MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

GAYA

Minggu, 10 Juni 2018 00:57
Dobrak Stigma Seksi Model

Memulainya saat Ramadan, Berhijab Sejak SMP

Nurzhifah

PROKAL.CO, MUNGKIN tak semua orang yang mendapatkan hidayah seperti Nurzhifah. Ia memutuskan memakai hijab sejak SMP, saat rekan sejawatnya sedang gandrung memamerkan rambut gaya terbaru.

Ya, gadis asal Tarakan, Kalimantan Utara ini mengungkapkan kepada hal tersebut kepada kru Metrostyle, kemarin. Dirinya bercerita soal keputusan mengenakan jilbab dan tetap istiqomah hingga saat ini. Awalnya, pada pertengahan Ramadan saat duduk di bangku SMP 1 Tarakan, tiba-tiba saja ia ingin berhijab. “Sebenarnya saya juga ikutan gaya meluruskan rambut itu. Seperti rebonding dan smoothing. Malah rajin sekali saya begitu,” ucapnya membuka cerita.

Kemudian, mahasiswi semester 8 Fisip Unmul ini memutuskan untuk banting setir soal gaya. Pilihannya pun adalah mengenakan jilbab dan keputusan itu diambilnya saat pertengahan Ramadan, seperti sekarang ini. “Entah kenapa, saya jadi malas meluruskan rambut gitu, maunya berhijab aja. Dan itu yang saya pilih,” ungkap bungsu dari 5 bersaudara ini.

Respons pertama datang dari kedua orangtua. Meski mendukung, ayah dan ibunya hanya ingin memastikan apakah Nurzhifah hanya angin-anginan saja. Tapi ia meyakinkan diri dan membuktikan jika niatnya sudah bulat untuk memakai jilbab. “Sempat ditanya aja sama orangtua, yakin tidak akan dibuka lagi? Saya jawab yakin,” tuturnya.

Dara berzodiak Taurus ini juga membuktikan diri jika berhijab itu tetap bisa eksis dan beraktivitas seperti gadis lainnya. Menjadi model dan penyiar radio, tak ada sama sekali terbersit untuk membuka jilbabnya, apalagi berada jauh dari kampung halaman. “Memang sempat sih tertarik ketika melihat ada teman-teman yang memamerkan klir rambut. Alhamdulillah, saya gak sampai membuka jilbab,” katanya.

Apalagi banyak dukungan yang meminta dirinya untuk tetap mengenakan jilbab, meski jadi model. Mulai dari sekedar mengingatkan sampai yang memberi dukungan. Hal itu yang membuat dirinya makin mantap mempertahankan hijab hingga sekarang. “Biasanya MUA (makeup artis, Red) yang mengingatkan untuk tak lepas hijab. Kalau dapat order foto yang harus buka jilbab harus ditolak,” paparnya.

Kemudian, kenapa bisa terjun ke dunia modeling. Cikal bakalnya sudah dijalaninya jauh hari saat masih di Tarakan. Beberapa kali Zhifah, sapaan akrabnya, di foto sama koran lokal. Nah bekal itu yang membawa dirinya aktif menjadi model saat di Kota Tepian. “Saya mulainya tahun 2016 lalu. Tapi saya kebanyakan jadi model gaun wedding sih. Atau terlibat di acara private make up,” urainya.

Stigma jika seorang model itu harus berani tampil seksi didobraknya. Menurutnya seorang hijaber juga masih banyak yang bisa dieksplorasi pada diri. Kuncinya adalah jangan takut memulai dan percaya diri yang tinggi wajib dimiliki. “Masih bisa ikut pemilihan putri muslimah, model azzuhra dan lainnya. Apalagi model berhijab di Samarinda juga banyak kok,” katanya.

Selain jadi model, cewek manis ini juga suka banget belanja. Terkhusus dirinya sangat senang belanja make up seperti lipstick, bedak atau maskara. “Senang coba mana yang cocok. Biasanya saya coba sendiri untuk sehari-hari,” tandasnya. (hfz/beb)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 16 Oktober 2015 14:35

Residivis Diciduk Polisi Lagi

<p>BONTANG. Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Bontang kembali mengamankan seorang residivis bernama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*