MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Jumat, 01 Juni 2018 00:30
Pembacok Saudara Dipenjara 14 Bulan

Hal Memberatkan, Tak Ada Perdamaian

PROKAL.CO, SAMARINDA. Kasus keributan antar saudara yang berujung dengan pembacokan yang dilakukan Akli  (41), warga Samarinda Ulu, terhadap saudaranya bernama Hairan, warga Sungai Kunjang, akhirnya mengantarkannya ke penjara. Akli pun dipastikan merayakan Lebaran tahun ini di balik jeruji besi.

Pasalnya majelis hakim menyatakan Akli terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar pasal 351 KUHP tentang penganiayaan yang dilakukannya terhadap Hairan. Akli dijatuhi hukuman penjara 1 tahun 2 bulan (14 bulan), Kamis (31/5) siang.
Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan pidana yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Samarinda, Agus yang meminta agar majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama  1 tahun 6 bulan (18 bulan).

Menurut JPU, salah satu hal memberatkan adalah tak ada perdamaian antar Akli dan Hairan. “Memang tak ada perdamaian antar terdakwa (Akli, Red) dan korban (Hairan, Red). Sementara selama persidangan terdakwa kooperatif dan terbuka, menjadi pertimbangan meringankan,” beber JPU.

Atas vonis tersebut, baik JPU maupun Akli memilih menerima putusan tersebut. Kasus yang menyeret Akli ke persidangan terjadi di kediaman Hairan di kawasan Loa Bakung, Minggu (4/2) siang. Saat itu Akli datang bertamu ke kediaman Hairan. Semula Akli sempat mengobrol dengan istri Hairan, soalnya saat itu Hairan sedang tidur siang.

Ketika Hairan terbangun, dia menemui Akli dan terjadilah perbincangan dengan bahasan soal harta gono gini. Diduga saat itu terjadi kesalahpahaman sehingga kakak beradik itu terlibat cekcok. Karena tak bisa mengendalikan emosi, Akli lalu mengeluarkan senjata tajam (sajam) yang diselipkannya di pinggang dan langsung diarahkan ke tangan kanan Hairan.

Usai kejadian Akli pun pergi, sementara Hairan dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan sebab saat itu lukanya banyak mengeluarkan darah.

Sampai akhirnya kasusnya diadukan ke polisi dan Akli pun berhasil diamankan, kemudian diajukan ke persidangan. (rin)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 23:16

PARAH..!! Bini Sendiri Dijual Rp 250 Ribu

Akibat menenggak minuman keras (miras), Ali Syauqi (21) tak bisa berpikir jernih. Antara mabuk dan tak…

Selasa, 16 Oktober 2018 23:26

Pasutri “Culik” Beras

SAMARINDA. Pasangan suami istri (Pasutri) yang membawa seorang balita laki-laki menggunakan mobil, berhenti…

Senin, 15 Oktober 2018 00:19

Maling Mendadak Mati Rasa

SAMARINDA. Hanya karena seorang wanita, Irawati selamat dari amukan warga. Ya, Irawati dipergoki warga…

Senin, 15 Oktober 2018 00:17

Dapat Rp 10 Juta, Terancam 12 Tahun

SAMARINDA. Irvan Fahrisal (19) dan Lutfi (36) bakal lama merasakan dinginnya sel tahanan. Kedua warga…

Jumat, 12 Oktober 2018 23:38

Lagi, Mafia Lapas Berulah

SAMARINDA. Mafia di lembaga pemasyarakatan (Lapas) yang berstatus nara pidana (Napi) tak kapok meski…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:40

Penagih Utang Tersangkut Narkoba

SAMARINDA. Pihak kepolisian hingga kini masih menunggu kondisi Iswandi (45) membaik yang bonyok dihajar…

Selasa, 09 Oktober 2018 00:12

Mau Panen, Jatuh dari Kapal

TANJUNG SELOR.  Seorang pembudidaya rumput laut bernama Ahmad (49), dikabarkan hilang saat sedang…

Kamis, 04 Oktober 2018 23:44

Diversi “Mental”, Proses Hukum Berlanjut

SAMARINDA. Meski masih di bawah umur, bukan berarti ulah RS (15) bisa diselesaikan secara diversi. Kasus…

Rabu, 03 Oktober 2018 23:14

Perabotan Rumah Mewah Disita

SAMARINDA. Satu persatu isi perabotan di rumah mewah milik Rizal, warga Perumahan Villa Tamara di Jalan…

Rabu, 03 Oktober 2018 23:04

Preman Cilik Ngamuk

SAMARINDA. Umurnya baru menginjak 15 tahun. Namun nyalinya sekelas preman. Itulah RS. Bocah ingusan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .