MANAGED BY:
KAMIS
22 NOVEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Senin, 28 Mei 2018 00:11
Kuliah Tujuh Menit Bersama H Hadi Mulyadi, S.Si, M.Si (Bagian 3)

Tiga Syarat Mendapatkan Kemenangan Ramadan

PEMUKA AGAMA. Hadi Mulyadi usai memberikan ceramah agama di salah satu masjid di Samarinda.

PROKAL.CO, Bapak dan ibu yang dirahmati Allah SWT. Melanjutkan 3 syarat memenangkan Ramadan, kalau kita tak mampu mengkhatamkan Alquran dalam seminggu sekali karena sibuk, maka minimal kita khatam sekali selama Ramadan. Lalu bagaimana yang baru belajar ngaji atau tersendat-sendat? Kata Rasulullah pahalanya dua kebaikan. Begitulah Rasulullah menghargai perjuangan kita membaca Alquran.
Syarat kemenangan ketiga, pastikan di bulan suci Ramadan ini kita bersedekah. Celengan yang lewat di depan kita jangan kayak mobil di jalan tol. Laju karena tak ada yang bersedekah. Bersedekahlah di siang hari dan di malam hari. Pahalnya beda, siang dan malam.
Diriwayatkan, Rasulullah di bulan Ramadan itu bersedekah seperti air mengalir. Seakan-akan hartanya habis untuk bersedekah. Makanya kita bersedekah tidak boleh terlalu sedikit dan tidak boleh terlalu banyak. Kalau bersedekah Rp 1 juta setiap hari bisa bangkrut. Tapi pahala tergantung berat tidaknya saat kita bersedekah, sebab pahalanya beda.
Misalnya ada orang bergaji Rp 3 miliar, yang satu Rp 3 juta/ bulan. Mereka sama-sama bersedekah di masjid yang sama, di celengan yang sama, Rp 100 ribu. Sama kah pahalanya? Jelas beda.
Yang bergaji Rp 3 juta ketika akan ke masjid sudah memikirkan Rp 50 ribu untuk infak, Rp 50 ribu sisanya untuk beli pulsa, beli makan dan lain-lain. Tapi karena dia mau dapat pahala besar, dia infakkan semua Rp 100 ribu itu. Tapi bagi yang bergaji Rp 3 miliar, dia enggak mikir lagi. Uang warna apapun di kantongnya, dia enggak lihat. Langsung masukin celengan. Sebab uang Rp 100 ribu itu baginya sangat kecil. Jadi jelas pahalanya beda.
Rasulullah SAW mengatakan, amal itu tergantung pengorbanannya. Nah, hanya kita yang tahu apakah amal itu penuh dengan pengorbanan atau tidak.
Selanjutnya, pastikan kita iktikaf di masjid 10 hari terakhir. Karena di dalam 10 malam terkahir itu ada malam “lailatul qadar” atau malam 1.000 bulan. Apabila ada yang tidak tertarik dengan malam 1.000 bulan, maka patut dipertanyakan keimanannya. Sebab 1.000 bulan setara dengan 83 tahun. Jadi siapa bertemu dengan “lailatul qadar,” maka puasanya, tilawahnya, sedekahnya, semua dinilai 1.000 bulan.
Rasul mengatakan: “Lailatul qadar” itu ada di 10 malam terakhir. Makanya saat memasuki 10 hari terkahir, Rasulullah siang-malam tidak keluar masjid sama sekali. Tapi bagi kita, kalau tidak bisa mengambil semua maka jangan tinggalkan semua. Tidak bisa 10 hari, ambil hari-hari ganjilnya, 21,23,25,27,29. Tak bisa sepanjang malam, ambil sebagiannya, jam 12 sampai jam 3.
Terkahir, pastikan di bulan suci Ramadan, kita berdoa. Doa terbaik yang sering dibaca menjelang berbuka puasa dan salat Tarawih. Secara khusus bapak dan ibu yang punya anak, jangan lupa doakan anak-anaknya. Sebab doa orangtua pada anaknya dalam bulan Ramadan seperti doa para nabi dan rasul kepada ummatnya. (bersambung/sal/nha)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 22 November 2018 00:16

Pegawai Diwajibkan Bawa Tumbler

ADA pemandangan langka di Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto,…

Rabu, 21 November 2018 01:09

Sehari Hadiri Tiga Maulid

BULAN Maulid Nabi atau peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW…

Rabu, 21 November 2018 01:07

Usulkan OPD Minim Struktur Kaya Fungsi

SAMARINDA. Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang mengusulkan di 2019 kepada…

Rabu, 21 November 2018 01:06

“Mikiri Sosial Terus, Enggak Bakalan Jalan”

SAMARINDA. Rencana Pemkot Samarinda untuk menggairahkan kembali ekonomi di Citra…

Selasa, 20 November 2018 14:38

Ganggu Pandangan Pilot, Obstacle Dipangkas

SAMARINDA. Petugas dari Unit Pelaksana Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto…

Selasa, 20 November 2018 14:32

Mahasiswa Tuntut Ratusan IUP Dicabut

Sementara itu, sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan terhadap kondisi sumber…

Senin, 19 November 2018 21:36

Penanganan Difteri Diapresiasi WHO

SAMARINDA. Penanganan kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri Kota Samarinda…

Senin, 19 November 2018 21:35

Diskominfo Samarinda Pengelola Website Terbaik 2018

SAMARINDA. Penghargaan semakin akrab dengan Dinas Kominfo Samarinda. Kali ini,…

Senin, 19 November 2018 16:19

Cegah Kebocoran, Bentuk Pos Terpadu

SAMARINDA. Kedatangan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo untuk…

Senin, 19 November 2018 16:15

Paving Block Rusak Diganti

SAMARINDA. Jalan lingkar di Taman Samarendah selama ini selalu menjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .