MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Selasa, 29 Mei 2018 00:13
Curi Kipas Angin, Divonis 3 Bulan

Hakim dan JPU Beda Pendapat Soal Penerapan Aturan

DIVONIS RINGAN. Nyongki dikawal petugas Kejaksaan Samarinda usai divonis 3 bulan penjara karena kasus pencurian, di PN Samarinda, Senin (28/5) siang.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Seorang pria yang keluar masuk penjara karena kasus pencurian, kembali dihadapkan ke persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, Senin (28/5) siang. Pria bernama Nyongki tersebut menghadapi persidangan yang ketiga kalinya, karena sebelumnya dia dua kali menjalani hukuman karena perkara kasus pencurian.
“Dalam lima tahun belakangan, terdakwa (Nyongki, Red) keluar masuk penjara dengan kasus sama. Hari ini (kemarin, Red) merupakan ketiga kalinya dijatuhkan vonis penjara,” ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Samarinda, Yudhi Satriyo kepada Sapos.
Dalam persidangan kemarin, Nyongki dijatuhi hukuman penjara selama 3 bulan kurungan. Majelis hakim tak sependapat dengan JPU soal penerapan pasal. JPU menganggap perbuatan Nyongki terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 362 KUHP tentang pencurian dan menuntut agar Nyongki dijatuhi hukuman penjara selama 2 tahun. Sementara hakim dalam menjatuhkan vonis mengacu pada Peraturan Mahkamah Agung No 2 Tahun 2012 tentang penyesuaian batasan tindak pidana ringan.
Atas vonis tersebut, usai pembacaan putusan dan diminta tanggapan atas vonis terhadap Nyongki tersebut menyatakan banding.
“JPU menyatakan banding,” tegas JPU Yudhi.
Nyongki dihadapkan ke persidangan karena ditangkap akibat melakukan pencurian kipas angin di kawasan M Said, Kamis (15/5) sore. Saat itu korbannya meletakkan kipas angin merk Miyako yang baru dibeli beserta stik Playstation di samping motor.
“Setelah itu korban menyeberang jalan dan datang terdakwa mengambil kipas angin tersebut,” jelas JPU.
Akibat pencurian tersebut korban merasa keberatan dan mengalami kerugian total Rp 220.000. Nyongki yang berhasil ditangkap lalu diproses kepolisian dan diajukan ke persidangan. (rin)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 23:16

PARAH..!! Bini Sendiri Dijual Rp 250 Ribu

Akibat menenggak minuman keras (miras), Ali Syauqi (21) tak bisa berpikir jernih. Antara mabuk dan tak…

Selasa, 16 Oktober 2018 23:26

Pasutri “Culik” Beras

SAMARINDA. Pasangan suami istri (Pasutri) yang membawa seorang balita laki-laki menggunakan mobil, berhenti…

Senin, 15 Oktober 2018 00:19

Maling Mendadak Mati Rasa

SAMARINDA. Hanya karena seorang wanita, Irawati selamat dari amukan warga. Ya, Irawati dipergoki warga…

Senin, 15 Oktober 2018 00:17

Dapat Rp 10 Juta, Terancam 12 Tahun

SAMARINDA. Irvan Fahrisal (19) dan Lutfi (36) bakal lama merasakan dinginnya sel tahanan. Kedua warga…

Jumat, 12 Oktober 2018 23:38

Lagi, Mafia Lapas Berulah

SAMARINDA. Mafia di lembaga pemasyarakatan (Lapas) yang berstatus nara pidana (Napi) tak kapok meski…

Jumat, 12 Oktober 2018 00:40

Penagih Utang Tersangkut Narkoba

SAMARINDA. Pihak kepolisian hingga kini masih menunggu kondisi Iswandi (45) membaik yang bonyok dihajar…

Selasa, 09 Oktober 2018 00:12

Mau Panen, Jatuh dari Kapal

TANJUNG SELOR.  Seorang pembudidaya rumput laut bernama Ahmad (49), dikabarkan hilang saat sedang…

Kamis, 04 Oktober 2018 23:44

Diversi “Mental”, Proses Hukum Berlanjut

SAMARINDA. Meski masih di bawah umur, bukan berarti ulah RS (15) bisa diselesaikan secara diversi. Kasus…

Rabu, 03 Oktober 2018 23:14

Perabotan Rumah Mewah Disita

SAMARINDA. Satu persatu isi perabotan di rumah mewah milik Rizal, warga Perumahan Villa Tamara di Jalan…

Rabu, 03 Oktober 2018 23:04

Preman Cilik Ngamuk

SAMARINDA. Umurnya baru menginjak 15 tahun. Namun nyalinya sekelas preman. Itulah RS. Bocah ingusan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .