-lama petugas Unit Reskrim Polsek Samarinda Kota bergegas menuju lokasi di mana Sahruddin berada di sekitar pukul 23.00 Wita, Sabtu (7/7) lalu. Dan ternyata benar Sahruddin, tengah asik nongkrong di pinggir jalan saat itu.

Mengetahui jika itulah buruannya, dengan cepat petugas menyergap Sahruddin. Terkepung, Sahrudin tak dapat berbuat banyak. Ia hanya pasrah saat petugas menangkapnya. Saat digeledah, petugas mendapati sebilah badik yang diselipkan di pinggang kirinya.
Tak ingin berlama-lama, warga Jalan Dr Sutomo, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu inipun selanjutnya digelandang menuju Mapolsek Samarinda Kota untuk proses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Samarinda Kota, AKP Nur Kholis melalui Kanit Reskrim Ipda Purwanto menjelaskan, Sahruddin dicurigai sebagai pelaku penjual motor hasil curian. Dan saat dilakukan penangkapan, ditemukan sebilah badik yang ia sembunyikan di pinggang kirinya. “Sahruddin sudah kita tahan. Dan untuk senjata tajam yang kita temukan, diakuinya adalah milik pribadinya yang kerap ia bawa,” kata Purwanto. Senin (9/7) kemarin.

Di samping kasus kepemilikan senjata tajam yang menjeratnya. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai kasus penjualan motor hasil curian yang diduga melibatkannya. “Untuk kasus membawa senjata tajam, Sahruddin kita jerat dengan dengan pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. Dan penjualan motor hasil curian masih kita lakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Purwanto.

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:15

Parit Baru 800 Meter di Bayur

<p>SAMARINDA. Jalan Padat Karya kawasan Bayur kini memiliki parit baru. Saat ini pembuatan parit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .